16 Mei 1914: Brooklyn FC Menjadi Juara Turnamen Tertua di Amerika Serikat

On This Day

by redaksi

16 Mei 1914: Brooklyn FC Menjadi Juara Turnamen Tertua di Amerika Serikat

Bukan lagi rahasia umum, kalau di Amerika Serikat sepakbola atau biasa disebut soccer bukanlah olahraga populer. Orang-orang Amerika, lebih menggandrungi olahraga seperti basket, American football, atau bisbol karena tiga olahraga tersebut lebih dianggap menarik karena banyak skor yang tercipta.

Namun, menarik sejarah perkembangan sepakbola di Amerika Serikat ternyata olahraga paling popular di dunia itu sudah ada sejak berabad-abad silam. Hal tersebut diketahui sejak tahun 1960 saat orang-orang Inggris untuk kali pertama berlabuh di Pantai Massachussets, mereka melihat penduduk asli Amerika, yang kita kenal dengan Suku Indian yang memainkan sebuah permainan yang mirip dengan sepakbola dengan sebutan, Pasuckquakkohowog.

Dua abad kemudian, tepatnya pada tahun 1862, klub The Oneidas of Boston, didaulat sebagai kesebelasan pertama yang terbentuk di Amerika Serikat. Merunut masa pemerintahan "Negeri Paman Sam”, Oneidas Boston lahir saat Amerika dalam masa pemerintahan Presiden Abraham Lincoln (1861-1866).

Lalu, bagaimana dengan kompetisi sepakbola di sana? Tidak banyak kita mendengar soal kompetisi sepakbola di sana. Paling populer, tentunya Major League Soccer (MLS) ketika pembicaraan mengarah pada pembahasan soal kompetisi di Amerika Serikat.

Dalam beberapa tahun terakhir, MLS memang menjadi kompetisi yang banyak diperbincangkan karena mampu menarik minat mantan bintang dunia bermain di sana. David Beckham, Thiery Henry, Steven Gerrard, Andrea Pirlo, dan masih banyak nama tenar lainnya menjadi contoh pemain yang sebelumya bermain di kompetisi elite dunia yang memutuskan hijrah ke Amerika Serikat pada penghujung karier mereka.

Kedatangan mereka juga berhasil memantik perhatian para penggemar sepakbola dunia untuk mengarahkan pandangan pada kompetisi sepakbola Amerika Serikat itu. Merujuk sejarahnya, MLS kali pertama didirikan pada tahun 1993, namun baru tiga tahun kemudian kompetisi tersebut secara kompetitif menggelar pertandingannya.

Ada yang aneh tentunya bila melihat sejarah perkembangan sepakbola Amerika Serikat, kalau kompetisi sepakbolanya baru bergulir pada tahun 1996. Sementara pada Piala Dunia 1930, Amerika Serikat sudah ambil bagian di Piala Dunia. Lalu, bagaimana cara mereka mencari pemain untuk bertanding di Piala Dunia saat itu, padahal kompetisi baru bergulir 66 tahun kemudian?

Mengenal Turnamen Tertua di Amerika Serikat

Sebenarnya sebelum MLS bergulir, pada tahun-tahun ke belakang ada beberapa turnamen sepakbola sudah diadakan. Karena dari perkembangannya, sudah banyak klub-klub sepakbola terbentuk. Buktinya, pada tahun 1913, saat turnamen bertajuk Lamar Hunt U.S. Open Cup kali pertama bergulir ada 40 klub yang ikut ambil bagian. Sebenarnya, ada 300 klub yang di undang namun karena berbagai hal, jadi hanya 40 klub saja yang menerima tawaran tersebut.

Lamar Hunt U.S. Open Cup itu bisa dibilang sebagai turnamen sepakbola tertua yang hingga kini masih berlangsung. Sebenarnya, selain Lamar Hunt, masih ada turnamen lain yang diselenggarakan. Namun, saat itu turnamen tersebut terbatas untuk klub amatir saja. Hingga pada tahun 1913, turnamen Amerika terbuka pun diselenggarakan dengan tanpa adanya batasan status amatir atau profesional.

Sebenarnya, kali pertama Lamart Hunt U.S Open Cup digelar, nama yang diusung adalah National Challenge Cup, namun akhirnya berganti menjadi Lamar Hunt U.S. Open Cup sebagai bentuk penghormatan kepada Lamar Hunt yang merupakan penggagas terbentuknya kompetisi sepakbola Amerika Serikat yang kini dikenal dengan nama MLS.

Skuat Brooklyn FC

Bisa dibilang, Lamar Hunt U.S. Open Cup ibarat FA Cup di sepakbola Inggris. Dengan turnamen bersistem gugur, turnamen tersebut rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Pada penyelenggaraan perdana tahun 1913, Lamar Hunt U.S. Open Cup dijuarai oleh Brooklyn Field Club (FC). Dalam partai final yang diselenggarakan pada 16 Mei 1914, Brooklyn sukses mengalahkan tim sekotanya, Brooklyn Celtic, dengan skor tipis 2-1.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Coates Field, Rhode Island, Amerika Serikat, Brooklyn FC memenangkan pertandingan melalui gol yang dicetak oleh Percy Adamson pada menit ke-3 dan James Ford pada menit 87. Sementara gol Brooklyn Celtic dicetak oleh Thomas Champions pada menit 21 melalui titik putih.

Bagi Brooklyn FC, kemenangan di turnamen tersebut menandai kesuksesan mereka meraih double winner, karena sebelumnya juga mereka sukses menjuarai kompetisi semi-professional bertajuk NAFBL. Kompetisi tersebut kali pertama digelar pada tahun 1906 sampai 1921.

Dalam perkembangannya, tim-tim juara di ajang tersebut didominasi oleh klub MLS. Setidaknya itu terjadi sejak tahun 1999, atau sejak Rhinos Rochester mencapai final Piala Terbuka Amerika Serikat. Setelah itu, kedigdayaan klub MLS sangat terasa. Juara paling baru dari kompetisi tersebut adalah FC Dallas, meraih trofi setelah mengalahkan New England Revolution 4-2 di final.

Sementara pada penyelenggaraan 2017, Lamar Hunt U.S. Open Cup baru saja mengakhiri putaran pertamanya. Putaran kedua akan berlangsung pada 16 Mei sampai 17 Mei untuk Wilayah Barat. Sementara babak final akan berlangsung pada 20 September mendatang.

(SN)

Komentar