Jorge Sampaoli, Pengubah Wajah Chile yang Memutuskan untuk Pergi

Berita

by Redaksi 34

Redaksi 34

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Jorge Sampaoli, Pengubah Wajah Chile yang Memutuskan untuk Pergi

Rentetan hasil kurang memuaskan berupa tiga kekalahan di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan, membuat Claudio Borghi dicopot dari kursi pelatih kesebelasan negara Cile. Meskipun, kala itu Cile yang menempati peringkat keenam memiliki nilai sama (12 poin) dengan Uruguay dan Venezuela yang berposisi di atasnya. Namun peluang mereka menuju Piala Dunia Brasil terbilang sulit.

Cile menunjuk pun Jorge Sampaoli, sosok pelatih asal Argentina yang memberikan gelar buat Universidad de Chile dengan meraih empat gelar dalam dua musim, yakni tiga gelar Campeonato Nacional Petrobras dan juara Copa Sudamericana 2011.

Ia pun memluai perjuangan di pekan pertandingan ke-12 saat melawan Urugay. Taktik Sampaoli yang meniru mentornya, Marcelo Bielsa, pun membuatnya sukses membawa Cile ke Piala Dunia 2014. Tak hanya itu, Chile pun sukses menembus 16 besar sebelum dikalahkan oleh tuan rumah Brasil lewat adu penalti.

Raihan kesuksesan kala melatih Cile, ternyata tak membuat hidup Sampaoli selamanya bahagia di sana. Kemarin (19/1), situs resmi federasi sepakbola Chile (ANFP) pun mengumumkan bahwa Sampaoli telah mengundurkan diri dari kursi pelatih tim nasional Cile. Mereka pun juga mengumumkan beberapa hal mengenai biaya yang mereka dan Sampaoli harus bayar.

“Sebagai bagian dari kesepakatan, semua bayaran Jorge Sampaoli akan segera dilakukan, di antaranya adalah honor liburan, gaji bulan januari, dan penghargaan yang dia terima dalam pertandingan kualifikasi terakhir,” ujar ANFP dalam situs resminya.

Sementara itu, Sampaoli diwajibkan membayar sejumlah uang ke ANFP, utamanya semua bonus yang ia dapatkan kala membawa Cile juara Copa America 2015.

Aroma perginya Sampaoli dari Chile memang sudah tercium sejak beberapa waktu lalu. Kala itu, ia dikabarkan menjadi salah satu kandidat pelatih Chelsea, meskipun pada akhirnya Chelsea memutuskan mendatangkan Guus Hiddink. Tak hanya menjadi calon pelatih klub Eropa, kabarnya ketidakcocokan antara  Sampaoli dengan Presiden ANFP terpilih, Arturo Salah juga menjadi alasan Sampaoli pergi.

Meski demikian, Salah yang menggantikan Sergio Jadue di kursi presiden ini, enggan mengomentari ketidakcocokan Sampaoli dengan dirinya, ia pun lebih fokus untuk segera mencari pelatih timnas demi Copa America Centenario serta kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Tak ada yang perlu dibahas dari perginya Sampaoli, kini kami harus mulai mencari kandidat yang cocok dengan target kami di Copa America serta lolos kualifikasi Piala Dunia 2018,” ujar pria 66 tahun ini.

Mengingat prestasi Cile yang cemerlang di Copa America, tampaknya tak sulit bagi Cile untuk menemukan sosok baru pengganti Sampaoli. Yang jadi pertanyaan, apakah sosok baru ini dapat menjadikan wajah Chile lebih baik ketimbang Sampaoli?

Sumber: Reuters, Daily Mail, ANFP

Komentar