Gaston Salasiwa Merapat ke Madura United

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball

Gaston Salasiwa Merapat ke Madura United

Madura United merekrut Gaston Salasiwa dalam upayanya memperkuat diri mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Gaston dijadwalkan bergabung bersa tim asuhan Gomes de Oliviera itu pada 3 Januari mendatang.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro, mengungkapkan bahwa Gaston akan didaftarkan sebagai pemain lokal. Meski saat ini Gaston masih memegang status kewarganegaraan Belanda, pemain berdarah Maluku itu tengah menunggu proses naturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Kehadiran Gaston melengkapi daftar 23 pemain yang telah resmi berseragam Madura United musim depan. Selain itu, ia juga akan menjadi pemain naturalisasi kedua yang dipastikan menjadi bagian dari skuat Laskar Sape Kerrab. Sebelumnya, Madura United telah memiliki Greg Nwokolo. Tidak tertutup kemungkinan mereka bakal menambah satu lagi pemain naturalisasi bila Kevin Scheunemann lolos seleksi.

“Gaston saat ini dalam proses naturalisasi. Kita sudah ada kesepakatan untuk langsung tandatangan kontrak dengannya. Untuk penambahan pemain naturalisasi itu sangat mungkin bertambah lagi. Tetapi kita lihat perkembangan terlebih dahulu hingga akhir Desember ini,” kata Haruna seperti dilansir dari halaman resmi klub.

Sebelum bergabung bersama Madura United, musim lalu Gaston bermain di Divisi 2 Belanda bersama Almere City. Pemain binaan Ajax Amsterdam itu membela Almere sejak tahun 2014. Selama tiga musim bermain untuk Almere, Gaston mencatatkan 121 penampilan di semua ajang dengan torehan delapan gol dan 16 asis.

Bermain di Madura United bukan pengelaman pertama Gaston menjajal persaingan panas sepakbola Indonesia. Pada 2011 lalu, gelandang berusia 29 tahun itu pernah mencoba peruntungannya bersama Medan Jaya yang bermain di Liga Primer Indonesia (LPI). Kisruh dualisme kompetisi yang terjadi di sepakbola Indonesia kala itu memaksanya kembali melanjutkan karier di Belanda bersama Telstar.

Nurudin Davronov Dalam Pantauan

Telah memiliki 23 pemain tampaknya belum membuat Madrua United menghentikan perburuan pemain baru. Haruna melanjutkan bahwa akan ada sekitar delapan pemain lagi yang akan diboyong. Delapan pemain tersebut terdiri dari lima pemain lokal, dua pemain asing non Asia, dan satu pemain asing Asia.

Untuk pemain asing non Asia, Haruna mengungkapkan bahwa pemain tersebut sebelumnya bermain di Belanda. Namun ia masih merahasiakan sosok incarannya itu.

“Kekurangan tersebut akan segera kita lengkapi dengan secepatnya. Termasuk juga akan melihat kemampuan beradaptasi pemain yang saat ini bermain di Belanda untuk posisi pemain asing,” terang Madura.

Sementara untuk pemain asing Asia tampaknya akan dihuni oleh pemain asal Tajikistan, Nuriddin Davronov. Kapten timnas Tajikistan itu belum bisa dipastikan menjadi bagian Madura United musim depan, karena pemain berusia 26 tahun itu akan terlebih dahulu menjalani proses seleksi untuk melihat kepantasannya berseragam Madrua United.

“Besok pagi seharusnya sudah berada di Surabaya. Kalau ikut latihan besok, kayaknya tidak mungkin karena masih capek perjalanan. Idealnya, baru bisa ikut latihan pada Kamis,” jelas Haruna.

Pada musim lalu Nuriddin bermain untuk Istiklol. Ia menjadi salah satu sosok kunci keberhasilan Istoklol menjuarai kompetisi utama Tajikistan musim lalu. Pemain binaan Lokomotiv Moskwa itu juga pernah mencicipi persaingan panas kompetisi utama Bulgaria bersama Dunav Ruse pada musim 2016/2017. Namun kiprahnya bersama Dunav tak berlangsung lama. Hanya setengah musim ia bertahan dan kembali ke Istiklol dengan status pemain pinjaman.

Andai Nuriddin jadi berkostum Madura United, maka ia akan menjadi pemain Tajikistan kedua yang akan bermain di Liga 1 Indonesia 2018. Sebelumnya ada Manuchekhr Dzhalilov yang telah diikat kontrak Sriwijaya FC.

Komentar