Trio MSN dan Kesebelasan-kesebelasan Lainnya

Infografis

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Trio MSN dan Kesebelasan-kesebelasan Lainnya

Cuneyt Cakir telah meniup peluitnya di Berlin tepat setelah gol dari Neymar ke gawang Gianluigi Buffon. Barcelona berhasil unggul dengan skor 3-1 atas Juventus dan kembali berhasil meraih gelar juara Liga Champions untuk yang kelima kalinya. Dengan berakhirnya pertandingan ini, maka seluruh pertandingan sepakbola Eropa musim 2014/2015 pun telah berakhir. Barcelona bisa dikatakan sebagai klub yang paling sukses pada musim ini dengan berhasil menjadi juara Liga Champions 2014/2015.

Kesuksesan Barca musim ini tak lepas dari kinerja Luis Enrique yang berhasil memodifikasi gaya bermain Barcelona yang lebih cepat dan lebih direct menuju trio penyerang mereka, Messi, Suarez, dan Neymar. Hasilnya pun sangat terlihat jelas, trio penyerang ini menjadi trio yang paling subur di Eropa.

Jumlah gol trio Barcelona ini tak main-main. Total 122 gol dari 175 gol (69,71%) yang Barcelona dicetak oleh ketiga pemain ini. Jika dibandingkan dengan jumlah gol yang dicetak oleh klub-klub Eropa lain dalam satu musim, jumlah gol yang dicetak oleh trio Barcelona hanya kalah dari gol yang dicetak oleh Real Madrid dan Bayern Munich. Pada musim ini, Real Madrid mencetak 161 gol dan Bayern Munich mencetak 123 gol.

Memang, pada akhirnya statistik hanya akan menjadi pemanis di sepakbola modern, bahkan statistik tak memulu menjadi acuan penampilan pemain di atas lapangan hijau. Tapi, setidaknya, statistik trio MSN ini menjadi sejarah tersendiri bagi persepakbolaan Spanyol dan berbanding lurus dengan pencapaian mereka musim ini.

Berikut kami mencoba menggambarkan penjelasan singkat mengenai pembahasan di atas dalam sajian infografis di bawah ini:

MSN dan kleublainnya copy



Komentar