Krisis di Barcelona adalah Omong Kosong

Taktik

by Dex Glenniza 53721

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, master of sport science, bachelor of science (architecture actually), licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Krisis di Barcelona adalah Omong Kosong

Apakah Barcelona sedang mengalami krisis? Sebenarnya tidak butuh banyak sudut pandang untuk menjawab pertanyaan retoris ini. Sebuah kesebelasan yang sedang berada di peringkat kedua La Liga Spanyol dengan 15 kali kemenangan, enam hasil imbang, baru dua kali kalah, mencetak gol paling banyak di liga, dan hanya tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen; apakah itu definisi dari krisis?

Kekalahan 4-0 dari tuan rumah Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA memang mengagetkan. Kemudian ditambah Barça yang juga kewalahan saat menghadapi Leganés pada akhir pekan yang lalu (tapi mereka tetap menang, lho, meskipun dengan gol penalti Lionel Messi menjelang akhir laga). Apakah dua pertandingan terakhir inilah yang membuat kita bertanya-tanya: Apakah Barcelona sedang mengalami krisis?

Saya tidak mau menyimpulkan secara dini. Tapi jika kita melihat catatan mereka di sepanjang 2017, sejak kalah 2-1 dari Athletic Bilbao (05/01) di babak 16 besar leg pertama Copa del Rey Spanyol, mereka berhasil mencatatkan sembilan kemenangan, termasuk pada akhirnya menyingkirkan Bilbao dari Copa del Rey (artinya mereka menang di leg kedua), tiga hasil imbang, dan hanya sekali kalah sampai setidaknya hari ini (23/02).

Melihat dari sudut pandang yang lain, langsung saja dari peringkat pertama La Liga, yaitu Real Madrid. Sejak pergantian tahun, Real Madrid menerima tiga kekalahan, dua hasil imbang, dan tujuh kemenangan. Mereka kalah lebih banyak dari Barça dan juga menang lebih sedikit dari rivalnya tersebut.

Dari dua paragraf terakhir saja, saya jadi bertanya kembali: Apanya yang krisis? Real Madrid kali, ya, yang krisis? Bukan Barcelona, ah, kayaknya.

Jika kamu sudah puas baca sampai sini. Tidak apa-apa. Berarti kamu sudah tahu, kan, kalau krisis di Barcelona itu adalah omong kosong. Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika kamu ingin pembahasan yang lebih detil, yang lebih Pandit-banget, silakan teruskan membaca tulisan ini. Siapa tahu kita akan mendapat jawaban yang berbeda...

Berlanjut ke halaman selanjutnya

Komentar