Quincy Kammeraad dan Filipe Oliveira, Dua Sosok dengan Reaksi Berbeda

Cerita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Quincy Kammeraad dan Filipe Oliveira, Dua Sosok dengan Reaksi Berbeda

Apa yang kau tanam, itulah yang akan kau tuai. Pepatah ini tampaknya cocok ditujukan kepada dua pemain yang sama-sama pernah menghadapi Indonesia, dalam dua kelompok usia yang berbeda. Mereka adalah Quincy Kammeraad dan Filipe Oliveira.

Quincy Kammeraad adalah penjaga gawang timnas U19 Filipina yang ikut ambil bagian dalam ajang Piala AFF U18. Ia juga menjadi saksi ketika timnasnya dibantai oleh timnas U19 Indonesia dengan skor 9-0 di Thuwunna Stadium, Myanmar. Di sisi lain, Filipe Oliveira adalah bagian dari timnas U22 Timor Leste yang juga pernah menghadapi timnas U22 Indonesia dalam ajang SEA Games 2017 silam. Kedua pemain ini, berkat aksinya di lapangan ketika menghadapi Indonesia, menghadirkan dua respons yang berbeda dari para netizen Indonesia.

Berikut adalah respons dari netizen Indonesia atas dua pemain, yang dalam pertandingan melawan Indonesia menunjukkan dua aksi yang sangat berbeda.

Tangisan Quincy, dukungan netizen Indonesia

Nama Quincy Kammeraad, penjaga gawang timnas U19 Filipina, awalnya tidak terlalu dikenal oleh netizen Indonesia. Namun setelah laga Piala AFF U18 yang mempertemukan timnas U19 Indonesia melawan timnas U19 Filipina, Quincy menjadi buah bibir di Indonesia.

Laga antara Indonesia melawan Filipina dalam ajang tersebut dimenangkan oleh Indonesia dengan skor telak 9-0. Kemenangan ini membuat langkah Indonesia menuju ke babak selanjutnya mulai terbuka (meski harus menang terlebih dahulu melawan Vietnam). Tapi bukan kemenangan besar "Garuda Nusantara" saja yang menjadi pusat perhatian. Ekspresi dari Quincy, saat ia menerima kartu merah dari wasit dalam pertandingan tersebut, juga menarik untuk disimak.

Quincy keluar lapangan dengan wajah sedih. Air mata bahkan tampak meleleh di wajahnya, menunjukkan bahwa ia menangis. Ia sedih, sekaligus kesal karena Filipina dikalahkan oleh Indonesia dengan skor yang begitu telak. Kesedihan yang wajar dari seorang warga negara yang tidak bisa mempersembahkan yang terbaik untuk negaranya.

Tangisannya ini mengundang perhatian dari netizen Indonesia. Alih-alih menghujat, mereka justru memberikan semangat dan dukungan kepada Quincy. Akun Instagram pribadi Quincy, @quincykammeraad, dipenuhi oleh komentar-komentar bernada semangat yang diberikan oleh netizen Indonesia, baik itu dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Off to Myanmar ???? with national team????

Sebuah kiriman dibagikan oleh ? : qjk01 (@quincykammeraad) pada

Dukungan yang mengalir bagi dirinya ini membuat penjaga gawang yang juga memiliki keturunan Belanda tersebut terkesan. Ia mengucapkan terima kasih, sekaligus mendo`akan agar Indonesia bisa melaju sampai babak final Piala AFF U18 2017.

"Saya melihat handphone saya, membuka akun Instagram saya, dan Wow! Biasanya ketika menghadapi negara lain, Instagram akan berisikan ejekan-ejekan, apalagi ketika sebuah tim kalah. Tetapi suporter Indonesia mengucapkan semoga beruntung, tegakkan kepala, dan memberikan semangat untuk pertandingan selanjutnya. Terlalu banyak cinta dari masyarakat Indonesia. Terima kasih,"

>ujar Quincy.

"Apakah Indonesia akan menjuarai turnamen ini? Sulit untuk menjawabnya. Saya belum melihat bagaimana (kemampuan) kompetitor lain. Namun saya pikir mereka punya peluang, entah ke semi-final maupun final," tambahnya.

Filipe Oliveira, ejekan netizen Indonesia

Lain yang didapat Quincy, lain pula yang didapat oleh Filipe Oliveira, penggawa timnas U22 Timor Leste. Sama seperti Quincy, ia juga punya pengalaman menghadapi Indonesia. Namun Filipe menghadapi Indonesia dalam kelompok usia yang berbeda, yaitu timnas U22. Dalam ajang SEA Games, timnas U22 Indonesia dan timnas U22 Timor Leste bersua dalam fase grup.

Indonesia ketika itu memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Marinus Wanewar. Kemenangan ini menjadi kemenangan penting karena membuka jalan Indonesia lolos ke babak semifinal SEA Games 2017. Tapi bukan kemenangan saja yang menjadi pusat perhatian, melainkan tingkah laku dari Filipe dalam pertandingan tersebut.

Filipe, yang pada laga tersebut mengenakan jersey nomor 4, tak luput dari perhatian karena aksi-aksi brutal yang ia lakukan kepada para pemain timnas U22. Beberapa pemain, seperti Febri Haryadi, Kurniawan Kartika Ajie, serta Marinus merasakan aksi-aksi jahil dari Filipe. Ia tak segan melakukan aksi yang berlebihan kala menjaga area pertahanan Timor Leste, sebelum akhirnya ia harus keluar lapangan karena terkena kartu merah dari wasit. Kartu merah yang bisa dibilang sangat terlambat untuk menurunkan tensi laga tersebut.

Akibat dari tindakan tak sportifnya dalam laga melawan Indonesia, Filipe Oliveira pun dihujat habis-habisan oleh netizen Indonesia. Ejekan-ejekan meluncur deras ke akun media sosial pribadinya, terutama Instagram. Berbagai cara ditunjukkan netizen untuk menunjukkan ejekannya kepada pemain yang juga main di Liga Timor Leste tersebut.

Tak ketinggalan, pemain Bali United dan juga timnas Indonesia, Irfan Bachdim, mengeluarkan hujatannya terhadap Filipe. Ia bahkan menuliskan kata "memalukan" dengan huruf kapital dalam cuitan yang ia keluarkan di akun Twitter pribadinya. Sebuah kekesalan tersendiri yang dirasakan oleh pemain yang juga pernah main di Persema Malang tersebut.

Baca Juga: Filipe Oliveira, Antagonis dalam Laga Indonesia Melawan Timor Leste

***

Dalam Hukum Newton yang ketiga, dijelaskan bahwa ketika ada aksi yang kita lakukan, selalu ada reaksi yang sama besar muncul dari aksi yang kita lakukan. Hal ini tampak dari aksi berbeda yang dilakukan oleh Quincy dan Filipe. Aksi yang mereka lakukan memberikan reaksinya sendiri.

Quincy mendapatkan dukungan dan semangat karena aksi yang ia tampilkan dalam Indonesia mencerminkan kecintaannya yang besar bagi negaranya sendiri. Aksi positif itu menimbulkan reaksi sama positifnya dari para netizen Indonesia. Sementara itu, Filipe justru mendapatkan hujatan dan ejekan karena aksi tak sportif yang ia lakukan. Aksi tak sportif itu menimbulkan reaksi negatif juga bagi dirinya sendiri dari para netizen Indonesia.

Intinya, jika ingin mendapatkan hal yang baik, maka lakukanlah sesuatu yang baik pula. Karena kelak jika kita melakukan sesuatu yang buruk, akan ada reaksi buruk yang juga didapatkan.

Komentar