Berlanjut, Berakhir, dan Berulang di Goodison Park

Cerita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Menulis dan menyunting di Pandit Football. Menulis untuk Tirto jika cuaca sedang bersahabat. Menulis kalimat pendek, membaca artikel panjang.

Berlanjut, Berakhir, dan Berulang di Goodison Park

Dalam pratinjau pertandingan yang dimuat di situs resminya, Everton menandai Jesse Lingard sebagai pemain yang harus diwaspadai. Semalam (02/01), Lingard menjadi penentu kemenangan Manchester United dengan gol yang ia cetak pada menit ke-81.

United menang dua gol tanpa balas di Goodison Park. Gol pembuka dicetak oleh Anthony Martial, di menit ke-57.

Jadwal Everton padat (sebenarnya semua kesebelasan Liga Primer juga begitu). Dua hari sebelum menjamu United, The Toffees bertandang ke Bournemouth. Sam Allardyce, manajer Everton, menerapkan kebijakan rotasi. Tujuh pemain yang tidak memulai pertandingan dan/atau tidak bermain sama sekali pada laga terakhir 2017 masuk ke starting line-up untuk pertandingan pertama 2018: Wayne Rooney, Oumar Niasse, Yannick Bolasie, Nikola Vlasic, Mason Holgate, Ashley Williams, dan Tom Davies.

Tidak sekali pun kaki-kaki segar ketujuh pemain tersebut mengancam gawang United. Tidak satu pun pemain Everton melepas tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan -- lima tembakan diblok, dua lainnya melenceng dari gawang. Tak bisa begini terus, kata Allardyce.

“Kami perlu memperkuat barisan depan -- saya rasa kita semua tahu itu,” ujar Allardyce dalam jumpa pers pasca pertandingan. “Kami berusaha melakukan pekerjaan paling sulit untuk mendapat pemain baru di posisi itu. Kami tidak berhasil sebelum musim ini dimulai dan kami mungkin tidak berhasil Januari ini, tapi kami berusaha.”

Dengan kekalahan dari United, dua kali sudah Everton kalah dalam dua laga terbarunya. Rangkaian buruk berlanjut, mengingat sebelum Bournemouth dua kali Everton bermain imbang.

“Hingga kami mendapat penyerang baru, kami harus mempertahankan ketangguhan pertahanan kami dan saya sangat kecewa bagaimana kami kebobolan dua gol, dengan memberi mereka peluang mencetak gol saat kami tak benar-benar perlu bermurah hati. Kedua gol tercipta karena kesalahan kami, sungguh, alih-alih permainan baik Manchester United.”

Kesalahan Everton atau kecakapan United, sama saja. Sementara rangkaian buruk Everton berlanjut, rangkaian kurang positif United berakhir. Dari tiga pertandingan sebelum Everton, United hanya mampu mengumpulkan tiga poin.

“Anak-anak pantas menang,” ujar Jose Mourinho, manajer United, dalam jumpa pers pasca pertandingan. “Saya selalu katakan bahwa hasil-hasil imbang kami bukan karena kami bermain buruk. Dalam hasil-hasil imbang kami, kami menghadapi situasi yang membuat kami kesulitan dan melakukan kesalahan, terutama dalam pertandingan melawan Leicester dan Burnley. Namun para pemain tampil top dan kami bermain sangat baik. Tidak seperti penampilan anak-anak kelelahan atau jadwal terburuk yang mungkin kami terima. Tampak seperti penampilan yang segar.”

Paling segar di antara para pemain yang tampak segar, tentu saja, adalah Paul Pogba. Kedua gol United berasal dari asis-asisnya.

“Saya bermain sedikit lebih maju di babak kedua dan kami tampil dengan baik,” ujar Pogba sebagaimana dikutip dari situs resmi United. “Kedua gol kami adalah gol cantik, penampilan tim luar biasa, dan kami bisa saja menciptakan lebih banyak peluang. Jika tidak menembak, tak akan bisa mencetak gol. Kami United -- imbang adalah masalah, kami harus menang.”

Pergerakannya, umpan-umpannya, membuat Pogba tampil menjadi sosok paling dominan di lapangan. Pogba pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik di pertandingan ini -- pemain yang, lewat penampilannya, memastikan cerita sama berulang.

Everton kalah dari United (0-4) pada pertemuan pertama antara kedua tim musim ini, di Old Trafford, pada pekan kelima Premier League 2017/18. Wasit utama hari itu adalah wasit utama hari ini: Andre Marriner. Tiga kali sudah Marriner memimpin pertandingan Everton musim ini; Everton selalu kalah. Juga tiga kali sudah Marriner memimpin pertandingan United musim ini; United selalu menang.

United naik ke peringkat kedua klasemen sementara, tetap 12 poin di belakang Manchester City di peringkat pertama. Everton tertahan di peringkat kesembilan.

Pertandingan Premier League terdekat untuk United adalah kandang melawan Stoke City pada 16 Januari (dini hari WIB), namun di luar liga mereka masih harus bertindak sebagai tuan rumah untuk Derby County pada 6 Januari. Apa pun hasil pertandingan ini, laga di ajang FA Cup putaran ketiga tersebut menandai akhir rangkaian jadwal padat United.

Everton, sementara itu, dijadwalkan bertandang ke Liverpool pada 6 Januari untuk menjalani pertandingan putaran ketiga FA Cup. Pada 14 Januari, mereka bertandang ke Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League musim 2017/18.

Komentar