Denis Suarez Masih Terikat dengan Manchester City

Cerita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng !

Denis Suarez Masih Terikat dengan Manchester City

Pada Juli 2015, Villarreal merekrut Denis Suarez dari Barcelona setelah dipinjamkan ke Sevilla. Lantas ia diikat Villarreal berdurasi empat tahun. Suarez mencetak lima gol dan membuat 13 asis dari 48 pertandingan selama musim perdananya bersama Villarreal.

Namun pemain berposisi gelandang itu tidak menyelesaikan tiga musim sisanya di Villarreal. Justru Barcelona yang mengikatnya empat tahun setelah memulangkannya atas klausul pembelian kembali pada bursa transfer musim panas 2016. Perebutan Barcelona dengan klub lain mengenai Suarez sudah terjadi sejak sang pemain masih berada di akademi Celta Vigo.

Pada saat itu Barcelona kalah saing dengan Manchester City yang berhasil merekrutnya. City mengiming-imingi Suarez bisa tampil di skuat senior pada Liga Primer Inggris walau menjalani karier di akademi. Buktinya, ia diturunkan Roberto Mancini yang merupakan manajer City pada waktu itu selama pra-musim 2011/2012.

Tapi nasin Suarez justru berubah ketika Liga Primer Inggris 2011/2012 dimulai. Mancini dan City dianggap mengingkari janji karena nyatanya Suarez tidak pernah dimainkan selama tiga musim. "Saya tidak bisa memahaminya karena sebelumnya Mancini mengatakan bahwa ia akan memainkan saya. Tapi saya justru berada di tim kedua (reserves)," imbuh Suarez seperti dikutip dari Daily Mail.

Merasa diingkari, ia mencurahkan hatinya kepada David Fernandez dan Brian Marwood. Mereka berdua adalah pemantau bakat City yang bertugas di Spanyol. Kepada Fernandez dan Marwood pulalah Suarez mengungkapkan keinginan meninggalkan City.

"Jauh lebih mudah bagi pemain Spanyol untuk berkembang di tim B di divisi dua Spanyol. Liga Primer Inggris remaja tidak kompetitif. Klub akan meminjamkan Anda, tapi kemudian Anda akan merasakan persaingan yang ekstrem antara satu sama lain," ungkap Suarez lebih lanjut.

Keluhannya itu berhasil direalisasikan setelah menerima tawaran Barcelona walau ia harus bermain di skuat B yang mengarungi divisi dua La Liga Spanyol. Satu musim di sana membuat Sevilla tertarik meminjamnya pada musim 2015/2015. Selama itu juga Suarez mendapatkan pengalaman bermain di Liga Eropa. Setelah kembali ke Barcelona, ia dijual ke Villarreal dengan klausul pembelian kembali.

Saat kepindahannya itu, ada beberapa hal yang diingat dari Suarez. Pemain kelahiran 6 Januari 1994 itu sudah tidak kurus lagi. Leher, bahu dan tangannya terlihat lebih berotot sehingga menunjukkan perkembangaa fisiknya. Soal gaya bermain, Suarez mengaku sangat terinspirasi Andres Iniesta. Ia sering menonton latihan maupun pertandingan Iniesta selama berada di Barcelona.

Pada akhirnya memang posisi Iniesta-lah yang sering dilakoni oleh Suarez sejak ia kembali ke Barcelona pada bursa transfer musim panas 2016. "Saya banyak memperhatikannya di setiap latihannya. Saya melihat dan mempelajarinya. Dia seperti melayang di atas lapangan ketika sedang bermain," puji Suarez tentang seniornya di Barcelona itu.

Klausul yang Harus Dibayar Barcelona Kepada Manchester City

Setelah kembali ke Barcelona, awalnya Suarez tampil cukup sering pada awal musim La Liga 2016/2017. Kemudian ia mulai terpinggirkan setelah pertengahan musim. Alhasil, Suarez cuma dimainkan 12 kali dari menit awal dari total 26 penampilannya di La Liga musim lalu. Situasinya itu membuat kesebelasan lain seperti AS Roma dan Napoli sempat menawarnya pada bursa transfer musim panas lalu.

Tapi Suarez memilih untuk bertahan bersama Barcelona dan siap berjuang mati-matian untuk tampil secara reguler. Ia cukup berharap banyak kepada pergantian pelatih Barcelona dari Luis Enrique ke Ernesto Valverde. "Saya kira dia adalah manajer yang bijaksana. Dia selalu memberikan kesempatan kepada pemain muda, kepada mereka yang bekerja keras," kata Suarez seperti dikutip dari ESPN FC.

Sejauh ini memang Suarez selalu masuk menjadi pemain pengganti dari tiga pertandingan di awal La Liga 2017/2018. Tapi ia baru membuktikan kapasitasnya dengan mencetak gol penyama kedudukan ketika menghadapi Getafe di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Sabtu (16/9). Namun rupanya, penampilan pemain 23 tahun itu mewajibkan Barcelona membayar 800 ribu euro kepada City.

Rupanya Suarez tidak bisa pergi dengan semudah itu ketika dibeli Barcelona dengan harga 3,2 juta euro pada musim panas 2013 lalu itu. Perpindahan Suarez memiliki klausul cicilan untuk Barcelona, yaitu mewajibkan membayar 800 ribu euro untuk setiap 10 penampilan Suarez bersama kesebelasan barunya. Klausul itu berlaku sampai ia menjalani pertandingan ke-100 bersama kesebelasan berjuluk Blaugrana tersebut.

Pertandingan melawan Getafe saat itu merupakan jatuh tempo Barcelona harus membayar 800 ribu selanjutnya kepada City karena merupakan pertandingan ke-40 bagi Suarez. Alhasil, sejauh ini Barcelona telah membayar 6,4 juta euro untuk Suarez atas penampilan yang ke-40. Pembayaran Suarez akan terus berlangsung sampai pertandingan yang ke-100 dan diperkirakan bisa mencapai angka 11,2 juta euro.

Tapi yang justru wajib diwaspadai Barcelona adalah jika ada ketertarikan manajer City, Josep "Pep" Guardiola, kepada Suarez. Apalagi Suarez pernah mengungkapkan ada kemungkinan kembali membela mantan kesebelasannya tersebut. "Bukan berarti saya tidak mencintai City karena mereka mengambil saya dalam kesempatan penting di dalam karier saya," ungkapnya.

Suarez tidak diragukan lagi jika seandainya berada di dalam rencana Guardiola. Ia memiliki akurasi operan yang baik bersama Barcelona. Suarez merupakan pemain ke empat terbanyak melakukan umpan sukses di antara pemain seusianya pada musim lalu. Tapi sulit bagi Suarez untuk bermain reguler di City mengingat kesebelasan tersebut memiliki gelandang kreatif seperti David Silva dan Kevin de Bruyne.

Sumber lain: Bleacher Reports, Mirror, Squawka,

Komentar