Christiansen di Antara Chelsea dan Gladbach | Pandit Football Indonesia

Christiansen di Antara Chelsea dan Gladbach

Taktik

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng !

Christiansen di Antara Chelsea dan Gladbach

Andreas Christensen masih belum tahu apakah akan dipermanenkan Borussia Monchengladbach, dipinjamkan ke kesebelasan lain, atau kembali membela ke Chelsea sebagai kesebelasan pemiliknya. Tapi yang jelas keputusannya itu bergantung kepada Chelsea itu sendiri yang mengontraknya sampai 2020.

Christensen pun sudah kembali ke Chelsea pada bursa transfer musim panas ini setelah menjalani peminjaman dua musim. Chelsea sendiri tampak tidak menunjukan keinginannya untuk menjual salah satu bakat bek muda miliknya itu.

“Mereka (Monchengladbach) ingin membeli Andreas (Christensen), mereka benar-benar menginginkannya, tapi Chelsea tidak akan menjualnya dan harganya terlalu tinggi,” ujar Sten Christensen selaku ayah sang pemain seperti dikutip dari ESPN FC.

Tapi ayahnya tersebut ingin Christensen mendapatkan banyak kesempatan bermain setelah kembali ke kesebelasan berjuluk The Blues tersebut. Apalagi pada bursa transfer musim panas ini bisa menjadi menentukan situasi Christensen. “Jika Chelsea membeli bek tengah, mungkin kami perlu melakukan sesuatu. Tapi kami lihat Chelsea tidak ingin kehilangan Andreas,” sambung Sten.

Saat ini Chelsea menyisakan empat bek tengah setelah John Terry dan Nathan Ake pergi, yaitu David Luiz, Gary Cahill, Kurt Zouma dan Tomas Kalas. Cesar Azpillicueta pun bisa menjadi bek tengah dalam strategi tiga bek yang diterapkan Antonio Conte selaku manajer. Mereka ditambah dengan beberapa bek yang kembali setelah menjalani masa pinjaman seperti Kenneth Omeruo, Matt Miazga dan Michael Hector.

“Jika saya kembali ke Inggris, saya butuh memuaskan pelatih baru saya di pra-musim,” cetus Christensen seperti dikutip Metro.

Tapi Christensen bisa saja kesulitan dan dugaan ayahnya benar. Sebab saat ini Chelsea sedang mengincar Virgil Van Dijk, bek tengah Southampton. Van Dijk dihargai 50 juta paun oleh Southampton dan Christensen kemungkinan bisa dijual untuk membantu dana tersebut. Belum lagi dengan Chelsea yang mengincar bek tengah lainnya, yaitu Kalidou Koulibaly.

Christensen bisa saja tetap di Chelsea jika Zouma yang dijual. Tapi tetap saja Christensen diperkirakan bakal menjadi penghangat bangku cadangan Chelsea. Hal itulah yang membuat Monchengladbach bisa maju untuk kembali mendapatkan bek 21 tahun itu yang dibanderol 17 juta paun. Tapi Monchengladbach juga mendapatkan saingan dari Manchester City, Leicester City dan Southampton untuk mendapatkannya. Nama kesebelasan terakhir bisa menjadi opsi tambahan bagi Chelsea untuk merekrut Van Dijk.

Belakangan Internazionale Milan pun dikabarkan mengincar Christensen. Ke manapun bek asal Denmark itu hengkang, keberadaannya tidak bisa dianggap remeh bagi Monchengladbach, walau kepergiannya tidak menumpahkan banyak air mata sewaktu ditinggalkan Granit Xhaka atau Marco Reus. Sebab Christensen telah berkembang menjadi bek kelas tinggi selama dua tahun di Bundesliga bersama Monchengladbach.

Christensen memiliki penempatan posisi yang bagus dan percaya diri ketika mengolah bola di lini belakang. Ia mampu melakukan 1,5 tekel bersih dan 2,3 intersepsi dari setiap 31 penampilannya di Bundesliga musim 2016/2017. Akurasi operannya pun mencapai 91,5 persen dan percaya diri melepaskan 2,6 umpan lambung di setiap pertandingannya.

Kemampuannya itulah yang membuat Jannik Vestergaard begitu nyaman menjadi duetnya di lini belakang. Tidak mengherankan jika Monchengladbach begitu khawatir dalam 12 bulan terakhir karena mau tidak mau mereka harus mengembalikan Christiansen pada musim panas. Harapan Monchengladbach sekarang adalah Conte membangkucadangkan Christensen dalam beberapa minggu pertamanya.

“Kami akan kehilangannya (Christensen) karena dia harus kembali ke Chelsea. Tapi jika dia melakukan pra musim di Chelsea dan kemudian tidak mendapatkan peran yang dia harapkan, kami memiliki kesempatan untuk berbicara sekali lagi sebagai klub di mana dia telah mendapatkan pengalaman bagus selama dua tahun,” ujar Max Eberl, Direktur Olahraga Monchengladbach, seperti dikutip dari Express.

Tapi jika bersikares ingin bertahan di Chelsea, Christensen hanya perlu bersabar menunggu Cahill dan Luiz yang semakin melamban termakan usia. Di sisi lain, Christensen perlu menunjukan pengalamannya setelah menghabiskan waktu dua tahun yang berharga di Bundesliga jika mendapatkan kesempatan bermain. (RAN)

Sumber lain: The Sun

Komentar