On This Day 1968, Man United Dipermalukan Estudiantes

On This Day

by Ammar Mildandaru Pratama

Ammar Mildandaru Pratama

mildandaru@panditfootball.com

On This Day 1968, Man United Dipermalukan Estudiantes

Tanggal 16 Oktober 1968, Estudiantes mampu menjadi juara Piala Intercontinental setelah mengalahkan Manchester United di final.

Pada masa itu turnamen yang kini bernama Piala Dunia antar klub memang hanya mempertemukan jawara Copa Libertadores dengan juara Piala Champions Eropa. Estudiantes dan MU berhak untuk tampil setelah masing-masing memperoleh gelar musim sebelumnya.

Leg pertama berlangsung di Buenos Aires pada 25 September, tuan rumah Estudiantes mampu unggul tipis 1-0. Pertandingan berlangsung keras, tim tamu menjadi korban setelah gelandangnya Nobby Stiles menerima kartu merah dan striker Bobby Charlton dijahit kepalanya karena cedera.

Kesempatan untuk membalikan keadaan bagi United pada leg kedua. Disaksikan kurang lebih 63.500 pendukungnnya di Old Trafford, banyak pihak yang memprediksi Setan Merah akan dengan mudah menang dan mengejar ketertinggalan.

Tetapi pertandingan berjalan tak seperti yang dibilang banyak media, tetap keras dan sengit. Tidak ada tanda-tanda tuan rumah akan memenangi laga. Bahkan baru tujuh menit berjalan tim tamu justru mampu unggul lebih dahulu. Juan Ramon Veron mampu membuat seisi Theatre of Dream membisu. Apalagi salah satu penyerang andalannya Denis Law harus ditarik keluar pada menit 43 dan digantikan oleh Carlo Santori karena mengalami cedera.

Tertinggal agregat dua gol membuat United bermain keras dan tampil menyerang. Hal ini membuat para pemain Estudiante ikut terpancing emosinya. Dua menit menjelang bubaran dua kartu merah keluar dari saku wasit, George Best dari United dan Jose Medina dari Estudiante harus keluar dari lapangan.

Menjelang bubaran sebenarnya MU mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Willie Morgan. Namun karena kalah agregat, Manchester United harus merelakan trofi Intercontinental pergi. Estudiantes akhirnya berpesta di Old Trafford bersama kurang lebih 3000 fans mereka yang terbang langsung dari Argentina.



Komentar