(11 Mei) Ketika 56 Orang Terpanggang di Stadion dan Real Madrid Kalah di Swedia

Backpass

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

(11 Mei) Ketika 56 Orang Terpanggang di Stadion dan Real Madrid Kalah di Swedia

Berikut adalah beberapa peristiwa yang terjadi dalam dunia sepakbola pada 11 Mei. Banyak sekali peristiwa yang terjadi, mulai dari 56 orang yang terpanggang di Valley Parade Stadium, Aberdeen mengalahkan Real Madrid di Swedia, Lorient menjuarai Coupe de France, dan saat manajer Celtic diserang oleh seorang suporter Hearts.

56 Orang Terpanggang di Valley Parade Stadium (11 Mei 1985)

Selain tragedi Hillsborough, tragedi terbakarnya stadion Valley Parade adalah salah satu tragedi terburuk yang terjadi dalam sejarah sepakbola Inggris. Saat itu, 11 Mei 1985, Bradford City yang sudah dipastikan menjuarai Division Three dan penyerahan piala akan diadakan di Valley Parade, kandang Bradford, saat mereka menghadapi Lincoln City.

Namun, sesuatu buruk malah terjadi. Salah satu tribun Valley Parade yang dihuni banyak orang terbakar. Api diperkirakan berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh salah satu suporter. Asap pekat menyulitkan upaya evakuasi dari pihak keamanan, sehingga akhirnya 56 orang pun menjadi korban.

Baca: Ketika 59 Orang Terpanggang di Stadion

Aberdeen Taklukkan Real Madrid di Swedia (11 Mei 1983)

Aberdeen mengalahkan Real Madrid 2-1 dalam laga final yang dilangsungkan di Ullevi Stadium, Gothenburg, Swedia. Dengan hasil ini, Aberdeen mendapatkan trofi European Cup Winners` Cup, sekaligus menjadi tim ketiga asal Skotlandia, setelah Rangers dan Celtic, yang meraih trofi Eropa. Untuk dicatat, manajer Aberdeen saat itu adalah Alex Ferguson.

Bertanding melawan salah satu klub besar Spanyol, Aberdeen tidak gentar sama sekali. Mereka malah mampu unggul terlebih dahulu lewat gol Eric Black pada menit ke-7. Madrid mampu menyamakan kedudukan lewat Juanito pada menit ke-15 melalui tendangan penalti. Kedudukan imbang bertahan sampai babak perpanjangan waktu.

Pada babak inilah Aberdeen, yang semua pemainnya berkebangsaan Skotlandia, menunjukkan kekuatannya. Mereka mampu mencetak gol lewat John Hewitt pada babak perpanjangan waktu, sekaligus membuat mereka meraih trofi Cup Winners` Cup.



Meski Terdegradasi ke Ligue 2, Lorient Tetap Juara (11 Mei 2002)

Lorient pada musim 2001/2002 sebenarnya terdegradasi ke Ligue 2 karena hanya meraih tujuh kemenangan dan 10 kali hasil imbang sepanjang musim. Namun, mereka masih memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan meski terjerembab ke kompetisi level kedua.

Mereka berhasil menjadi runner-up Coupe de la Ligue, sebelum dikalahkan oleh Bordeaux pada babak final. Sedangkan dalam ajang Coupe de France, mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Bastia dengan skor 1-0 lewat gol sang kapten, Jean-Claude Darcheville. Meski terdegradasi, mereka tetaplah seorang juara, juara Coupe de France.

Saat Pelatih Celtic Diserang oleh Seorang Suporter Hearts (11 Mei 2001)

Pelatih Celtic, Neil Lennon, diserang oleh seorang suporter Hearts dalam pertandingan lanjutan Scottish Premier League. Ketika itu, Hearts tertinggal 2-0 oleh Celtic lewat dua gol Gary Hooper.

Namun, entah ada angin apa, tiba-tiba seorang suporter bernama John Wilson masuk ke lapangan dan mencoba untuk menyerang Neil Lennon. Beruntung, pihak keamanan stadion berhasil melumpuhkan suporter yang tiba-tiba beringas ini. Usut punya usut, rupanya ia kesal dengan Lennon yang kerap mengumbar sensasi di Skotlandia.



Komentar