Willian dan Conte Tak Harmonis

Cerita

by Agung Putranto Wibowo

Agung Putranto Wibowo

a freelance journo. full-time researcher. bachelor of law

Willian dan Conte Tak Harmonis

Willian merayakan kesuksesan Chelsea menjuarai Piala FA musim ini dengan membuat insta story. Sebuah foto selebrasi seluruh pemain dan staf Chelsea di tengah lapangan stadion Wembley diunggah dengan dihiasi emoji berbentuk trofi. Namun ada tiga emoji yang sengaja disusun pada potret Antonio Conte, sehingga membuat seluruh badan pelatih Chelsea itu tidak terlihat.

Willian merupakan pilihan utama Chelsea di era Jose Mourinho. Ketika Chelsea mengakhiri liga di peringkat kesepuluh, Willian tampil cemerlang di antara pemain lain yang meredup. Tidak heran pendukung Chelsea memberikan anugerah pemain terbaik kepada pemain kribo asal Brasil itu.

Nasib adalah kesunyian masing-masing, begitu pula dengan nasib Willian. Setelah kalah berturut-turut dari Liverpool dan Arsenal, Conte merombak formasi jadi 3-4-3 yang kemudian mengantarkan Chelsea ke tangga juara Liga Inggris musim 2016/17. Sial bagi Willian, dalam formasi itu namanya tergusur.

Conte memang dikenal sebagai pelatih tanpa kompromi. Saat menukangi timnas Italia, Conte berani menggusur Mario Balotelli yang merupakan penyerang utama Italia pada Euro 2012.

Kepergian Diego Costa ke Atletico Madrid diduga karena penyerang kelahiran Brasil itu kerap berbeda pendapat dengan Conte. Pada Maret 2018, ketika Chelsea bertandang ke Barcelona dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Costa mengunggah insta story berupa foto starting line-up Chelsea pada pertandingan itu. Sekilas tampak biasa saja. Tapi jika dilihat lebih teliti, nama Antonio Conte ditutupi oleh Costa.

Costa dan Willian “menyembunyikan” sosok Conte melalui insta story masing-masing. Bedanya, Costa melakukan hal itu ketika dirinya sudah resmi meninggalkan Chelsea. Willian belum. Apa yang telah Willian lakukan sontak menimbulkan kegaduhan.

Pendukung Chelsea ramai-ramai menghujat Willian di media sosial. Mereka beranggapan apa yang dilakukan Willian lewat insta story-nya berlebihan dan tidak punya rasa hormat. Kegaduhan juga pada akhirnya merambat ke rumor transfer musim depan. Beberapa fans Chelsea rela apabila musim depan Willian sudah tidak berkostum Chelsea.

Willian adalah anak emas Mourinho. Saat masih menjabat manajer Chelsea, Mourinho memercayakan pos sayap kanan kepada Willian. Di musim pertama Mourinho menjadi manajer Manchester United, nama Willian pun sempat masuk radar pembelian. Rumor itu kembali mencuat seiring memburuknya hubungan Willian dan Conte.

Gelagat ketidakharmonisan keduanya sudah terlihat sejak semifinal Piala FA yang mempertemukan Chelsea melawan Southampton. Willian tampil sebagai starter sampai kemudian Conte menarik pemain bernomor punggung 22 di menit ke-63. Alih-alih duduk di bangku pemain cadangan, Willian malah langsung berjalan menuju lorong stadion Wembley.

Sebelum sepak mula final Piala FA, Willian yang baru saja turun dari bus sempat diwawancarai ESPN cabang Brasil. Jurnalis bertanya tentang hubungan antara dirinya dengan Conte yang direspons Willian, seperti yang dikutip Evening Standard, dengan: “oh boy, apakah kamu benar-benar ingin saya bercerita? Mari simpan pertanyaan itu di sesi wawancara berikutnya.”

Willian adalah pemain yang selalu tampil maksimal sejak didatangkan dari Anzhi Makhachkala pada 2013 silam, bahkan saat Chelsea mengalami musim terburuk sekali pun. Willian sudah mencetak 14 gol sepanjang musim ini di segala kompetisi. Hal itu membuat dirinya terpilih menjadi pemain terbaik Chelsea versi rekan-rekan setimnya. Namun gara-gara insta story itu, nasib Willian di Chelsea jadi tak menentu.

Komentar