Tentang Perayaan Gol Mengangkat Jersey Itu

Cerita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Tentang Perayaan Gol Mengangkat Jersey Itu

Perayaan gol itu kembali muncul. Pada Senin (16/10/2017) dini hari di San Siro, usai mencetak gol ketiga Mauro Icardi melepaskan jersey yang ia kenakan dan memperlihatkannya kepada suporter La Beneamata yang memadati San Siro. Sebuah perayaan gol ikonik yang memang sedang menjadi tren di antara para pesepakbola lain.

Pertandingan antara Internazionale Milan melawan AC Milan dalam laga bertajuk derby Della Madonina ini berlangsung cukup seru. Saling kejar mengejar angka menghiasi jalannya pertandingan, sebelum akhirnya Mauro Icardi menutup pertandingan tersebut bagi kemenangan Inter dengan gol yang ia cetak pada menit ke-90 lewat titik putih.

Inter memenangkan pertandingan tersebut, dan Icardi mengikuti jejak para penyerang Inter lain, semisal Christian Vieri, Samuel Eto`o, dan Zlatan Ibrahimovic yang berhasil mencetak lebih dari delapan gol (Icardi sudah menorehkan sembilan gol) dari delapan laga yang sudah dijalani di Serie A. Namun fokus kepada Icardi bukan hanya sampai situ saja.

Setelah mencetak gol ketiga, Icardi melakukan perayaan gol yang cukup ikonik. Sembari menghampiri suporter, ia melepaskan jersey yang ia kenakan dan menunjukkan nomor punggung serta namanya yang tertera di jersey tersebut. Selain karena penampilannya yang cukup mengesankan dalam laga tersebut (ia menyumbang hattrick), apa yang ia lakukan ini membuatnya mendapatkan standing ovation dari para pendukung Inter yang memadati San Siro.

Tapi apakah hanya Icardi saja yang pernah merayakan gol dengan cara seperti ini?

Sempat diperkenalkan oleh Ronaldinho, lalu diingatkan oleh Messi

Ronaldinho Gauco adalah pemain pertama, dilansir dari Marca, yang pernah melakukan perayaan gol dengan cara membuka jersey dan menunjukkannya kepada suporter di tribun. Ia pertama kali melakukannya ketika membela PSG pada 2002 silam, dalam sebuah laga Ligue 1 menghadapi Marseille.

Setelah pindah ke Barcelona pada 2003 silam, ia tak lupa akan perayaan gol membuka jersey yang pernah ia lakukan di PSG. Dalam laga fase grup Liga Champions musim 2004/2005 menghadapi AC Milan di Nou Camp, setelah mencetak gol kemenangan bagi Blaugrana, Ronaldinho kembali melakukan perayaan gol dengan cara melepas jersey yang ia kenakan.

Seolah ingin mengingat kembali, Lionel Messi melakukan hal serupa ketika ia mencetak gol ke gawang Real Madrid dalam ajang EL Clasico pada 23 April 2017 silam. Bukan hanya tampil mengesankan dengan membawa Barcelona meraih kemenangan 2-3 di Santiago Bernabeu, Messi melakukan hal yang mungkin sedikit bikin kesal pada pendukung Madrid.

Usai mencetak gol kemenangan, ia berlari ke salah satu sudut lapangan. Kemudian ia segera melepas jersey yang ia kenakan, sembari mengangkat jersey tersebut dan menunjukkannya ke arah para pendukung Madrid. Sontak reaksi beragam pun bermunculan, dan keberanian Messi ini patut diacungi jempol karena ia melakukannya di kandang lawan (sebagai catatan, Ronaldinho dua kali melakukannya di kandang sendiri).

Bukan hanya milik Messi dan Ronaldinho saja

Perayaan gol dengan cara melepas jersey, kemudian mengangkatnya dan menunjukkannya ke arah penonton ternyata bukan hanya milik Messi dan Ronaldinho saja. Dua pemain Real Madrid, yakni Marcelo dan Cristiano Ronaldo juga pernah melakukan hal serupa.

Dalam laga final Liga Champions musim 2013/2014, Marcelo berhasil menyumbang salah satu gol kemenangan Real Madrid atas Atletico Madrid. Selain menjadi gol yang membunuh semangat para pemain Atletico, apa yang dilakukan Marcelo setelah mencetak gol pun cukup ikonik. Sama seperti Messi dan Ronaldinho, ia berlari ke arah para suporter, melepas jersey, kemudian mengangkat jersey yang ia kenakan.

Antara terinspirasi atau memang ia diberitahu sebelumnya oleh Marcelo, Cristiano Ronaldo melakukan hal serupa kala bertanding melawan Barcelona di Nou Camp. Dalam laga Piala Super Spanyol, usai mencetak gol ia mengangkat jersey yang ia kenakan setelah sebelumnya melepas jersey sembari menunjukkan otot kekarnya.

Tapi di video di bawah ini, tampak bahwa Ronaldo melakukannya setelah mendapatkan saran dari Marcelo. Marcelo, yang memungut jersey Ronaldo dari lapangan, memberikannya kembali kepada Ronaldo sembari menyarankan untuk mengangkatnya, seperti yang pernah ia lakukan dulu.

Hasilnya? Ronaldo mengikuti jejak Marcelo dan mengangkat jersey nya, menunjukkannya kepada para suporter Barca di Nou Camp. Keberanian yang tak kalah besarnya dengan Lionel Messi.

***

Perayaan gol dengan cara melepas dan mengangkat jersey ke atas ini memang terbilang cukup ikonik. Jika ditelisik lebih dalam, cukup banyak makna yang bisa diambil dari merayakan gol dengan cara seperti ini, selain untuk menunjukkan sebuah supremasi dan kebanggan terhadap jersey yang dikenakan dan klub yang dibela.

Lebih jauh, dengan cara melepas, mengangkat, dan menunjukkan jersey yang dikenakan kepada para suporter, hal tersebut menekankan sebuah eksistensi, sebuah ke-ada-an. Dengan perayaan gol tersebut, para pemain seolah ingin mengungkapkan bahwa "Saya ada, maka saya mencetak gol dan saya mengangkat jersey ini ke hadapan wajah Anda sekalian."

Komentar