Tentang Kaki-kaki yang Patah Itu....

Cerita

by Randy Prasatya

Randy Prasatya

Everything you can imagine is real.

Tentang Kaki-kaki yang Patah Itu....

Sebagian orang mengatakan sepakbola permainan yang berbahaya. Sebab dalam permainan tersebut para pemain akan banyak terlibat adu fisik. Kemudian benturan demi benturan akan selalu ada disetiap detik dan menit. Seperti kejadian yang menimpa Federico Mattiello.

Di lanjutan Serie A pekan ke 26, Pertandingan antara Chievo Verona vs AS Roma, Minggu (8/3/2015), diwarnai dengan cedera parah yang dialami pemain Chievo, Federico Mattiello, akibat tekel Radja Nainggolan.

Saat pertandingan memasuki menit ke-16, terjadi benturan antara Radja Nainggolan dan Mattiello. Kaki kanan pemain pinjaman dari Juventus itu patah. Gelandang serang berusia 19 tahun ini langsung ditandu keluar lapangan. Tempatnya kemudian digantikan oleh Valter Birsa. Wasit sendiri menilai situasi ini fifty-fifty sehingga tak ada kartu yang dilayangkan atas insiden ini.

Kejadian patah kaki yang menimpa Mattiello pun membawa ingatan kita ke beberapa pemain yang pernah mengalami insiden patah kaki. Kejadian-kejadian mengerikan ini tidak akan kami tampilkan dengan gambar atau cuplikan video.

Tekel Martin Taylor ke Eduardo da Silva

Mimpi buruk itu datang pada Februari 2008. Kala bermain untuk Arsenal, Eduardo Da Silva menerima tekel brutal dari bek Birmingham City, Martin Taylor. Akibatnya tulang fibula kiri Eduardo patah dan dislokasi pada pergelangan kaki kirinya

Eduardo tergolek di lapangan sementara wasit Mike Dean langsung menganugerahkan kartu merah kepada Taylor sembari memanggil tim medis Arsenal. Rekan Eduardo, Cesc Fabregas yang melihat kondisi kaki rekannya sempat terperanjat melalui rona wajahnya.

Eduardo yang ketika itu berusia 24 tahun, masih tertahan di lapangan. Butuh tujuh menit sampai tim medis datang dengan tandu dan menyiapkan ambulans. Seperti diberitakan BBC, Eduardo langsung di bawa ke rumah sakit Selly Oak. Insiden mengerikan itu pun mengakibatkan dirinya melupakan seluruh pertandingan di sisa musim 2007/2008.

martin-taylor_reu_1298674c
Martin Taylor pasca tekelnya ke Eduardo

Tekel Ryan Shawcross ke Aaron Ramsey

Pemain muda Arsenal Aaron Ramsey mengalami patah kaki yang cukup parah ketika Arsenal mengalahkan Stoke 3-1 di Liga Primer. Pemain nasional Wales berusia 19 tahun itu dilarikan ke rumah sakit setelah dijatuhkan Ryan Shawcross. Menurut Arsenal, tulang tibia dan fibula kaki kanan Ramsey patah.

Cedera terjadi di menit ke-66. Karena begitu mengerikannya, siaran di televisi pun hanya memutar tayangan ulang satu kali. Sebab, kaki kanan Ramsey yang patah mirip seperti yang dialami Eduardo. Suasana yang mencekam tergambar jelas dari wajah-wajah pemain Arsenal. Cesc Fabregas dan Thomas Vermaelen langsung menutup muka menahan tangis dan kecewa.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menyebut aksi Shawcross mencederai Ramsey tersebut melewati batas. Pria asal Prancis itu pun menegaskan jika ia tidak percaya dengan hal yang disebut kebetulan. Diaby, Eduardo, dan sekarang Ramsey. Wenger berangapan hal itu sangat sulit diterima dengan akal sehat.

Shawcross sendiri dikenai kartu merah dan tampak menangis serta trauma melihat kondisi Ramsey. Shawcross menyatakan simpatinya untuk Ramsey dan dalam pernyataannyanya, Tidak ada maksud jahat sedikitpun saat berebut bola.

Ryan-Shawcross-008
Shawcross menangis pasca tekelnya ke Ramsey

Tekel Segundo Castillo ke Luis Montes

Gelandang Meksiko, Luis Montes, tidak bisa ikut membela timnas negaranya dalam ajang Piala Dunia 2014 di Brasil. Hal itu disebabkan Montes mengalami patah kaki ketika timnas Mexico menjalani laga persahabatan melawan Ekuador di Dallas guna melakukan persiapan turnamen terbesar di dunia tersebut.

Meksiko menang 3-1 atas Ekuador pada pertandingan itu tapi Montes cedera sekitar dua menit setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-33. Ia terlihat kesakitan setelah berebut bola dengan pemain Ekuador, Segundo Castillo.

Montes ditandu dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Beberapa pemain Meksiko terlihat meneteskan air mata setelah melihat Montes menggeliat kesakitan saat mendapat penanganan di lapangan. Pelatih Meksiko Miguel Herrera kemudian mengonfirmasi bahwa tibia dan fibula Montes patah.

"Dia harus menjalani operasi yang sama sekali tidak akan mudah," kata Herrera seperti dilansir kantor berita Reuters.

Tekel Richard Vanigli ke Francesco Totti

Patah tulang pergelangan kaki yang dialami kapten AS Roma membuat cemas pelatih timnas Italia Marcelo Lippi kala itu. Totti mendapatkan cedera saat melawan Empoli. Setelah dilanggar bek Empoli, Richard Vanigli dari belakang, striker 29 tahun ini tak mampu melanjutkan pertandingan dan diganti Vincenzo Montella.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan di klinik Villa Stuart, tulang pergelangan kaki kiri Totti mengalami retak, sementara ligamennya robek.

Bukan cuma Giallorossi yang mengalami kegundahan pasca kejadian tersebut, Marcelo Lippi pun merasa cemas. Pasalnya saat itu Piala Dunia hanya tinggal empat bulan lagi. Jika sang playmaker tak fit hingga waktu itu datang, maka timnas Italia bisa dalam masalah besar.

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menyembuhkannya sebelum Piala Dunia," tutur eks pelatih Juventus tersebut. "Akan menjadi sebuah kehilangan yang sangat besar jika dia tak bisa ikut ke Jerman. Dia adalah pemain yang sangat penting buat Italia," tandasnya.

Dan hasilnya sungguh sangat di luar dugaan. Totti yang nyaris divonis tidak dapat ikut serta di Piala Dunia 2006, justru pulih dengan cepat dan berhasil membawa pulang trofi Piala Dunia ke Italia. Totti adalah pemain sangat penting dalam perjalanan Italia meraih gelar juara dunia.

Totti membawa Italia menjadi juara dengan pin yang masih tertanam di kakinya.

Tekel Zheng Zhi ke Djibril Cisse

Masalah besar menghadang kesebelasan nasional Prancis menjelang Piala Dunia 2006. Dalam uji coba menghadapi Cina, Les Blues kehilangan penyerang Djibril Cisse akibat patah kaki. Kejadian itu membuat Cisse tidak bisa tampil di Jerman.

Cisse mengalami patah kaki setelah menerima tekel dari kapten kesebelasan Cina, Zheng Zhi, pada menit ke-10. Pemain Liverpool ini kemudian dioperasi untuk mengatasi cedera di lutut kanannya.

Tanpa Cisse menjadi beban berat bagi sektor depan kesebelasan asuhan Raymond Domench. Dia menjadi tumpuan Prancis untuk melapis Thierry Henry dan David Trezeguet. Praktis, di partai pembukaan Grup G saat melawan Swiss, Les Bleus hanya mengandalkan Henry, Trezeguet, Louis Saha.

Kehilangan Cisse mengingatkan Prancis dengan kejadian sebelum Piala Dunia 2002 lalu. Ketika itu gelandang senior Zinedine Zidane cedera paha dalam pertandingan persahabatan melawan Korsel. Zidane masih bisa bermain dua kali, namun Prancis tersisih di penyisihan grup.

Kami sering mengulas soal cedera-cedera dalam sepakbola. Beberapa di antaranya:

Daftar Cedera Pemain-Pemain Liga Inggris
Membandingkan Cara Barcelona dan Persib Menangani Cedera Hamstring
Gegar Otak: Cedera Terselubung di Olahraga
Riset Soal Dampak Banyaknya Laga pada Performa & Risiko Cedera
Betapa Seriusnya Cedera Kepala di Sepakbola
Mengelola Rasa Sakit saat Cedera
Peraturan Baru Liga Inggris Soal Cedera Kepala
FIFA dan Tuntutan Penanganan Cedera Kepala
Resiko Cedera Bermain di Lapangan Sintetis vs Lapangan Alami


Kejadian-kejadian patah kaki tentu saja tidak hanya dialami oleh pemain di luar Indonesia. Banyak pemain-pemain di Indonesia pernah mengalami kejadian yang sangat mengancam masa depan karirnya itu.

Boaz Salossa

Kemenangan Tim Nasional Indonesia 3-0 atas Hong Kong dalam laga uji coba, harus dibayar mahal dengan cedera patah kaki yang di alami oleh Boaz Salossa. Cedera yang dialami oleh pemain kelahiran Papua ini, terjadi setelah Boaz ditekel keras oleh salah satu pemain Hong Kong.

Tragedi itu terjadi ketika Boaz sedang memperkuat timnas Indonesia yang sedang beruji coba melawan Hong Kong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Saat itu, pertandingan sudah berlangsung 70 menit, dan timnas sedang dalam posisi unggul 2-0.

Boas yang tergelatak di tengah lapangan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Dengan cederanya itu, Boaz tidak bisa berlaga di Piala Asia untuk memperkuat tim Merah Putih.

Tentang cedera Boaz dan bagaimana ia bangkit dari trauma, baca artikel khusus kami:

Aubade untuk Boaz: Yang Tak Patah Meski Pernah Patah


Tekel Bai Chung Bhutia ke Bima Sakti

Bima Sakti merupakan satu di antara sekian banyak pemain Indonesia yang pernah merumput di luar negeri. Meski pernah mengalami patah kaki, saat ini di usianya yang menginjak 35 tahun, karir Bima tetap stabil.

Pada partai semifinal Piala Ho Chi Minh City di Vietnam, Bima mendapat tekel brutal dari pemain India, Bai chung Bhutia. Diagnosa cedera Bima adalah patah tulang fibula dan engkel kaki kiri mengalami pergeseran. Cederanya tergolong parah, hingga Bima Sakti harus sampai diterbangkan ke National University Hospital di Singapura. Insiden itu pun selalu membekas dibenak pria kelahiran Balikpapan tersebut.

 Tekel Bio Paulin Pierre ke Emalue Serge

Musibah menimpa striker asing Arema, Emalue Serge. Mesin gol Singo Edan tersebut terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Faisal Makassar karena menderita patah tulang saat menghadapi Persipura, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

Serge bahkan sampai harus beberapa kali berteriak kesakitan saat ditandu keluar lapangan. ‘’Sakit sekali rasanya. Saya tidak menyangka bisa seperti ini. Mudah-mudahan bisa cepat sembuh,’’ kata Serge di Rumah Sakit Faisal.

Dari hasil rontgen, Serge, yang dilanggar Bio Paulin Pierre di menit ke-28, menderita patah tulang kaki kanan. Anehnya, wasit Yesayas Leihitu cuma memberi Bio kartu kuning.

Miroslav Janu, pelatih sekaligus manajer Arema, sampai harus masuk ke dalam lapangan untuk melakukan protes keras kepada wasit. Ia bahkan beberapa kali menunjuk-nunjuk pemain belakang Persipura yang melakukan pelanggaran itu.

Berikut daftar pemain lainnya yang pernah mengalami patah kaki di lapangan:

1. David Busst, bertabrakan dengan bek Manchester United, Denis Irwin, dalam sebuah laga di Old Trafford pada April 1996.

2. Kieron Dyer, salah satu cedera yang paling sial yang terjadi pada pemain sepak bola modern, dia menderita patah kaki kanan akibat tekel Joe Jacobson pada 2007.

3. Jacob Olesen, menderita dislokasi parah pada pergelangan kaki kirinya dalam pertandingan Oktober 2006. Akibatnya, ia harus absen selama 6 bulan.

4. Henrik Larsson, yang berhenti bermain sepakbola selama 8 bulan setelah mengalami cedera patah kaki tahun 1999.

5. Kaki Steve Zakuani, pemain Seattle Sounders, patah oleh tekel Brian Mullan, gelandang Colorado Rapids. Sempat kembali ke lapangan untuk bermain lagi, Zakuani kemudian pensiun pada 2014 di usia yang masih muda 26 tahun.

6. Rafi Dahan, pemain Bnei Yehuda Tel Aviv, harus peniun dini di usia 25 tahun, beberapa hari lalu, karena tekel brutal yang membuat kakinya patah. Kakinya mengalami cedera mengerikan karena tekel Ruben Rayos, pemain Maccabi Haifa.

5.  Inigo Diaz de Cerio, menderita cedera serius setelah bertabrakan dengan kiper Zigor Eibar SD, hingga tibia dan fibula pemain tersebut patah.

6. Rahmat Affandi, mengalami patah kaki saat membela Pelita Krakatau Steel berhadapan dengan PSIS di tahun 2004.

7. Nurul Huda, menderita patah kaki saat membela PSIS saat berhadapan dengan Persijap.


Gambar/ilutrasi fibula yang mengalami cedera di ambil dari SINI.

Komentar