Awal Kesuksesan Liverpool Bersama Bill Shankly

On This Day

by redaksi

Awal Kesuksesan Liverpool Bersama Bill Shankly

Nama Liverpool tidak bisa dilepaskan dari nama Bill Shankly. Meski kini ia sudah tidak ada, fans Liverpool tetap mengelu-elukan namanya. Bahkan, The Kopites membuatkan beberapa lagu untuknya. Di antaranya A Little Touch of Scotland, All Say Thanks, Billy Shankly Boys, Bill Shankly For Glenbuck, Bill Shankly’s Pride and Joy, dan Glenbuck Son.

Namun, adakah yang tahu kapan Bill Shankly datang ke Liverpool? Barangkali sebagian besar Kopites akan menjawab 14 Desember 1959. Hal tersebut memang benar. Namun, ternyata Liverpool menunjuk Shankly dua minggu sebelumnya, tepatnya pada 1 Desember 1959. Ia ditunjuk untuk menangani Liverpool yang duduk di divisi dua atau Football League Second Divison, yang tidak memiliki pelatih usai mundurnya Phil Taylor.

Karier sepakbola Shankly dikenal saat ia memperkuat Carlisle United pada musim 1932/1933. Sebelumnya, ia memperkuat tim junior Cronberry. Permainannya mampu memaksa salah satu anggota tim pencari bakat Carlisle, Peter Carruthers menyebutkan namanya untuk bermain di Carlisle yang baru masuk di Football League Third Division North.

Setelah semusim memperkuat Carlisle, Preston North End tertarik untuk mendatangkan Shankly. Ia hampir saja menolak karena gaji yang ditawarkan oleh Preston sangat rendah. Tapi, saudara laki-laki Shankly, Alec Shankly mengatakan bahwa bergabung dengan Preston yang berada di divisi dua adalah suatu jalan untuk menuju divisi satu. Pada 9 Desember 1933, Shankly memulai debutnya saat Preston North End melawan Hull City. Setelah itu bermain hingga musim 1948/1949, dengan mencatatkan caps sebanyak 297 pertandingan bersama Preston North End.

Shankly memulai karir kepelatihannya saat menukangi Carlisle United yang bermain di Third Divison North pada akhir musim 1948/1949. Di tangannya, Carlisle yang sempat berada di papan bawah mulai menanjak hingga mengakhiri musim di peringkat ke-15. Pada musim 1950/1951, ia memutuskan menerima tawaran Grimsby Town karena kecewa dengan petinggi klub. Semusim di Grimsby, ia membawa tim tersebut promosi. Ia pun sempat berpindah melatih beberapa tim sebelum melatih Liverpool pada musim 1959/1960.

Pada November 1959, ia memutuskan untuk menerima pinangan Liverpool yang berada di Second Division. Akhirnya, pada 1 Desember 1959 Bill Shankly diumumkan menjadi manajer Liverpool oleh Chairman Liverpool, Thomas Valentine Williams.

Bill Shankly membutuhkan tiga musim untuk membawa klub asal Merseyside tersebut kembali ke First Division tepatnya pada musim 1961/1962. Kesuksesannya tak lepas dari pembelian Ian St. Johnstone dan Ron Yeats serta kebiasaanya menyuruh pemain melakukan pendinginan seusai pertandingan. Musim 1963/1964, Shankly membawa Liverpool menjadi juara First Division ke enam kalinya sepanjang sejarah klub.

Kesuksesannya pada musim tersebut ibarat menjadi pembuka jalan menuju gelar-gelar berikutnya bagi Shankly dan Liverpool. Hingga ia pensiun pada tahun 1974, Shankly telah memberikan banyak gelar bagi Liverpool. Di antaranya adalah juara Football League First Division tiga kali, juara Football League Second Division sekali, FA Cup dua kali, FA Charity Shield tiga kali, dan yang paling fenomenal adalah juara UEFA Cup pada musim 1972/1973, dengan nama-nama seperti Kevin Keegan, Ray Clemence, John Toshack, dan Tommy Smith. Di final, mereka mengalahkan Borussia Monchengladbach.

Pada 12 Juli 1974, Shankly memutuskan untuk pensiun dari Liverpool. Usianya yang telah menginjak 60 tahun  membuatnya merasa tak sanggup lagi untuk terus beraktivitas di olahraga yang membesarkan namanya tersebut. Tongkat kepelatihannya diteruskan oleh Bob Paisley, yang juga asistennya saat melatih di Liverpool.

Komentar