Fokus Dulu ke Timnas, Vardy!

Berita

by redaksi

Fokus Dulu ke Timnas, Vardy!

Berita soal kemungkinan hijrahnya Jamie Vardy dari Leicester City ke Arsenal memang mengejutkan, bahkan buat Vardy sekalipun. Sampai-sampai bosnya di timnas Inggris, Roy Hodgson, memperingatkan agar Vardy fokus pada tugasnya untuk negara, ketimbang memikirkan soal masa depannya.

Berdasarkan Daily Mail, Hodgson dan Federasi Sepakbola Inggris, FA, kompak memperingatkan Vardy untuk membuat keputusan sebelum skuat Inggris terbang ke Prancis pada Senin (6/6) kemarin. Hodgson pun menunjukkan rasa frustasinya soal masalah tersebut.

“Kami bukannya ingin menghalangi masa depan pemain atau kejelasan transfernya. Tapi, sejauh yang kami perhatikan, tema untuk saat ini adalah soal Inggris, klub Anda, ya urusan Anda. Ketika Anda bersama Inggris, kami ingin Anda tetap fokus bersama kami,

Apakah agennya datang ke hotel atau bukan, itu sesuatu yang belum pasti. Mereka akan bicara kepada pemain berhadap-hadapan, lewat telepon, atau lewat Skype, atau Facebook. Namun, satu hal yang patut mereka tahu bahwa ketika Anda menerima tugas di timnas, Anda harus melakukannya,” ucap Hodgson dikutip dari ESPNFC.

Kekesalan Hodgson memang beralasan. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir, kabar hengkangnya Vardy ke Arsenal amatlah kencang. Pada Jumat (3/6) lalu misalnya, tersiar kabar kalau Arsenal sudah sepakat soal release clause Vardy. Berdasarkan The Guardian, terdapat klausul dalam kontrak Vardy bahwa ia berhak pindah ke kesebelasan yang bermain di Liga Champions dengan nilai 22 juta pounds.

Leicester tentu masih menginginkan Vardy bertahan karena ia adalah ujung tombak The Foxes di liga. Selain itu, kalaupun dilepas, setidaknya Vardy bisa dihargai hingga 30 juta pounds.

Sebelumnya, Vardy pun tak memiliki hasrat untuk meninggalkan Leicester. “Kami baru saja memenangi liga, dan akan bermain di Liga Champions musim depan. Aku senang di sini,” ucap Vardy pada Mei silam.

Di sisi lain, manajer Leicester, Claudio Ranieri, enggan menghalangi apabila ada pemainnya yang ingin pindah. Ia pun memberi komentar yang terkesan “mengancam”.

“Kalau mereka pergi, itu tak bagus buat mereka. Akan lebih baik jika mereka memperbaiki diri setahun lagi di sini, lalu pergi ke manapun mereka mau. Namun, aku sudah bilang berulang kali kalau ada pemain yang datang kepadaku dan bilang `Manajer, aku ingin pergi,` maka aku akan membiarkannya, karena itu baik-baik saja,” tutur Ranieri.

Hal ini pun ditegaskan gelandang Leicester, Andy King. Pemain yang sudah ada di Leicester sejak 2007 itu berkata bahwa ikatan kuat di dalam tim tidak akan rusak kalau Vardy memutuskan pindah ke Arsenal.

“Aku tak terkejut ketika mendengar tentang Vardy karena semua pemain kami menjalani musim yang brilian dan akan dikaitkan dengan kesebelasan besar,” tutur gelandang Wales tersebut. “Masih belum ada yang terjadi dan kemungkinan akan menjadi bursa transfer yang panjang.”

“Namun, aku tak berpikir kalau kepergiannya akan memengaruhi skuat. Ada 25 pemain di skuat, dan kalau satu atau dua memutuskan untuk bermain bola di tempat lain, kami berharap yang terbaik untuk mereka.”

Berdasarkan sumber dari ESPNFC, Minggu (5/6) kemarin, Vardy dikabarkan tinggal melakukan cek medis di Arsenal. Kalau jadi pindah, ini akan menjadi transfer besar kedua Arsenal untuk musim depan, setelah kedatangan Granit Xhaka dari Borussia Monchengladbach senilai 30 juta pounds.

Arsenal pun dikabarkan percaya diri untuk bisa mendatangkan Vardy, meskipun Leicester melakukan beragam cara untuk menahan kepergiannya itu. Arsenal kabarnya telah menyiapkan kontrak jangka panjang yang “menarik”.

Terkait hal tersebut, Hodgson pun meminta agar Vardy segera membuat keputusan sebelum laga menghadapi Rusia dalam partai perdana Inggris di Piala Eropa 2016.

“Ini bukan pertanyaan tentang masa depan Anda, atau melakukan tes medis. Kami mengontrol semua itu dan Anda mesti menerima bahwa itu adalah kesempatan yang bagus kalau Anda akan pergi untuk tes medis, maka kami akan bilang: ‘Kami tak akan membiarkan itu dan Anda lebih baik membawa orang-orang Anda [dari Arsenal] ke sini,” ucap Hodgson.

Sementara itu, manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengklaim kalau Vardy tak akan menjadi starter untuk Inggris di Piala Eropa. Pasalnya, meskipun tajam di klub, tapi Vardy amat kurang dalam pengalaman di pertandingan internasional.

“Aku tidak merasa kalau Vardy akan menjadi starter. Dia telah mendapatkan tempat di skuat. Aku tidak bicara seperti itu bukan karena dia tak punya kualitas, tetapi karena dia tak punya pengalaman di level itu,” ucap Wenger.

fva

Komentar