Meski Rusak Fasilitas Celtic Park, Pendukung Rangers Dipuji Kepolisian Glasgow

Berita

by Redaksi 34

Redaksi 34

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Meski Rusak Fasilitas Celtic Park, Pendukung Rangers Dipuji Kepolisian Glasgow

Ambisi Glasgow Rangers untuk kembali meraih tiga poin di Liga Skotlandia harus menemui jalan buntu. Pasalnya, dalam laga melawan rival sekotanya, Glasgow Celtic, atau yang lebih banyak disebut Old Firm Derby, Rangers gagal mendapatkan tiga angka usai kalah dengan skor telak, 5-1.

Kesedihan Rangers tak hanya terjadi atas kekalahan telak yang mereka dapatkan, tapi juga karena tingkah laku pendukung mereka yang hadir di Celtic Park. Menurut Mirror, pendukung Rangers diketahui melampiaskan kekesalannya atas hasil buruk tim favorit mereka dengan merusak fasilitas umum yang terdapat di Celtic Park.

Mirror menjelaskan kerusakan yang paling berat dialami oleh deretan toilet yang berada di belakang tribun penonton tandang. Diketahui beberapa sarana untuk buang air dirusak oleh pendukung Rangers. Tidak hanya itu, saluran air, wastafel, hingga langit-langit yang berada di area tersebut juga tak lepas jadi objek kemarahan pendukung Rangers.

Meski terjadi kerusakan di deretan toilet belakang tribun penonton tandang, pihak kepolisian Glasgow berterimakasih atas sikap yang ditunjukkan oleh pendukung kedua kesebelasan, utamanya soal ketertiban yang mereka tunjukkan. Dalam rilisan pers-nya, kepolisian Glasgow pun tak menggerutu soal kerusakan yang terjadi di toilet di belakang tribun penonton tandang.

"Mayoritas suporter yang menghadiri pertandingan berperilaku baik dan menikmati jalannya pertandingan," ujar kapten Brian McInulty, salah satu perwakilan polisi Glasgow. “Ada beberapa orang dari kedua kelompok yang berniat untuk membuat keributan, tapi kemudian kami berhasil menggagalkan aksi mereka yang sudah mereka rencanakan.”

“Saya pun ingin mengucapkan terima kasih kepada pendukung kedua kesebelasan yang datang ke sini dan menunjukkan sikap yang benar-benar bertanggung jawab,” imbuh McInulty.

“Terima kasih atas respon Anda terhadap apa yang kita minta dan berperilaku dengan benar. Terima kasih juga telah membantu petugas kami menjamin keselamatan semua orang yang datang ke sini untuk menikmati pertandingan,” tambahnya seperti dilansir oleh Herald Scotland. Pihak kepolisian Skotlandia mengklaim bahwa tidak ada satu pun orang yang di sekitar area Celtic Park.

Vandalisme memang kerap terjadi dalam Old Firm Derby. Beberapa kali laga ini bahkan harus memakan korban akibat perselisihan pendukung kedua kesebelasan yang memang cukup panjang.

Puncak perselisihan pendukung kedua kesebelasan diketahui terjadi pada dekade 80-an, tepatnya saat berlangsungnya Piala Skotlandia musim 1980. Tak kurang dari 200 orang dan denda 20 ribu paun dijatuhkan kepada pendukung kedua kesebelasan.

Komentar