Kiper dan Bek Unggulan FPL PanditFootball: Gameweek 10

Fantasy Premier League

by Mayda Ersa Pratama

Mayda Ersa Pratama

Happiness is when what you think, what you say and what you do are in harmony!

Kiper dan Bek Unggulan FPL PanditFootball: Gameweek 10

Pada gameweek 10 ini, kami mencurigai bahwa kemungkinan jarang ada kesebelasan yang berhasil mencatatkan nirbobol karena jadwal yang begitu menggemaskan untuk diterka-terka. Dengan beberapa pertimbangan, Pilihan kiper yang mungkin bisa mencatatkan nirbobol pada GW10 akan diisi oleh Nick Pope (Burnley, £4.5) yang akan menghadapi Newcastle United di Turf Moor. Meski mengalami kekalahan 3-0 atas Man City pada pekan kesembilan lalu, Pope sebenarnya tampil cemerlang dengan melakukan aksi tujuh kali penyelamatan. Sayang penampilannya tersebut tidak didukung dengan penampilan apik para pemain bertahan Burnley yang biasanya main bagus ketika bermain di tandang lawan (FYI: kekalahan dari Man City ini merupakan kekalahan pertama Burnley ketika bermain di kandang lawan. Ya, kandang lawan). Dalam tiga pertandingan terakhir, kiper berusia 25 tahun ini mencatatkan rata-rata 5.3 penyelamatan per pertandingan, yang artinya ia selalu sibuk untuk berusaha mengamankan gawang Burnley dari kebobolan. Bermain melawan Newcastle yang mana sama baiknya dengan Burnley dalam bermain bertahan, pertandingan mungkin akan berjalan dengan ketat. Peluang nirbobol akan sangat mungkin terjadi bagi kedua kesebelasan ini.

César Azpilicueta (Chelsea, £6.6) berhasil menjawab kepercayaan kami dengan kembali tampil bagus pada GW9 lalu. Meski gagal mencetak nirbobol ketika melawan Watford, pemain asal Spanyol ini berhasil mencetak satu gol kemenangan Chelsea di menit akhir pertandingan. Memang, dalam tiga pertandingan terakhir The Blues selalu kebobolan. Berbeda dengan musim 2016/2017 di mana Chelsea tercatat sebagai salah satu kesebelasan dengan pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan 33 gol (nomor dua di bawah Spurs yang hanya kebobolan 26 gol). Meski begitu, aset poin Azpilicueta bukanlah hanya dari nirbobol, kemampuan mengirim umpan dan bisa mencetak gol adalah poin pertimbangan kami. Selain itu, selalu bermain penuh sampai pekan ke sembilan menjadi bukti bahwa Azpi adalah salah satu pemain andalan Conte. Bahkan ketika Alonso tidak bermain optimal dan ditarik sebelum pertandingan selesai, terlihat Azpi digeser untuk menempati posisi Alonso. Berkunjung ke markas Bournemouth, anak asuhan Antonio Conte pasti akan berusaha menjaga momentum kemenangannya. Namun, Chelsea patut waspada melihat Bournemouth yang sedang bangkit setelah berhasil menang di kandang Stoke dengan skor 2-1.

Nicolas Otamendi (Manchester City, £5.7) kembali kami rekomendasikan sebagai pilihan pada GW10 ini. Pemain asal Argentina ini tiga kali berturut-turut masuk dalam rekomendasi kami. Pada GW9 lalu, Otamendi berhasil membawa Man City mencetak nirbobol dan menyumbang satu gol kemenangan atas Burnley. Pada GW10 ini, Otamendi dkk akan melawan West Brom di The Hawthorns. Kondisi The Baggies yang masih kesulitan untuk meraih kemenangan (bahkan jika bermain di kandang) bisa menjadi keuntungan bagi Man City yang masih dalam penampilan terbaiknya. Terakhir kali, anak asuhan Tony Pulis berhasil menang melawan Burnley, itupun di pekan kedua. Berarti, tujuh pekan sudah West Brom tidak merasakan kemenangan. Sialnya, Tony Pulis harus kehilangan salah satu pemain andalan di lini belakang yaitu Craig Dawson yang mengalami cedera lutut (prediksi kembali bulan Desember). Padahal, dalam sembilan pekan ini Dawson selalu bermain penuh di pertandingan liga. Dengan hilangnya Dawson, bisa jadi keuntungan bagi Otamendi dkk namun di satu sisi bukan tidak mungkin lini pertahanan West Brom malah bermain semakin defensif untuk menutup lubang yang ditinggalkan Dawson. Jika memang pertandingan akan berjalan demikian, Otamendi akan mempunyai peluang kembali untuk mencetak gol dari situasi bola mati saat terjadi deadlock.

Sead Kolasinac (Arsenal, £6.0) merupakan alternatif pilihan selanjutnya. Bermain melawan Swansea di Emirates Stadium akan menjadikan laga ini sebagai laga antar kesebelasan yang jago bermain di kandang dan yang satunya jago ketika bermain tandang. Tercatat, Swansea hanya kebobolan satu gol ketika bermain di kandang lawan (vs West Ham, gol terjadi di menit akhir). Namun yang perlu diperhatikan, Swansea kerap mengalami kebobolan dari sisi kanan. Sisi tersebut merupakan sisi yang ditempati Kolasinac ketika membantu penyerangan Arsenal. Ditambah area permainan Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, dua pemain The Gunners yang sedang on fire, adalah di sisi kanan pertahanan lawan juga (sisi kiri penyerangan Arsenal), maka ada peluang lebih besar bagi Kolasinac untuk berkontribusi.

***

Masih ada juga kesempatan untuk memenangkan hadiah dengan mengikuti Liga FPL PanditFootball.com klik di sini

Salam panah hijau dan semoga mendapatkan poin di atas rata-rata.

Harga pemain, angka kepemilikan, dan status pemain akurat per 27 Oktober 2017.

Komentar