Menakar Taktik Man City Tanpa Aguero dan Mendy

Taktik

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Menakar Taktik Man City Tanpa Aguero dan Mendy

Usai beberapa hasil positif yang ditorehkan oleh Manchester City dalam enam laga terakhir, ada dua badai yang langsung menerpa mereka. Cederanya Benjamin Mendy serta Sergio Aguero tampaknya membuat Pep Guardiola harus kembali memutar otak perihal skema dan taktik yang akan ia terapkan.

Mendy dan Aguero harus absen selama beberapa bulan akibat cedera yang mereka alami. Mendy mendapatkan cedera ACL (anterior cruciate ligament) usai berbenturan dengan Andros Townsend dalam laga melawan Crystal Palace di pekan keenam Liga Primer. Cedera ACL ini membuat Mendy setidaknya harus absen selama tujuh bulan dari skuat The Citizens. Sementara itu, Aguero harus absen setidaknya selama dua bulan karena mengalami patah tulang rusuk yang ia dapat usai kecelakaan mobil.

Dengan memikirkan absennya Mendy dan Aguero sebagai tulang punggung permainan Manchester City selama beberapa pekan terakhir, berikut adalah segala kemungkinan yang bisa dilakukan Pep terkait absennya dua pemain tersebut.

Kembali menggunakan skema empat bek

Di beberapa pertandingan terakhir, Pep kerap menggunakan skema tiga bek, dengan menempatkan Vincent Kompany (atau Danilo) dan Nicolas Otamendi sebagai sweeper, serta John Stones sebagai ball playing defender (rataan umpan suksesnya 96,4, tertinggi keempat di City). Benjamin Mendy dan Kyle Walker menjadi wing-back, yang menjadi kunci dari penguasaan bola penuh a la Pep Guardiola, terutama ketika City sedang menyerang.

Sekarang dengan absennya Mendy, ada kemungkinan Pep akan menggunakan skema empat bek kembali dalam formasi dasar 4-3-3. Danilo atau Fabian Delph akan berebut posisi fullback kiri menggantikan Mendy, dengan Kyle Walker tetap berada di kanan. Mengisi posisi dua bek ada Stones dan Otamendi. Kompany bisa saja tergeser karena dalam beberapa pertandingan terakhir ia tidak tampil begitu mengesankan (aksi bertahannya kalah dari Otamendi).

Sementara itu di depan, untuk menggantikan Aguero, Pep bisa saja memainkan Leroy Sane, Raheem Sterling, dan Gabriel Jesus secara bersamaan. Pergerakan tiga pemain yang cair ini akan membuat serangan City tetap menakutkan meski tanpa kehadiran Aguero sebagai target man.

City dengan skema empat bek tanpa Mendy dan Aguero

Meski menggunakan empat bek, diprediksi bahwa Danilo dan Walker akan tetap agresif dalam menyerang. Demi kontrol penuh terhadap bola, dua full-back ini kemungkinan besar akan tetap diinstruksikan untuk berada di wilayah pertahanan lawan. Di sini peran gelandang bertahan diperlukan untuk menutup celah yang muncul dari majunya dua full-back City tersebut dalam skema empat bek ini.

Ada nama Fernandinho yang biasa mundur ke belakang untuk membentuk skema tiga pemain bertahan kala dua fullback City menyerang. Namun jika memang Pep ingin kontrol penuh terhadap bola, Bernardo Silva bisa dimainkan sehingga tekanan tetap bisa diberikan sejak lawan menguasai bola di wilayah mereka sendiri, dengan garis pertahanan diserahkan kepada Stones dan Otamendi (tanggung jawab besar ada di Stones).

Tetap menggunakan skema tiga bek

Meski tidak ada Mendy yang menjadi sosok penting dalam skema tiga bek yang diterapkan oleh Pep dalam beberapa laga terakhir, kemungkinan City untuk menggunakan skema tiga bek masih ada. Materi pemain yang dimiliki City tetap memungkinkan mereka untuk melakukan hal tersebut.

Danilo bisa ditempatkan sebagai wing-back untuk menggantikan posisi Mendy, ditemani oleh Kyle Walker yang menjadi wing-back kanan. Untuk mengisi tiga bek, nama Kompany kemungkinan besar akan masuk sebagai sweeper menemani Otamendi, serta Stones yang berperan sebagai libero. Fabian Delph, yang tampil apik bagi City dalam laga melawan Crystal Palace, juga bisa menjadi opsi wing-back bagi City.

Skema tiga bek City tanpa Mendy dan Aguero

Khusus untuk skema tiga bek ini, nama Jesus tampaknya akan tetap dikedepankan sebagai juru gedor utama menggantikan Aguero. Untuk menopang Jesus, De Bruyne dan David Silva akan menjadi dua gelandang yang mengatur distribusi bola di tengah, ditemani Fernandinho di posisi gelandang bertahan. Bernardo Silva bisa saja masuk, untuk menggantikan peran salah satu di antara David Silva atau De Bruyne, atau untuk menambah tekanan ke lini pertahanan lawan.

Siapakah yang akan bersinar? Jesus, Sane, atau Sterling?

Dengan absennya Aguero selama dua bulan, maka posisi penyerang utama akan menjadi sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Penyerang asal Argentina tersebut sudah menyumbang enam gol bagi City dari enam laga Liga Primer yang sudah ia jalani. Mencari penggantinya adalah perkara yang lumayan sulit.

Namun City memiliki Leroy Sane, Raheem Sterling, serta Gabriel Jesus yang dapat menggantikan peran Aguero yang absen dalam hal mencetak gol. Ketiganya menjadi penyumbang gol terbanyak di City setelah setelah Aguero dengan total 12 gol. Di antaranya ketiganya, Sterling menjadi penyumbang gol terbanyak kedua setelah Aguero dengan torehan lima gol, diikuti Jesus (empat gol), dan Sane (tiga gol).

Di antara ketiganya, sulit untuk menerka siapakah yang akan bersinar seiring dengan absennya Aguero di lini depan. Ketiganya memiliki peran masing-masing dalam penyerangan City, dan juga mampu menjadi pelayan yang baik bagi Aguero kala dimainkan oleh Pep Guardiola. Sterling memang mencetak gol lebih banyak, dan secara aksi menyerang ia lebih aktif dari Sane maupun Jesus (rataan 2,2 dribel, 1 umpan kunci, 3,4 tendangan ke gawang per pertandingan).

Namun Jesus dan Sane pun tidak boleh dilupakan perannya begitu saja. Mereka kerap menjadi pembuka ruang bagi Aguero di lini depan, dan aktif bergerak untuk membingungkan lini pertahanan lawan. Oleh karena itu, cukup sulit memperkirakan siapa yang akan bersinar, meski secara posisi bisa dianggap Jesus diuntungkan dengan cederanya Aguero ini. Ia bisa menggantikan penyerang asal Argentina tersebut di posisi penyerang tengah.

Kemungkinan besar, melihat ketiga pemain yang memiliki pergerakan cair ini, Pep bisa saja menerapkan skema false nine dan menempatkan Sane, Jesus, serta Sterling di depan. Skema ini akan jauh lebih berbahaya karena ketiganya bisa mencetak gol dan penyerangan tidak akan terpatok pada satu pemain saja.

Pada intinya, Pep tidak perlu khawatir dengan cederanya Mendy dan Aguero ini. Masih banyak skema dan taktik yang bisa ia terapkan, apalagi untuk musim 2017/2018 ini Pep punya kedalaman skuat yang lebih baik dibandingkan musim lalu. Meski harus diakui juga bahwa kehilangan dua pemain di atas akan mengurangi kekuatan yang bisa saja berpengaruh dengan hasil pertandingan ke depan.

Komentar