Bantai Mongolia 7-0, Indonesia Buka Peluang Lolos ke Piala Asia U-23

Berita

by Redaksi 24

Redaksi 24

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Bantai Mongolia 7-0, Indonesia Buka Peluang Lolos ke Piala Asia U-23

Garuda mengamuk, kata yang dirasa pas untuk menggambarkan kemenangan Tim Nasional Indonesia di laga keduanya pada ajang kualifikasi Piala Asia U-23. Menghadapi Mongolia di National Stadium Bangkok, Thailand pada Jumat (21/7/2017), Evan Dimas dan kawan-kawan berhasil meraih kemenangan telak 7-0, sebelumnya Indonesia harus menelan kekalahan tiga gol tanpa balas dari Malaysia di laga perdana.

Kekalahan dari Malaysia sempat memunculkan keraguan banyak pihak terhadap kiprah Indonesia di ajang tersebut. Namun, skuat asuhan Luis Milla mampu memupus keraguan tersebut dengan meraih kemenangan telak atas Mongolia.Berkat kemenangan tersebut, Indonesia masih punya harapan besar untuk tampil di Piala Asia U-23 pada 2018 mendatang.

Menghadapi Mongolia, Milla banyak menurunkan komposisi pemain berbeda dengan pertandingan pertama. Beberapa pilar seperti Saddil Ramdhani, Hansamu Yama, Osvaldo Hay, Gavin Kwan Adsit, hingga penjaga gawang Kurniawan Kartika Ajie diturunkan sebagai starter menggantikan nama-nama seperti Febri Hariyadi, Gian Zola, Satria Tama, atau Hanof Sjahbandi.

Keputusan tersebut, berbuah hasil positif. Permainan Indonesia begitu eksplosif menggempur lini pertahanan Mongolia. Baru 17 menit laga berjalan, Saddil langsung membawa Indonesia unggul 1-0 melalui sepakan pleasingnya yang merobek jala gawang Mongolia. Gol tersebut membuat Indonesia semakin beringas untuk melancarkan serangan ke area pertahanan lawan.

Hasilnya pada menit 30, Marinus Manewar sukses menggandakan keunggulan Indonesia melalui sundulan kepalanya, usai menerima umpan silang Osvaldo Hay. Menjelang turun minum, Tim garuda berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui sundulan kepala Gavin Kwan Adsit.

Pada paruh kedua, Indonesia tak mengendurkan serangan. Hal tersebut membuat Mongolia yang pada pertandingan sebelumnya mampu menahan imbang Thailand 1-1 tak bisa berbuat banyak. Mereka harus rela lini pertahanannya terus dibombardir Evan Dimas cs. Bahkan, pada menit 55 mereka kembali kebobolan setelah Saddil mencetak gol keduanya.

Unggul 4-0, Indonesia tampil semakin nyaman. Memasuki pertengahan babak kedua, perubahan komposisi pemain coba dilakukan Milla. Seperti pergantian Saddil dengan Yabes Roni. Melihat pergantian tersebut, jelas Milla tidak mencoba untuk menurunkan tempo serangan. Sebaliknya, intensitas serangan Indonesia malah semakin membabi buta.

Pada menit 72, pundi-pundi keunggulan Indonesia bertambah melalui aksi Osvaldo Haay yang berhasil mengonversi bola muntah hasil tendangan Evan Dimas dari dalam kotak penalti menjadi gol. Pesta Indonesia, tak berhenti sampai di sana, dua menit sebelum laga berakhir, Gavin mencetak gol keduanya setelah menyambut bola rebound hasil sepakan Septian David Maulana.

Setelah berkontribusi bagi gol keenam Indonesia, Septian kemudian menutup kemenangan Indonesia menjadi 7-0 pada menit 90. Berawal dari kombinasi apiknya bersama Yabes Roni di kotak penalti, Septian dengan cerdik melepaskan bola yang tak mampu dijangkau penjaga gawang. Hasilnya, bola meluncur masuk ke gawang dan Indonesia berpesta tujuh gol tanpa balas.

Pada pertandingan selanjutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand. Laga yang berat, namun bukan tidak mungkin hasil maksimal bisa diraih Indonesia di laga tersebut untuk bisa memperbesar peluang lolos otomatis ke Piala Asia U-23.

Foto: Kompas

Komentar