Gareth Bale Hebat, Tapi Tidak Istimewa

Berita

by Redaksi 43

Redaksi 43

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Gareth Bale Hebat, Tapi Tidak Istimewa

Empat dari sepuluh gol Real Madrid dalam kemenangan kandang 10-2 melawan Rayo Vallecano dicetak satu pemain yang sama: Gareth Bale. Sementara pemain yang mencetak tiga gol saja berhak membawa pulang bola pertandingan, Bale sangat berhak membawa pulang bola pertandingan. Ia berhak mengumumkan keberhasilannya lewat sebuah kicauan Twitter. Mencetak empat gol dalam satu pertandingan untuk kali pertama sepanjang karier memang membanggakan.

">December 20, 2015

Namun apakah mencetak empat gol dalam satu pertandingan membuatnya istimewa? Hebat iya, namun istimewa rasanya tidak. Di antara para pemain aktif saja pencapaian Bale bukan hanya mungkin disamai, namun sudah dilewati.

Sementara Bale baru melakukannya sebanyak satu kali, Lionel Messi sudah tiga kali mencetak empat gol dalam satu pertandingan yang sama. Messi pertama kali melakukannya saat mencetak empat gol dan satu assist (untuk Xavi) pada kemenangan 5-1 atas Valencia, 19 Februari 2012. Pada kemenangan kandang 4-0 melawan Espanyol di hari kelima bulan Mei tahun yang sama, Messi memborong semuanya. Melawan Osasuna (27 Januari 2013), menjadi kali terakhir Messi mencetak empat gol dalam satu pertandingan ketiga. Barcelona menang 5-1, dengan satu gol lainnya dicetak Pedro dari assist Dani Alves.

Di Real Madrid pun Bale bukan satu-satunya pemain yang pernah mencetak empat gol dalam satu pertandingan La Liga. Seperti Messi, Cristiano Ronaldo tiga kali mencetak empat gol dalam satu pertandingan yang sama. Ronaldo melakukannya lebih dulu dari Messi, malah. Tidak hanya itu, Ronaldo juga pernah melakukan apa yang belum pernah Messi lakukan: mencetak lima gol dalam satu pertandingan La Liga – dua kali!

Ronaldo mencetak empat gol dalam satu pertandingan La Liga lebih dulu dari Messi. Tepatnya pada 23 Oktober 2010 ketika Madrid menang kandang 6-1 melawan Racing Santander. Gonzalo Higuaín dan Mesut Özil melengkapi kemenangan Madrid hari itu. Kali kedua Ronaldo mencetak empat gol dalam satu pertandingan La Liga, 7 Mei 2011, Madrid menang 2-6 di kandang Sevilla. Dua gol Madrid lainnya tercatat atas nama Sergio Ramos dan Kaká. Pada kali ketiganya, Ronaldo melakukan apa yang Messi lakukan pada kali pertama: memborong empat gol kemenangan dan satu assist (untuk Bale) dalam pertandingan yang berakhir dengan kedudukan 5-1 melawan Elche.

Seolah berdiri sama tinggi dengan Messi tak cukup baginya, Ronaldo mewarnai tahun 2015 dengan dua kali mencetak lima gol dalam satu pertandingan La Liga. Ronaldo melakukannya pertama kali pada 5 April, dalam kemenangan kandang 9-1 atas Granada. Pencetak empat gol lainnya adalah Karim Benzema (dua gol), Gareth Bale, dan Diego Maínz (gol bunuh diri). Pada kali keduanya, Ronaldo lebih baik. Karena tidak hanya mencetak lima gol, Ronaldo juga terlibat langsung dalam semua gol kemenangan Madrid di kandang Espanyol pada 12 Semptember dengan mencetak satu assist untuk Karim Benzema.

Singkat kata: Bale hebat. Namun istimewa rasanya berlebihan. Ah, tapi rasanya ia tidak perlu berkecil hati jika lawannya adalah Ronaldo dan Messi.

Komentar