Stadion di Copa America: Stadion Ramah Lingkungan yang Berkapasitas "Kecil"

Cerita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Stadion di Copa America: Stadion Ramah Lingkungan yang Berkapasitas "Kecil"

Copa America Centenario memiliki sejumlah hal menarik. Pertama, turnamen ini digelar dalam rangka 100 tahun Copa Amerika. Kedua, turnamen ini digelar di luar Amerika Serikat dan diikuti oleh negara-negara di luar Federasi Sepakbola Amerika Selatan, Conmebol.

Salah satu yang menarik adalah soal stadion yang akan menjadi tempat penyelenggaraan. Pasalnya, sepakbola bukanlah olahraga utama di Amerika Serikat, sehingga banyak stadion yang merupakan “modifikasi” dari stadion untuk American Football. Memodifikasi stadion untuk American Football membuat tidak ada stadion di Copa America Centenario yang berkapasitas kurang dari 60 ribu kursi.

Berikut selayang pandang stadion yang akan digunakan untuk Copa Ameria Centenario yang akan dimulai Sabtu (4/6) esok.

Camping World Stadium

Citrus Bowl dari Udara

Terletak di Orlando, Camping World Stadium merupakan kandang dari tim sepakbola Orlando. Sebelumnya, tim American Football UFC Knights, juga pernah bermarkas di sini.

Stadion yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Orlando ini, awalnya dibangun pada 1936 dan sempat direnovasi berkali-kali, sebelum diratakan pada 2012. Perataan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas stadion dari yang awalnya hanya 8,900, menjadi 60 ribu kursi.

Stadion yang juga dikenal dengan nama “Citrus Bowl” ini pun pernah menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia 1994. Kala itu, terdapat lima pertandingan yang terdiri dari tiga pertandingan Grup F, satu pertandingan Grup E, dan satu partai babak 16 besar.

Stadion ini menjadi saksi dikalahkannya Belanda 0-1 oleh Belgia di fase grup. Belanda mengubah kegagalan itu dengan dua kali kemenangan saat mengalahkan Maroko 2-1 di partai terakhir fase grup, serta memenangi partai 16 besar kala mengandaskan Republik Irlandia 2-0, sembilan hari kemudian. Buat Irlandia, ini merupakan kekalahan kedua, setelah pada partai di Grup E, dikalahkan Meksiko 1-2.

Di Copa America nanti, Citrus Bowl akan menggelar tiga partai di berbagai grup, yakni Paraguay menghadapi Kosta Rika, Bolivia menghadapi Panama, serta Brasil menghadapi Haiti.

University of Phoenix Stadium

Sama seperti Citrus Bowl, University of Phoenix pun sejatinya merupakan stadion yang diperuntukkan untuk American Football. Stadion ini merupakan kandang dari Arizona Cardinals yang berlaga di National Football Conference divisi barat.

Stadion ini memiliki teknologi yang hampir mirip dengan Stadion Sapporo Dome di Jepang, yang mana lapangannya bisa digeser dan dipindahkan ke luar. Teknologi ini memungkinkan rumput untuk dijemur di bawah sinar matahari, karena University of Phoenix Stadium memiliki atap yang menutupi semua bagian stadion.

Stadion University of Phoenix saat rumputnya dikeluarkan dari stadion.

Memiliki desain serta teknologi yang unik membuat University of Phoenix Stadium dimasukkan ke dalam satu dari 10 fasilitas olahraga paling impresif berdasarkan Bussines Week. Ia pun menjadi ikon arsitektur di wilayah Arizona.

Stadion University of Phoenix baru diresmikan pada 1 Agustus 2006. Total pembangunannya memakan biaya 455 juta USD. Pada 21 Januari 2012, untuk pertama kalinya stadion berkapasitas 63,400 kursi ini digunakan oleh kesebelasan negara Amerika Serikat kala menghadapi Venezuela.

Di Copa America Centenario, stadion ini akan menggelar tiga pertandingan yakni Ekuador menghadapi Peru, Meksiko menghadapi Uruguay, serta pertandingan perbutan peringkat ketiga.

Soldier Field

Soldier Field dari udara

Stadion Soldier Field adalah satu-satunya stadion yang terletak di bagian tengah Amerika Serikat. Stadion ini merupakan markas Chicago Bears yang bertanding di NFL. Awalnya, Soldier Field berkapasitas 61,500 kursi yang menjadikannya sebagai stadion ketiga dengan kapasitas paling sedikit di NFL.

Uniknya, stadion ini telah memiliki sertifikat dari US Green Building Council (USGBC) dan diberi gelar “Leadership in Energy and Environmental Energy” (LEED). Ini merupakan stadion NFL pertama yang diberikan penghargaan semacam itu. Hal ini karena Soldier Field telah melakukan beragam hal untuk mengurangi pencemaran lingkungan seperti mengganti pencahayaan tradisional dengan LED yang hemat energi serta mendaur ulang berbagai bahan seperti alumunium, botol plastik, kaca, sampai tinta printer.

Di Copa America, Soldier Field akan menjadi tempat digelarnya lima laga, termasuk laga Amerika Serikat menghadapi Kosta Rika. Selain itu, digelar pula pertandingan antara Jamaika menghadapi Venezuela, Argentina menghadapi Panama, serta satu partai semifinal.

CenturyLink Field

Stadion CenturyLink merupakan markas klub NFL, Seattle Seahawks, serta kesebelasan MLS, Seattle Sounders. Stadion ini terbilang baru karena dibangun antara 2000 dan 2002. Dengan kapasitas 69 ribu kursi, stadion ini dibangun sesuai keinginan Paul Allen, pemilik Seahawks, yang mendambakan stadion dengan atmosfer yang intim. Pada 15 September 2013, para penggemar memecahkan rekor dunia karena suara bising dari stadion mencapai 136,6 desibel dan dipertajam pada 29 Septembar 2014 dengan 142,4 desibel.

Stadion ini merupakan yang pertama yang menggunakan FieldTurf, merek rumput yang kini memegang 85% market share rumput di Amerika Serikat. Secara teknologi, stadion ini diklaim mampu mengurangi dampak dari gempa bumi karena memiliki “Friction Pendulum Bearing” (FPB) di bagian atapnya.

Untuk mengurangi biaya sekaligus meningkatkan estetika, dinding luar stadion dibiarkan tak diwarnai, sehingga memperlihatkan tumpukan batu-bata merah. Muka bangunan pun dibuat menyerupai lingkungan di sekitar stadion yang merupakan area industri.

Di Copa America Centenario, Stadion CenturyLink Field menjadi tempat tiga pertandingan yakni Haiti menghadapi Peru, Argentina menghadapi Bolivia, serta satu partai perempatfinal.

Levi’s Stadium

Levi’s Stadium merupakan markas tim NFL, San Francisco 49’ers. Stadion ini dibangun pada 19 April 2012 dan diresmikan pada 17 Juli 2014 dengan memakan biaya hingga 2 miliar USD. Berbeda dengan empat stadion sebelumnya, Levi’s Stadium didesain dengan menggunakan rumput alami. Selain itu, kapasitasnya yang mencapai 68.500 kursi bisa ditingkatkan hingga 75 ribu kursi untuk acara besar seperti Super Bowl dan Piala Dunia.

Levi’s Stadium pun sudah mengadopsi sistem agar ramah lingkungan, seperti penggunaan listrik hemat energi, pembangunan atap hijau, serta tidak menggunakan CFC untuk pendingin yang bisa merusak lapisan ozon. Sama seperti Soldier Field, stadion ini pun dianugerai sertifikat LEED.

Levi’S Stadium dipuji karena arsitektur nya yang indah yang dipadukan dengan teknologi yang digunakan. Namun, karena dimanjakannya penggemar oleh bar dan tempat nongkrong lainnya, membuat atmosfer di Levi’s Stadium kurang semarak.

Di Copa America Centenario, Levi’s Stadium akan menyelenggarakan empat pertandingan termasuk pertandingan timnas Amerika Serikat menghadapi Kolombia yang menjadi partai pembuka turnamen.

Baca juga:

Stadion di Copa America: Menumpang di Stadion American Football

ed : AR

Komentar