Deja Vu Prestasi Cristiano Ronaldo

Cerita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Deja Vu Prestasi Cristiano Ronaldo

Perdebatan tentang siapa yang terbaik antara Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi tak akan pernah berhenti. Keduanya punya prestasi yang memesona. Sulit menemukan indikator yang membuat salah satu dari keduanya keluar sebagai pemenang mutlak. Namun, fakta berikut akan membuka cakrawala baru soal prestasi Ronaldo.

Kemenangan Real Madrid di Piala Dunia Antarklub yang berlangsung memberi sejarah baru bagi Ronaldo. Ia mengukir delapan trofi bersama Real Madrid yang juga diraihnya saat masih membela Manchester United.

Bersama Manchester United, Ronaldo berhasil menjuarai tiga kali Premier League, tepatnya pada musim 2006/2007, 2007/2008, dan 2008/2009. Sementara bersama Real Madrid, ia berhasil menjuarai La Liga pada musim 2011/2012.

Ronaldo pun berhasil memenangi Piala FA pada musim 2003/2004 dan Copa del Rey pada 2010/2011 dan 2013/2014. Ia juga memenangkan Community Shield pada 2007 dan Supercopa de Espana pada 2012.

Pemain timnas Portugal tersebut turut mengantarkan Manchester United menjadi juara Liga Champions pada 2007/2008 dan bersama Real Madrid pada 2013/2014. Kemenangan di Piala Dunia Antarklub membuatnya sama-sama pernah menjuarai ajang tersebut bersama Manchester United pada 2008 dan Real Madrid pada tahun ini.

Soal penghargaan individu, Ronaldo tak kalah mengilap. Pemain kelahiran 1985 tersebut memenangi dua kali “PFA Player of The Year” pada 2006/2007 dan 2007/2008. Bersama Real Madrid ia dianugeraih “LFP Best Player” pada 2013/2014.

Ronaldo pernah menjadi top skorer di Liga Inggris pada musim 2007/2008, dan di Liga Spanyol pada 2010/2011, dan 2013/2014. Pun halnya di Liga Champions, bersama United ia menjadi pencetak gol terbanyak pada 2007/2008, sementara bersama Real Madrid ia mengukirnya pada 2010/2011 dan 2013/2014.

Dari dua tim tersebut, Ronaldo juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak di Eropa dengan meraih “European Golden Shoe” pada 2007/2008 dan 2010/2011 serta 2013/2014. Prestasi prestisius lainnya diraih Ronaldo saat mendapatkan anugerah Balon d’Or pada 2008, dan 2013/2014. Ia pun meraih penghargaan dari majalah World Soccer sebagai "Player of The Year" pada 2008 bersama Manchester United dan 2013 bersama Real Madrid.

Dengan apa yang diraihnya ini, setidaknya ada 11 penghargaan yang sama yang pernah diraih Ronaldo bersama Real Madrid dan Manchester United. Hal yang menjadi spesial dari apa yang diraih Ronaldo adalah ia meraih 11 hal yang sama di dua klub berbeda.

Jika membandingkan prestasi secara tim, mungkin Ronaldo masih kalah dari Messi. Selain itu, pemain Barcelona tersebut hampir pernah meraih semua hal yang pernah diraih Ronaldo--kecuali penghargaan Ronaldo di Inggris, termasuk penghargaan Ballon d'Or edisi terakhir pada 2009. Secara berturut-turut sejak 2009 ia memenangkan penghargaan tersebut dalam empat kali penyelenggaraan hingga 2012. Sebuah prestasi yang amat mengagumkan.

Namun, kita tak membicarakan soal itu. Ini adalah soal bagaimana Ronaldo menduplikasi bahkan meningkatkan prestasinya di dua klub yang berbeda. Capaian ini tentu tidak akan mudah bagi siapapun, apalagi gelar macam Ballon d'Or. Messi hanya mendapatkan semuanya--meskipun jumlah gelarnya fantastis--di satu klub: Barcelona.

Akan lebih objektif sepertinya jika kita mengatakan bahwa Messi dan Ronaldo adalah pemain hebat. Soal prestasi bersama klub, Messi memiliki gelar yang lebih banyak, tapi Ronaldo bisa menyamai 11 capaian di Manchester United dengan di Real Madrid. Keduanya bisa mengejar ketertinggalan. Ronaldo "tinggal" membawa Madrid juara La Liga dan Liga Champions lebih banyak dari yang Messi lakukan bersama Barcelona.

Bagaiaman dengan Messi? Satu-satunya cara yang bisa ia lakukan agar bisa menyamai "Duplikasi Ronaldo" adalah--pasti banyak yang tak setuju--dengan pindah klub.

Komentar