Pemecatan Sherwood yang Dikecewakan Kaptennya Sendiri

Cerita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng!

Pemecatan Sherwood yang Dikecewakan Kaptennya Sendiri

Aston Villa dan Swansea City tengah menghadapi investigasi FA karena tragedi perselisihan Micah Richards, bek Villa, dengan Federico Fernandez, bek Swansea, pada pertemuan mereka di pekan ke-10 Liga Primer Inggris 2015/2016 akhir pekan lalu di Stadion Villa Park. Saat itu Richards terlampau emosional terlihat dari kepalanya yang diadukan dengan Fernandez ketika hendak berjalan ke terowongan pemain saat usai pertandingan. Kedua pemain tersebut seolah membuat percikan perselisihan pemain-pemain lainnya terutama Ashley William dari Swansea.

Di sisi lain Tim Sherwood yang saat itu masih menjabat Manajer Villa membela Richards, "jika wasit melihat insiden aslinya, dia harus mengirimnya (Fernandez) keluar. Dia mungkin melakukan secara retrospektif tapi itu tidak menolong kita keluar dari situasi ini. Saya pikir Micah hanya kesal kepadanya, mendaratkan kepalanya kepada wajahnya (Fernandez)," ujarnya usai laga seperti dikutip Daily Mail.

2DBB981D00000578-0-image-a-30_1445711432689


Pertandingan sendiri berakhir kekalahan untuk Villa dengan skor 2-1. Hasil tersebut melengkapi ironinya Villans, julukan Villa, setelah menelan tiga kekalahan beruntun pada pertandingan sebelumnya. Padahal secerca harapan sempat muncul ketika Jordan Ayew membawa Villa unggul terlebih dahulu pada menit ke-62. Akan tetapi dua gol dari Gylfi Sigurdsson dan Andre Ayew memastikan Villa takluk di kandang sendiri.

"Ini diluar kendali saya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk klub. Itulah yang bisa saya lakukan. Saya akan bekerja keras dan melakukannya. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi itu adalah salah satu yang saya suka dan tidak akan menyerah dengan mudah," tegas Sherwood.

Akan tetapi apa yang diperjuangkan mantan Manajer Tottenham itu percuma karena usai laga ia pun mendapatkan pemecatannya. Ya, Sherwood sebelumnya memang diberi ultimatum oleh para petinggi klub dengan dua pertandingan yang harus dimenangkan yaitu ketika melawan Swansea dan Chelsea. Tapi Sherwood tidak mampu mampu menyelesaikan misinya itu karena sebelumnya ketika melawan Chelsea menelan kekalahan 2-0 (ralat).

Kekosongan Sherwood sekarang untuk sementara dilakoni Kevin MacDonald yang sebelumnya menjabat Asisten Manajer Villans. Sementara itu insiden yang dilakukan Richards seolah memperburuk suasana jelang pemecatan Sherwood. Maka bukan tidak mungkin ada tanggapan jika sang mantan manajer tidak becus mengontrol anak asuhnya sendiri.

Apalagi Richards merupakan kapten Villa saat ini. Seharusnya ia mampu mengontrol diri ketika manajernya sedang mendapatkan tekanan hebat dalam kesempatan pertandingan terakhir  yang harus menyelamatkan karirnya.

David Moyes Tidak Mungkin ke Villa

Saat ini Villa membutuhkan sosok manajer yang harus lebih baik dari cerminan Martin O'Neill. Pasalnya dalam beberapa dekade terakhir ini hanya dirinya yang mampu membawa Villans berbicara lebih banyak di Liga Primer Inggris. Kendati mengundurkan diri pada 2013 namun ia masih dikenang para suporter dengan pernah membawa Villa mengakhiri Liga Primer Inggris 2009/2010 di peringkat enam dan final Piala Carling dalam tahun yang sama.

Saat ini pilihan realistis para petinggi klub tertuju pada Remy Gerde yang sedang menanggur usai menangani Olympique Lyon. Pasalnya salah satu incaran utama yakni David Moyes baru mendapatkan rasa aman setelah membawa Real Sociedad mengalahkan Levante dengan skor 4-0. Padahal namanya sempat dikabarkan bakal terdepak setelah mengalami dua kekalahan beruntun dan satu imbang pada tiga pertandingan sebelumnya di La Liga 2015/2016.

"Saya merasa berkomitmen kepada klub dan para pemain. Kami sedang berusaha untuk mendapatkan hasil yang baik. Saya berbicara setiap hari (dengan Presiden Jokin Aperribay). Saya memiliki kontrak sampai 30 Juni dan tidak ada keputusan yang diambil sampai saat itu," tegas Moyes.

Sambil menunggu kepastian tentang Gerde mungkin ada baiknya melihat dulu kesempatan yang akan diberikan direksi kepada McDonald. Jika ia menjalani sisa tanggung jawab Sherwood (melawan Chelsea) masih belum berhasil maka sudah seharusnya Gerde segera dikontak. Jika tidak tentunya masih ada nama-nama lain seperti Brendan Rodgers apabila merayu Moyes itu sulit.

Sumber Lain : Mirror

Komentar