Untuk Pertama Kalinya Napoli Puncaki Grup Liga Champions

Berita

by Redaksi 27

Redaksi 27

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Untuk Pertama Kalinya Napoli Puncaki Grup Liga Champions

Pada pertandingan terakhir grup B Liga Champions, napoli berhasil mengalahkan Benfica dengan skor 1-2. Hasil tersebut mengantarkan Napoli lolos ke babak 16 besar sekaligus memuncaki klasemen grup B.

Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (7/12/2016) dinihari ini pada awalnya berlangsung lamban, kedua kesebelasan terlihat sangat hati-hati dalam mengembangkan pertandingan. Kedua kesebelasan sempat menciptakan beberapa peluang pada babak pertama termasuk gol Manolo Gabbiadini yang dianulir oleh wasit, karena ia sudah berada dalam posisi offside. Tetapi dari peluang-peluang yang diciptakan oleh kedua di babak pertama tidak ada yang membuahkan gol. Sehingga pertandingan pada babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Tertinggalnya Besiktas dari Dynamo Kyiv dengan skor 4-0 pada babak pertama di pertandingan lain grup B, seperti menjadi penyemangat dan penambah kepercayaan diri bagi Benfica dan Napoli pada babak kedua. Kedua kesebelasan bermain lebih terbuka, saling menyerang satu sama lain.

Akhirnya pada menit ke-60, Napoli berhasil unggul melalui gol Jose Callejon memanfaatkan umpan pemain pengganti Dries Mertens. Tidak puas hanya dengan memberikan asis, Mertens juga berhasil mencetak gol pada menit ke-79 melalui aksi individu ciamiknya. Sekaligus memperbesar keunggulan Napoli menjadi 0-2.

Tuan rumah Benfica yang tidak ingin kehilangan muka di depan para pendukungnya sendiri berhasil memperkecil kedudukan melalui gol Raul Jimenez memanfaatkan blunder yang dilakukan oleh Raul Albiol. Skor akhir pun menjadi 1-2 untuk kemenangan tim tamu Napoli.

Hasil tersebut mengantarkan Napoli menjadi juara grup B, sedangkan bagi Benfica walaupun kalah mereka tetap berhasil lolos ke babak 16 besar. Hal ini dikarenakan pesaing mereka, Besiktas secara mengejutkan dikalahkan dengan skor cukup telak 6-0 oleh Dynamo Kyiv.

Dries Mertens yang menjadi bintang pada pertandingan ini berkat satu gol dan satu asis, seperti menjadi momok menakutkan bagi Benfica. Bagaimana tidak, pada pertemuan pertama mereka di San Paolo, kandang Napoli, Mertens juga menjadi aktor dibalik kemenangan 4-2 Napoli atas Benfica. Ia mencetak dua gol pada pertandingan tersebut.

Setelah pertandingan, ia memberikan komentar kepada Mediaset Premium tentang dirinya yang berhasil mengubah jalannya pertandingan tersebut.

“Saya tidak menyangka dengan hasil di Kyiv, tetapi kita tahu bahwa tidak ada pertandingan yang mudah di Liga Champions. Permainan saya? Saya senang, tim memainkan pertandingan yang bagus dalam kondisi sulit dan kami melakukan dengan sangat baik,” ujarnya seperti yang dilansir oleh Italian Football Daily.

“Masuk dari bangku cadangan? Saya sangat senang hari ini. Ini merupakan kemenangan yang sangat penting hari ini. Liga Champions sangat penting, dan anda tidak pernah tahu apa yang bisa kita capai. Saya senang saya mampu memberikan perbedaan di dalam pertandingan tetapi saya akan senang bahkan jika saya masuk dari bangku cadangan.”

“Tim ini benar-benar fokus karena ini merupakan pertandingan yang sulit, dan kami beruntung Dinamo menang, tetapi itu tidak mudah. Saya yakin bahwa kami adalah tim yang sangat kuat, dengan para pemain muda, tim ini bisa memenangkan pertandingan besar."

Sementara itu pelatih Napoli Maurizio Sarri juga ikut memberikan komentarnya terkait pertandingan tersebut.

“Kami tidak ingin bergantung pada hasil pertandingan lain, kami ngin menang dan menjadi juara grup. Kami melakukan dengan baik sepanjang pertandingan dan kami sangat lapar untuk mendapatkan hasil ini. Hal ini buruk karena kami kebobolan satu gol, tetapi itu semua bagus. Menjadi pemuncak grup tidak memberikan keuntungan yang besar pada UCL tahun ini karena banyak kesebelasan kuat yang berada pada posisi kedua. Kami memiliki banyak keyakinan dan itu bagus,” ujarnya seperti yang dilansir oleh Calciomercato.com.

“Kami cukup muda tetapi kami mengerti bahwa pada level ini, ketika anda membuat kesalahan anda akan dihukum untuk itu. Kami siap untuk babak gugur UCL. Kami masih kurang memiliki pengalaman karena mempunyai banyak pemain muda tetapi kami tumbuh sebagai sebuah tim, itu yang saya suka.”

Keberhasilan menjadi juara grup ini merupakan yang pertama kalinya bagi Napoli selama berkiprah di Liga Champions. Sementara itu keberhasilan ini juga merupkan kelolosan ke babak 16 besar yang ketiga bagi Napoli sepanjang keikutsertaannya di Liga Champions.

foto : uefa.com

Komentar