Mekanisme Pengundian Grup Piala Dunia 2018

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Mekanisme Pengundian Grup Piala Dunia 2018

Pengundian fase grup Piala Dunia 2018 akan digelar pada Jumat (1/12) pukul 22:00 WIB di Istana Kremlin, Rusia. Bisa dibilang ini merupakan salah satu rangkaian paling penting sebelum penyelenggaraan turnamen sepakbola antarnegara itu.

Sebab dalam proses pengundian ini, ke-32 kontestan yang telah memastikan diri berlaga di Rusia pada tahun depan sudah bisa mengukur calon lawan masing-masing di fase grup Piala Dunia 2018. Jadi, bisa dibilang ini merupakan fase yang paling mendebarkan bagi setiap kontestan.

Pada prosesnya, setiap peserta akan dibagi ke dalam delapan grup yang terdiri dari Grup A hingga H, yang masing-masing grup nantinya akan dihuni oleh empat kesebelasan. Sebelum pengundian grup dilakukan, FIFA telah membagi para peserta Piala Dunia 2018 ke dalam empat pot yang bisa dibilang sebagai pengelompokan antara tim unggulan dan non unggulan.

Pembagian pot dilakukan beberapa saat setelah timnas Peru memastikan diri sebagai timnas ke-32 yang lolos ke Rusia tahun depan. Dalam prosesnya, FIFA membagi para peserta ke dalam empat pot yang dirunut berdasarkan penghitungan peringkat setiap negara di ranking FIFA edisi Bulan Oktober 2017.

Mekanisme pengundiannya adalah Rusia (pot 1) akan mengisi posisi teratas di Grup A, sementara tujuh timnas dengan pot 1 lainnya diundi untuk mengisi posisi teratas di Grup B sampai H. Posisi tim-tim lainnya (dari pot 2, 3, dan 4) akan ditentukan pada saat pengundian.

Sesuai kebiasaan di pengundian, sebuah bola undian pertama akan diambil dari wadah tim (artinya berisi nama-nama tim), sementara bola undian kedua akan diambil dari wadah grup (berisi nama-nama grup), kemudian hasilnya akan dicocokkan. Misalnya, pada saat pengundian pot 2, bola undian akan diambil dari wadah tim, tempat grup tim tersebut kemudian akan ditentukan dari bola undian yang diambil dari wadah grup.

FIFA memastikan bahwa setiap grup di Piala Dunia 2018 tidak akan dihuni oleh kesebelasan dari konfederasi yang sama. Pengecualian hanya bagi Konfederasi UEFA yang merupakan penyumbang terbanyak peserta Piala Dunia 2018 dengan 14 kesebelasan. Khusus bagi UEFA, setiap grup bisa saja dihuni maksimal dua kesebelasan yang merupakan wakil dari Benua Eropa.

Pengundian grup Piala Dunia 2018 akan melibatkan legenda sepakbola dunia yang akan mengambil setiap bola undian. Mantan penyerang timnas Inggris, Gary Lineker, akan menjadi pengundi terakhir. Ia akan didampingi oleh jurnalis olahraga Rusia, Maria Komandnaya.

Selain Lineker, beberapa legenda sepakbola seperti Laurent Blanc (Prancis), Gordon Banks (Inggris), Cafu (Brasil), Fabio Cannavaro (Italia - akhirnya ada wakil Italia meski hanya di pengundian), Diego Forlan (Uruguay), Diego Maradona (Argentina), Carles Puyol (Spanyol), dan Nikita Simonyan (Rusia) juga akan terlibat dalam proses drawing grup Piala Dunia 2018.

Perhelatan pengundian grup Piala Dunia 2018 akan diramaikan pula dengan penampilan beberapa musisi dunia yang akan menghibur para tetamu dalam acara yang akan berlangsung di Gedung Konser Istana Kremlin itu. Beberapa penyanyi seperti Luciano Pavarotti, Placido Domingo, Julio Iglesias, dan Elton John dipastikan tampil dalam acara tersebut. Tak hanya hiburan musik, acara pun akan disemarakkan dengan pertunjukan opera dan balet dari Le Cirque du Soleil.

Pengundian grup ini akan disiarkan secara langsung pada Jumat, 1 Desember 2017, pukul 22:00 WIB di saluran FOX Sports serta situs FIFA.com.

Komentar