Percaya pada Zidane, Real Madrid Cetak 10 Gol Dalam Dua Pertandingan

Berita

by Redaksi 46

Redaksi 46

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Percaya pada Zidane, Real Madrid Cetak 10 Gol Dalam Dua Pertandingan

Real Madrid di tangan Zinedine Zidane kembali meraih hasil positif usai mengalahkan Sporting Gijon dengan skor 5-1. Lima gol Madrid disumbangkan trio penyerang mereka, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema dengan masing-masing dua gol, sementara Gareth Bale mencetak satu gol.

Kemenangan ini kian memperlihatkan superioritas Madrid di La Liga bersama Barcelona yang di waktu bersamaan menang 6-0 atas Athletic Bilbao. Namun, ini bukan sekadar kemenangan dengan skor besar. Kemenangan ini mendapatkan pujian, bukan cuma dari penggemar, tapi juga dari para pemain soal gaya kepelatihan Zidane.

“Dia (Zidane) telah memberikan Real Madrid sayap yang baru, sebuah dorongan. Kami mengidentifikasi kami lebih cocok bersama Zidane; sepakbola ya seperti itu. Zidane dan Benitez, keduanya ingin yang terbaik buat klub. Namun, secara personal saya punya persaan lebih bersama Zizou, tapi jangan tanyakan kenapa,” kata Ronaldo dikutip Marca.

Zidane memang tahu bagaimana caranya membangun hubungan, khususnya dengan seorang pemain bintang. Ia tidak—kita sebut saja—asal bicara seperti Rafa Benitez yang tidak menganggap kalau Ronaldo adalah pemain terbaik dunia.

“Aku punya pemain terbaik di dunia, Cristiano Ronaldo,” kata Zidane saat ditanya soal Lionel Messi yang meraih penghargaan Ballon d’Or.

Zidane pun merasa begitu percaya pada Ronaldo meski sang pemain terlihat menurun dalam produktivitas gol. Meskipun demikian, Zidane mencoba untuk mengubah keadaan. Salah satunya dengan mengembalikan produktivitas Gareth Bale.

Dalam pertandingan menghadapi Gijon, Ronaldo mencetak dua gol. Lebih dari itu, dua gol Ronaldo amat penting buat ketajaman dirinya dan tim.

“Dia tidak berpikir kalau dia lebih buruk dari sebelumnya. Aku menaruh kepercayaan padanya dan statistiknya ada di sana. Kalau dia tidak mencetak tiga gol, itu tidak masalah, dan kalau dia mencetak gol, kami amat senang,” kata Zidane.

“Cristiano Ronaldo akan selalu dibicarakan. Namun saya sangat senang dengannya dan saya akan fokus atas apa yang ia kerjakan. Jika dia bermain buruk untuk 10 atau 15 menit, orang-orang akan bicara soal dia. Dia melakukan pekerjaan yang bagus dan aku harap dia berperan besar dalam pertandingan menghadapi Sporting serta bisa mencetak banyak gol.

Pada akhirnya, ucapan Zidane memang terbukti. Ronaldo bermain penuh motivasi dan tentu saja mencetak dua gol. “Sangat logis kalau Zidane ingin aku tinggal. Itu menunjukkan kalau dia mengerti sepakbola,” ucap Ronaldo.

Bukan cuma Ronaldo yang kian menunjukkan kemampuannya. Isco pun demikian. Zidane bahkan dua kali menurunkan Isco dalam starting line-up dalam menghadapi Deportivo La Coruna dan Sporting Gijon, meskipun ia digantikan pada babak kedua oleh James Rodriguez.

“Babak pertama amat menakjubkan. Di babak kedua, kami sedikit kehilangan tenaga. Kami punya waktu sepekan untuk meningkatkan fisik kami. Di babak pertama, kami menunjukkan permainan intensitas tinggi, di mana ada area yang ingin lebih kami tingkatkan,” ucap Isco kepada Marca.

Soal keputusan Zidane yang menurunkannya dalam starting line up, Isco mengaku senang karena mampu bersaing dengan para pemain Madrid lainnya. “Saya senang dengan kemenangan ini. Namun, Anda memiliki 23 pemain yang kompetitif, dan amat vital buat Anda untuk memaksimalkan kesempatan yang Anda dapat,” tukas Isco.

Perubahan kepelatihan pun begitu terasa oleh pemain kelahiran 1992 tersebut. Menurutnya terdapat hal yang lebih baik sejak perubahan itu terjadi. “Kami selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik. Namun, mungkin sekarang di bawah Zinedine Zidane, kami mengerti apa yang pelatih inginkan di lapangan,” tutur Isco.

Bukan cuma Isco yang merasakan perubahan itu, bek sayap Madrid, Marcelo, pun menganggap kalau cara pandang Zidane membuat mereka seperti mudah mengalahkan lawan. Dari dua pertandingan, Madrid sudah mencetak 10 gol!

“Kami tahu apa yang kami inginkan dan apa yang pelatih harapkan dari kami: untuk bermain di pertahanan lawan, mendapatkan bola secara cepat dan enyerang. Hasil pertandingan hari ini adalah kemenangan gemilang kami yang lain. Kami telah bekerja keras untuk bisa seperti ini. Sporting adalah lawan yang tangguh,” kata Marcelo.

Marcelo menyatakan kalau ia dan rekan-rekannya amat senang dengan dua kemenangan beruntun ini. Apalagi, ia merasa kalau dalam dua pertandingan terakhir, ia merasakan atmosfer “rumah” yang sebenarnya.

“Para pemain senang saat mereka menang, tapi benar kalau kami lebih gembira. Idenya adalah untuk memperbaiki banyak hal untuk memenangkan trofi musim ini,”  ucap Marcelo.

Madrid tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi. Namun, tugas mereka tentu tidak mudah. Pasalnya, saat ini Barcelona pun tengah dalam puncak penampilan mereka. Seperti kata Marcelo, kehadiran Zidane memang berpengaruh banyak terhadap mental mereka, tapi ada banyak hal yang mesti diperbaiki agar mereka bisa memenangkan trofi.

Komentar