Kiprah 99 Tahun Kesebelasan Tersukses di Meksiko, Club América

On This Day

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Kiprah 99 Tahun Kesebelasan Tersukses di Meksiko, Club América

Frase “Odiame Mas” atau dalam bahasa Inggris yang berarti  “Hate Me More” menjadi  salah satu slogan tak resmi dari salah satu kesebelasan paling tersukses se-jagat negara Meksiko yaitu Club America. Bagaimana tidak dibenci, kesebelasan ini merupakan wajah dari kesebelasan paling kaya di Meksiko. Sejak mereka diambil alih oleh pengusaha telekomunikasi yaitu Emilio Azcarraga Milmo, mereka dengan mudahnya mengontrak pemain dan manajer luar negeri untuk terus mendominasi liga Meksiko.

Kedigdayaan Club America yang bermarkas di stadion Azteca, Meksiko City, ini memang tiada banding. Hal ini sangat diwajarkan karena mereka kini mengkoleksi 12 titel liga dan enam titel Liga Champions Concacaf. Sedangkan pesaing terdekatnya yaitu Guadalajara, hanya memiliki 11 titel liga dan satu titel liga Champions Concacaf saja.

Meski Club America bernaung di ibukota negara Meksiko yaitu Meksiko City, bukan berarti mereka menjadi satu-satu kesebelasan yang menjadi idola publik ibukota. Mereka masih harus bersaing merebut hati para penduduk ibukota dengan Club Universidad Nacional dalam laga yang bertajuk Clasico Capitalino dan laga melawan Cruz Azul yang dinamankan Clasico Joven.

Namun, laga klasik terbesar yang dilakoni oleh Club America adalah laga El Super Clasico yang memepertemukan mereka dengan Chivas Guadalajara. Pertemuan mereka merupakan pertemuan dua kesebelasan tersukses di dunia persepakbolaan Meksiko.

Kesebelasan yang berjuluk Las Aguilas (Si Elang) akan merayakan 99 tahun kiprah berdirinya kesebelasan terhebat di Meksiko ini. Untuk seukuran kesebelasan sepakbola, perjalanan  99 tahun bukanlah perjalanan yang singkat dan instan untuk merah kesuksesan seperti saat ini.

Awal mulanya, kesebelasan ini diinisiasi oleh para mahasiswa kampus Colegio Mascarones dan Colegio Marista de la Pepertua. Mereka awalnya tidak mendirikan satu kesebelasan yang sama melainkan mencoba mendirikan kesebelasan masing-masing yang diberi nama kesebelasan Record dan kesebelasan Colon.

Baca juga kisah tentang sepakbola latin dengan judul; "Plata o Plomo: Paradoks Sepakbola Amerika Latin"

Merasa kekuatannya akan lebih baik jika di satukan, 12 Oktober 1916 atau 99 tahun yang lalu, kedua kesebelasan yang tersebut berinisiatif untuk membuat perkumpulan dengan tujuan membuat skuat yang lebih kuat lagi. Salah satu personil dari mereka yaitu Pedro Quintanilla mengusulkan nama America karena terinspirasi dari Hari Raya Colombus yang diperingati oleh kebanyakan masyarakat Meksiko saat itu.

Perlu diketahui juga, memang hari tersebut (12 Oktober) adalah hari dimana Christopher Colombus menginjakkan kaki di benua Amerika pada tahun 1492 silam. Hampir seluruh warga benua Amerika merayakan hari ini. Di negara Amerika Serikat, hari Colombus diberi nama Discovery Day. Sedangkan di kepulauan Bahamas, diberi nama Dia de la Raza dan untuk beberapa negara Amerika Latin (Selatan) lazim diberi nama Dia de las Americas.

Bukan hanya dari penamaan kesebelasan saja yang terinspirasi dari nama benua yang ditemukan oleh Christoper Colombus tersebut, para mahasiswa tersebut juga menggunakan siluet peta benua Amerika sebagai logo kesebelasan mereka dengan di bubuhi tulisan CA sebagai singkatan dari Club America.

Di usianya yang ke 99 ini, Club America tentu tak segan untuk membuat pendukung kesebelasan lainnya menjadi lebih benci lagi karena kedigdayaan dan kesuksesan mereka dalam beberapa tahun mendatang. Toh, meski para pembenci akan lebih banyak daripara penggemarnya, Club America tak harus khawatir kehilangan para pendukung setianya yang datng berduyun-duyun ke markas merka di stadion Azteca sebagai stadion terbesar di meksiko untuk menjadi pelecut semangat bertanding Club America demi melanjutkan untuk menaklukkan benua Amerika seperti nama yang disematkan oleh sang pendiri mereka  99 tahun yang lalu.

Sumber gambar: Latin Times

Komentar