Menerka Skema Rotasi Pep Guardiola

Fantasy Premier League

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Pemimpin Redaksi | Pesepakbola Tarkam | Juru Taktik
ardynshufi@gmail.com

Menerka Skema Rotasi Pep Guardiola

Pep Guardiola merupakan pelatih genius. Saking geniusnya, banyak dari kita yang tak bisa memprediksi apa yang ada di otaknya. Paling sederhana, soal susunan pemain. Rotasi pemain sering ia lakukan belakangan ini, dan ini membuat para manajer Fantasy Premier League cukup pusing dibuatnya.

Sejauh ini, sudah 16 pertandingan dijalani Manchester City di segala ajang. Dari jumlah pertandingan tersebut, 15 laga berakhir dengan kemenangan City, satu sisanya hanya berakhir imbang (1-1 menghadapi Everton). Kemenangan seolah menjadi jaminan bagi kesebelasan yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut.

Atas dasar hal tersebut memasang pemain Manchester City di FPL menjadi sebuah jaminan poin. Akan tetapi, rotasi yang dilakukan Pep seringkali membuat harapan para manajer FPL mendulang poin pupus. Sergio Aguero, Gabriel Jesus, Raheem Sterling dan Leroy Sane membuat pusing para manajer FPL, ditakutkan tidak dimainkan. Karena tak sedikit yang sudah menjadi "korban" ketika mengaptenkan salah satu di antara mereka, nyatanya pemain tersebut tidak bermain atau hanya jadi pemain pengganti. Untuk itu, kami coba menerka pola rotasi yang biasanya dilakukan Pep.

Sane sudah jadi andalan Pep

Pertama-tama, kita harus melihat siapa saja yang menjadi jaminan berada di susunan pemain utama. Dari penelusuran kami, Ederson Moraes, John Stones, Nicolas Otamendi, Kyle Walker, Fernandinho, David Silva, dan Kevin De Bruyne menjadi pemain yang jarang dirotasi bahkan selalu bermain di Liga Primer maupun di Liga Champions. Ketujuh pemain ini mencatatkan lebih dari 760 menit bermain di Liga Primer.

Selain ketujuh pemain di atas, hingga pekan ke-10 Liga Primer, sisanya memiliki menit bermain di bawah 600 menit. Dan empat pemain dengan menit terbanyak setelah tujuh pemain di atas adalah Sane, Jesus, Sterling dan Aguero; empat pemain yang memang langganan rotasi Pep.

Dari keempat pemain tersebut, Sane memiliki menit bermain terbanyak dengan 588 menit. Disusul oleh Jesus (577), Aguero (543) dan Sterling (507). Angka-angka ini yang benar-benar harus dicermati dalam menerka skema rotasi Pep.

Sane cukup wajar memiliki menit bermain terbanyak dibanding Jesus, Aguero, dan Sterling. Pemain asal Jerman ini selalu bermain di 10 laga Manchester City di Liga Primer dan empat laga di Liga Champions. Meski begitu, dari 14 kali bermain, lima di antaranya turun sebagai pemain pengganti.

Rasanya dari fakta tersebut bisa disimpulkan bahwa Sane cukup penting untuk sistem permainan City musim ini. Karena selain Sane, pemain yang selalu diturunkan Pep adalah Ederson, Stones, Otamendi, Fernandinho, Silva dan De Bruyne. Walker sekali absen karena sempat mendapatkan kartu merah.

Perlu diketahui juga, Sane turun dari bangku cadangan hanya pada enam pertandingan pertama saja (kecuali menghadapi Everton di pertandingan kedua). Setelah mencetak dua asis dan satu gol di laga melawan Crystal Palace (tiga hari sebelumnya mencetak dua gol di Piala Liga melawan WBA), pemain berusia 21 tahun ini terus nampang di susunan pemain utama City.

Ini artinya, Sane sudah tujuh kali berturut-turut diturunkan sejak menit pertama. Ia pun hampir selalu bermain 90 menit, hanya sekali diganti (pada menit ke-84 saat menghadapi Chelsea). Kini torehannya di Liga Primer adalah enam gol dan lima asis, paling berkontribusi saat ini. Indikasi kuat Sane sudah menjadi pemain utama City adalah ia tidak diturunkan saat City menghadapi Wolves di Piala Liga beberapa waktu lalu.

Jika posisi Sane terbilang aman, lalu bagaimana nasib Jesus, Aguero dan Sterling?

Bersambung ke halaman berikutnya

Komentar