Mengenal Legenda Inggris dan West Ham, Geoff Hurst

On This Day

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Mengenal Legenda Inggris dan West Ham, Geoff Hurst

Piala Dunia 1966 di Inggris dianggap sebagai salah satu ajang Piala Dunia yang paling menarik. Bagaimana tidak, pada turnamen tersebut, nama-nama tenar seperti Gordon Banks, Pele, Garrincha, Franz Beckenbauer, Bobby Charlton, Eusebio, dan Geoff Hurst, bermain. Di antara nama-nama tersebut, tak banyak yang tahu tentang kiprah Geoff Hurst.

Sosok pria yang lahir pada 8 Desember 1941 ini tak hanya membawa Inggris menjadi juara di Piala Dunia 1966, namun ia juga mencatatkan namanya dengan mencetak hattrick saat Inggris berhadapan dengan Jerman Barat di final.

Pria benama lengkap Geoffrey Charles Hurst ini lahir di  Ashton-under-Lyne, Lancashire, sebuah daerah di barat laut Inggris. Darah sepakbolanya mengalir dari ayahnya, Charlie Hurst yang sempat bermain untuk Bristol Rovers, Oldham Athletic, dan Rochdale.

Karier sepakbola Hurst kecil bermula saat ia ikut berlatih bersama skuat West Ham United pada tahun 1956. Berselang dua tahun, Hurst dipilih oleh manajer West Ham kala itu, Ted Fenton, untuk bermain di skuat utama saat West Ham bermain di Southern Flootlight Cup.

Pada musim 1961-62, Hurst untuk pertama kalinya mencatatkan jumlah pertandingan di atas 20. Hurst juga mencatat gol pertamanya untuk klub pada musim ini. Hurst berkata bahwa gaya kepelatihan pelatih anyar West Ham, Ron Greenwood, yang lebih fokus kepada teknik bermain berpengaruh kepadanya dan sebagian besar anggota tim. West Ham yang pada musim 1960-61 berada di peringkat ke 16, langsung naik ke peringkat ke delapan.

Penampilan Hurst meningkat di musim berikutnya. Ia mencatatkan caps sebanyak 27 laga dengan mencetak 13 gol. Perolehan ini membuatnya dipanggil timnas U23 Inggris, pada usia 22 tahun.

Musim 1963-64, nama Hurst mulai dikenal banyak orang. Karena selain menjadi pemain inti The Hammers, Hurst juga menjadi pencetak gol terbanyak kedua bagi tim dengan 26 gol. Ia pun menjadi produk West Ham yang dipuja, karena pencetak gol terbanyak Johnny Byrne, bukan pemain binaan West Ham. Di akhir musim ini pula, West Ham menjadi juara FA Cup untuk pertama kalinya.

Memasuki musim 1965-66, Hurst yang tampil gemilang bersama West Ham mendapatkan panggilan dari timnas Inggris untuk pertama kalinya. Pelatih Alf Ramsey merasa Hurst pantas mendapatkan panggilan timnas meskipun ia harus bersaing dengan Jimmy Greaves dan Roger Hunt.

Pada Piala Dunia 1966, Hurst tidak bermain selama babak penyisihan karena gemilangnya permainan Greaves dan Hunt. Pada perempat final, Hurst yang dipasang untuk menggantikan Greaves berhasil mencetak satu-satunya gol saat melawan Argentina. Meskipun Hurst tidak mencetak gol di semifinal, ia menjadi penentu kemenangan Inggris atas Jerman Barat di final dengan hattricknya.

Prestasinya tak berhenti sampai disitu, musim 1966-67, Hurst yang mencatatkan raihan 35 gol dari semua kompetisi resmi yang ia ikuti. Namun, di akhir musim ia mengalami penurunan performa. Ia pun kemudian dijual ke Stoke City pada Agustus 1972 karena mengidap pneumonia.

Beberapa penghargaan pun diberikan atas kontribusi sepakbola yang diberikan oleh West Ham dan Inggris kepadanya. Diantaranya gelar kepahlawanan yang diberikan oleh Kerajaan Inggris Raya dan English Football Hall of Fame. Selain itu prestasi Hurst juga digambarkan dalam patung juara Inggris, The Champions.

Sumber : BBC, Daily Mail

Komentar