Peta Pertarungan 6 Manajer Liga Inggris

Infografis

by lvan Hadyan

lvan Hadyan

Menyukai otak-atik susunan formasi sepakbola dan mengkhayalkan pergerakan keseluruhan pemain di dalamnya. Penggiat Fantasy Premier League dan statistik.

Peta Pertarungan 6 Manajer Liga Inggris

Liga Inggris musim 2016/2017 akan menjadi kompetisi yang lebih sulit diprediksi. Pernyataan ini bukannya tanpa alasan. Tentu masih membekas pada ingatan bagaimana Leicester City secara tidak diunggulkan menjadi juara musim pada lalu. Mereka mendobrak prediksi khalayak ramai, menambah bumbu bagi liga yang selama ini sudah dikenal sebagai liga yang kompetitif.

Memasuki musim ini, hal itu semakin diperkuat dengan terjadinya fenomena yang tidak biasa. Klub-klub unggulan berduyun-duyun mengganti manajer mereka pada musim yang sama. Nama-nama baru seperti Pep Guardiola (Manchester City) dan Antonio Conte (Chelsea), menyusul Jürgen Klopp (Liverpool) yang sudah datang pada pertengahan musim lalu. Mereka akan berhadapan dengan muka lama seperti José Mourinho (baru pindah musim ini ke Manchester United), Claudio Ranieri (Leicester), dan kuncen-nya Liga Inggris saat ini, Arsène Wenger (Arsenal).

Melihat rekam pertemuan keenam manajer tersebut, Mourinho menjadi manajer yang paling berpengalaman, karena sudah pernah berhadapan dengan kelima manajer lainnya dalam kompetisi resmi. Meskipun begitu, jumlah pertandingan yang dimainkan Mourinho (43 pertandingan) masih lebih sedikit dari Wenger (44). Conte menjadi manajer yang paling sedikit bertemu dengan manajer lainnya, sejauh ini hanya pernah menghadapi Mourinho dan Ranieri, dengan jumlah empat pertandingan saja.

Jika melihat aspek produktivitas dalam pertemuan antar manajer, Guardiola mengungguli manajer lainnya. Dari 32 pertandingan yang dijalani, klub yang diasuh Guardiola telah mencetak 62 gol, atau berarti 1,94 per pertandingan. Sedangkan manajer yang paling sedikit mencetak gol per pertandingan adalah Ranieri dengan 1,12 per pertandingan.

Jumlah trofi juga menjadi hal menarik untuk dibandingkan. Mourinho kembali unggul dari sisi jumlah dengan 22 trofi, diikuti Guardiola dengan selisih satu trofi. Conte dan Klopp menjadi manajer yang paling sedikit meraih trofi dengan masing-masing 5.

Untuk melihat lebih lengkap pertemuan masing-masing manajer dan trofi yang diraih, bisa merujuk pada infografis di bawah ini. Data pertemuan hanya menghitung kompetisi resmi, tidak termasuk pertandingan persahabatan.

Perlu juga diperhatikan bahwa di musim ini Liga Inggris masih ada manajer hebat lain yang siap bersaing. Mauricio Pochettino bersama Tottenham Hotspur jelas tak bisa diremehkan dengan pencapaiannya di tiga besar musim lalu. Lalu ada juga West Ham bersama Slaven Bilić yang kerap merepotkan kesebelasan papan atas lainnya. Namun sayang keduanya belum punya gelar juara ketika menjabat sebagai manajer.

Komentar