Melihat Sejarah Aturan Sepakbola

On This Day

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Melihat Sejarah Aturan Sepakbola

Siapa yang membuat aturan lapangan sepakbola harus berukuran 90-120 meter? Bagaimana peraturan tentang out? Atau mengapa sepakbola harus 90 menit? Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan mendasar yang pasti ditanyakan oleh penggemar sepakbola. Namun tahukah�Anda bagaimana peraturan tersebut bisa terbentuk?

Peraturan dasar sepakbola atau Laws of the Game, digagas oleh Ebenezer Cobb Morley atau yang sering dianggap bapak sepakbola modern. Peraturan ini sendiri awalnya disebarkan ke masyarakat �pada tanggal 5 Desember 1863 di koran terkenal, Bell�s Life in London, and Sporting Chronicle. Peraturan ini disebarkan dengan tujuan agar klub amatir yang banyak bertebaran di London sepakat dengan satu peraturan.

Selain memperkenalkan peraturan, pada edisi tersebut juga mengajak seluruh perwakilan klub duduk satu meja untuk menentukan peraturan-peraturan dasar yang dibahas dalam sepakbola. Peraturan ini pun tidak diubah hingga tahun 1866, yang mana pada tahun tersebut terjadi beberapa perubahan mengenai peraturan offside dan umpan jauh.

Peraturan dasar sepakbola sendiri tidak diciptakan oleh Morley. Ia menjelaskan bahwa peraturan ini merupakan hasil dari pengamatannya ketika ia menonton Cambridge University Football Club yang dikenal memiliki beberapa peraturan khusus berkenaan dengan sepakbola, yakni peraturan pertandingan dan peraturan klub sejak tahun 1848. Peraturan sepakbola di Cambrige University sendiri dibuat oleh H. de Winton and J. C. Thring.

Beberapa peraturan dalam pertemuan tersebut memuat beberapa peraturan dasar yang masih digunakan hingga sekarang. Di antaranya adalah mengenai aturan kostum, lapangan, perlengkapan pemain, bola, wasit, asisten wasit, durasi pertandingan, memulai pertandingan, bola masuk atau keluar area permainan, penghitungan skor, serta pelanggaran.

Dalam berkembangnya waktu, muncul juga peraturan mengenai tendangan penalti, pergantian pemain, kartu kuning dan merah, juga back-pass.

Peraturan ini sendiri tak langsung digunakan banyak klub di Inggris saat itu, beberapa klub pun sempat mengadakan konferensi untuk membahas peraturan baru yang lebih sederhana. Di antaranya yang paling terkenal adalah peraturan Sheffield yang digunakan oleh klub baru Sheffield Football Club. Hingga akhir 1860-an, peraturan dasar sepakbola dan peraturan Sheffield terus diperbarui dari peraturan lama. Salah satu contoh penggabungan peraturan dasar sepakbola dan peraturan Sheffield adalah sepak pojok dan diperbolehkannya kiper menangkap bola di daerahnya.

Sumber : BBC, Illustrated Magazine

Komentar