Rekapitulasi Paruh Musim ISC 2016

Infografis

by lvan Hadyan

lvan Hadyan

Menyukai otak-atik susunan formasi sepakbola dan mengkhayalkan pergerakan keseluruhan pemain di dalamnya. Penggiat Fantasy Premier League dan statistik.

Rekapitulasi Paruh Musim ISC 2016

Seiring berakhirnya pertandingan Bhayangkara Surabaya United melawan Perseru Serui hari Senin malam lalu, Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 telah menunaikan separuh musim kompetisi. Madura United bertengger dengan kokoh sebagai pemuncak klasemen dengan mengemas 37 poin, selisih lima poin dari Arema Cronus dan Bhayangkara Surabaya United, masing-masing di peringkat kedua dan ketiga.

Jika dihitung, ada 153 pertandingan yang telah dijalani. Dilihat dari rasio kemenangan, tim tuan rumah sangat mendominasi dengan 54% kemenangan diraih. Puncak dominasi tersebut terjadi pada pekan ke-9, saat itu, seluruh pertandingan dimenangkan oleh tim tuan rumah. Sementara, tim tamu hanya memenangkan 19% dan 27% sisanya berakhir imbang.

Selama paruh musim, telah tercipta 377 gol atau berarti 2,46 gol per pertandingan. Madura United bersama Sriwijaya FC mencatatkan jumlah gol tertinggi, dengan jumlah 27 gol. Sementara, pada kategori tim yang kebobolan paling sedikit, Arema Cronus menjadi tim yang paling kuat, hanya membiarkan delapan gol yang bersarang di gawangnya.

Dari segi pemain, gelar top skor saat ini diraih oleh Luiz Carlos Junior dari Barito Putera, diikuti oleh Marcel Sacramento (Semen Padang) dan Pablo Rodriguez (Madura United). Persaingan top skor ini masih akan menjadi ketat dalam paruh musim kedua karena jarak gol mereka hanya terpaut satu saja.

Terakhir, melihat hukuman kartu yang terjadi selama paruh musim, tercatat ada 643 kartu yang telah dilayangkan oleh para pengadil, atau berarti 4,2 kartu per pertandingan.

Untuk melihat dalam satu bentuk utuh, sila disimak pada grafis berikut.

Komentar