Athletic Bilbao dan Total Transfer Bernilai 0 Euro

Cerita

by Sandy Firdaus Pilihan

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Athletic Bilbao dan Total Transfer Bernilai 0 Euro

Athletic Bilbao adalah model dari klub masa kini yang masih teguh memegang tradisi. Selain masih menggunakan model kepemilikan penyas (yang masih ada socios di dalamnya), mereka juga masih teguh memegang tradisi Cantera, yaitu menggunakan pemain asli akademi sendiri dan juga pemain yang berasal dari Basque, yang sudah mereka terapkan sejak 1912.

Tradisi menggunakan pemain asli akademi dan pemain asli Basque inilah yang membuat Athletic Bilbao menjadi klub yang jarang dilanda kesulitan finansial, karena mereka tidak perlu membeli pemain-pemain berharga mahal dari negara-negara Eropa yang lain. Cukup memakai pemain yang pernah bermain bersama Athletic Bilbao B selama satu musim, mempromosikannya ke tim utama, maka Bilbao pun sudah bisa berkompetisi di La Liga ataupun Eropa.

Baca Juga: Athletic Bilbao dan Keteguhan Memakai Pemain Lokal

Karena sudah berlangsung selama beberapa musim, maka, tak heran dalam musim ini (2016/2017), tradisi ini pun masih berlanjut. Bahkan, untuk musim ini, total transfer Bilbao, menghitung jumlah pemain yang datang dan pergi, totalnya mencapai 0 euro saja! (dilansir Transfermarkt).

*

Seperti yang sudah dicatatkan di atas, sejak 1912 Bilbao rutin memakai pemain lokal. Pemain lokal di sini bukan hanya pemain dari akademi klub Bilbao saja, melainkan pemain asal Basque. Sudah banyak sekali pemain asal Basque yang membela Bilbao, mulai dari Iker Muniain, Gorka Iraizoz, Aritz Aduritz, dan Inaki Williams.

Semuanya pernah mengenyam pendidikan di akademi Bilbao, atau minimal pemain yang lahir dan besar di wilayah Basque. Dengan lahir, besar, dan pernah mengenyam pendidikan di Basque, maka, mereka setidaknya mengetahui tentang tradisi dan identitas dari wilayah Basque, seperti yang dijaga teguh oleh seorang Iker Muniain.

Untuk musim 2016/2017 ini, Athletic Bilbao tetap meneruskan tradisi tersebut. Mereka mendatangkan pemain-pemain yang berasal dari Basque, ataupun pernah bermain untuk Athletic Bilbao B. Total, untuk musim ini, mereka mendatangkan 13 pemain, dengan enam pemain yang berasal dari Athletic Bilbao B, dan enam pemain lain adalah pemain Athletic Bilbao yang sudah selesai dari masa peminjaman.

Selain mendatangkan pemain, mereka pun melepas sembilan pemain ke berbagai klub dari Spanyol. Karena ini Bilbao, maka jangan heran kalau pemain-pemain yang dilepas oleh Bilbao ini pun adalah pemain-pemain asal Basque atau pernah bermain di akademi Bilbao juga. Kebanyakan dari mereka dilepas untuk mencari pengalaman di klub baru, dan hanya satu pemain yang dilepas karena memutuskan untuk pensiun, yaitu Carlos Gurpegi.

Namun, ada hal menarik lain yang terjadi dalam transfer Bilbao musim ini. Mereka sama sekali tidak mengeluarkan uang dan mendapatkan uang sama sekali. Transfermarkt mencatat, bahwa Bilbao hanya menghabiskan 0 euro selama bursa transfer musim panas 2016. Jumlah yang cukup fantastis!

Tapi, melihat total-total transfer Bilbao selama beberapa musim terakhir, memang mereka tidak pernah mencatatkan pengeluaran atau pendapatan yang terlalu banyak. Pada musim 2015/2016, mereka mencatatkan total pengeluaran sebanyak 8 juta euro (saat itu mereka membeli Raul Garcia, yang notabene juga pemain asal Basque) dan pendapatan 0 euro.

Pendapatan yang cukup besar pernah mereka dapatkan pada musim 2014/2015, saat mereka menjual Ander Herrera ke Manchester United dengan harga 35 juta euro. Klausul buy out yang begitu besar yang mereka terapkan ini semata-mata sebagai salah satu cara untuk mencegah pemain asal Basque pindah ke klub Eropa yang lain.

*

Untuk musim ini, mereka tetap bisa menjaga tradisi mereka menggunakan pemain-pemain asal Basque untuk membela klub, dengan mendatangkan kembali pemain-pemain asal Basque yang pernah mereka pinjamkan ke klub, sekaligus menaikkan pemain-pemain dari Athletic Bilbao B. Bahkan, mereka melakukan itu dengan tidak mengeluarkan uang sama sekali.

Hal ini tentunya merupakan contoh yang baik bagi klub-klub di Eropa lain yang kerap terkena kasus Financial Fair Play. Menggunakan pemain binaan sendiri, tentunya adalah salah satu cara untuk melestarikan tradisi klub, meski sampai sekarang pun Bilbao belum meraih berbagai trofi major dan lebih sering berkutat di papan tengah La Liga.

Melihat apa yang Los Leones sekarang, bukan tidak mungkin mereka akan meneruskan tradisi seperti ini sampai beberapa tahun ke depan. Kecuali, jika tiba-tiba ada investor dari negara jauh datang, dan target mereka tiba-tiba terpatok menjadi juara Liga Champions Eropa.

Semoga klub bernama Athletic Bilbao tidak menjadi seperti itu.

Baca Juga: Kebanggaan Baru Rakyat Basque
Baca Juga: Iker Muniain, Bentuk Loyalitas Pemain Muda Kepada Bilbao

Komentar