Cedera yang Hampir Membunuh Karier Cazorla

Berita

by Redaksi 16

Redaksi 16

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Cedera yang Hampir Membunuh Karier Cazorla

Santiago Cazorla memang sudah sembuh dari cedera yang diderita. Kini ia sudah terbebas dari masa kelam karier dirinya sebagai pesepakbola.

Namun di balik kesembuhannya, tersimpan cerita yang cukup mengerikan. Cazorla akan selalu mengingat cedera parah pada tendon kaki yang ia alami ketika berseragam Arsenal.

Cedera tendon yang dialami Cazorla terjadi ketika Arsenal melawan Ludogorets di Liga Champions 2016/17. Setelah itu ia harus melakukan operasi karena cedera yang dialami cukup parah.

Meski operasi untuk penyembuhan pada pergelangan kakinya sudah dilakukan, ada masalah lain yang membelit Cazorla. Saat itu, bakteri sempat menyebar pada tulang serta tendon kaki. Baru-baru ini, ia menceritakan bagaimana bakteri bisa menjangkiti dirinya ketika proses penyembuhan cedera.

“Saya sering melakukan latihan dengan bersepeda dan beberapa jahitan sempat terbuka. Karena [jahitan] itu berada pada luka yang terbuka, bakteri bisa masuk, lalu serangga pun bisa masuk ke dalamnya. Pada malam hari, cairan kuning selalu keluar,” tutur Cazorla, dikutip dari The Guardian.

“Setiap kali mereka menjahit [kaki] saya, lalu terbuka kembali, serta banyak cairan. Mereka melakukan cangkok kulit tetapi tidak melihat apa yang ada di dalamnya, ada bakteri yang menggerogoti dan terus menggerogoti,” sambung mantan pemain Malaga itu.

Cazorla sendiri termasuk pemain yang rentan mengalami cedera selama memperkuat Arsenal. Sejak bergabung pada musim 2012/13, ia telah absen dalam 796 hari. Cedera tendon menjadi yang terparah dan memaksanya harus menepi sebanyak 103 pertandingan bersama The Gunners.

Tidak hanya harus menghilang dari lapangan hijau, Cazorla pernah menghadapi kemungkinan pahit bagi kesembuhan kakinya. Amputasi sempat menjadi opsi untuk menghilangkan infeksi yang menyebar. Untungnya hal itu tidak jadi dilakukan setelah ia mampu terbebas dari bakteri serta sembuh dari cedera.

“Keluarga saya mengatakannya [untuk mengamputasi] tapi orang-orang berkata itu tidak sepadan. Kamu akan merasa frustrasi karena jika mereka (dokter) sudah melihat [bakteri] dari hari pertama, masalah yang ditimbulkan mungkin akan menjadi lebih sedikit,” ujar Cazorla.

Setelah berkutat dengan cedera tersebut dan hampir dua tahun tidak kembali bermain, Cazorla sudah melakukan debut bersama Villarreal, yang juga merupakan kesebelasan pertamanya di karier profesional Cazorla. Laga melawan Montpellier pada pra-musim menjadi awal kebangkitan yang emosional bagi pemain kelahiran Llanera tersebut.

Kini Cazorla sudah bermain sebanyak tiga laga di La Liga. Satu kali sebagai starter, dan dua kali sebagai pemain pengganti. Total ia sudah mencatatkan 227 menit bermain bagi The Yellow Submarines. Bukan catatan yang buruk bagi pemain yang hampir kehilangan kaki karena cedera yang dideritanya itu.

Komentar