Polemik dalam Jersey Piala Dunia Timnas Spanyol

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Polemik dalam Jersey Piala Dunia Timnas Spanyol

Pada 6 November lalu, Tim Nasional Spanyol resmi merilis jersey yang akan dikenakan pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Desain Jersey La Furia Roja terkesan klasik karena terinspirasi dari jersey yang pernah mereka kenakan di Piala Dunia 1994 silam di Amerika Serikat. Namun corak dari desain jersey berwarna dominan merah itu mengundang kontroversi.

Beberapa pendapat beranggapan bahwa ada unsur politik yang dimasukkan ke dalam desain jersey tersebut. Polemik dalam desain jersey Spanyol di Piala Dunia 2018 itu ada pada warna corak garis bergeragi yang berada di sisi kanan jersey dengan warna merah-kuning-biru. Bila dilihat dari kejauhan, warna biru yang ada pada bagian ujung dalam jersey yang akan dikenakan oleh Alvaro Morata dan kawan-kawan itu terlihat seperti warna ungu.

Hal tersebut yang kemudian menimbulkan isu sensitif bagi beberapa kalangan, karena warna yang dihadirkan mirip dengan bendera Republik Spanyol Kedua yang digunakan pada tahun 1931-1939.

Pada 14 April 1931, Spanyol yang merupakan negara monarki mengubah sistem pemerintahannya menjadi Republik setelah Raja Alfonso XIII meninggalkan negara dan Pemilihan Umum dimenangkan oleh kandidat yang berasal dari kelompok anti-Monarki. Perang saudara melatarbelakangi terbentuknya Republik Spanyol Kedua ini.

Sebelumnya, proklamasi Republik Spanyol Pertama dikumandangkan pada tahun 1873. Kedaulatan Republik Spanyol Pertama tidak berlangsung lama, hanya bertahan satu tahun setelah Brigadir Martinez Campos melakukan proklamasi monarki untuk Raja Alfonso XII di Sagunto pada 29 Desember 1874, yang membuat Alfonso XII naik takhta sebagai raja, yang sekaligus memimpin Pemerintahan Spanyol.

Tapi kedaulatan Republik Spanyol Kedua juga tidak berlangsung lama. Pada 1 April 1939, kedaulatan Republik Spanyol Kedua runtuh setelah tentara loyalis Republik menyerah kepada kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Jenderal Franco saat perang saudara berakhir. Segala hal yang berhubungan dengan Republik Spanyol Kedua pun dianggap illegal pasca runtuhnya Republik, termasuk bendera berwarna merah-kuning-ungu.

Pada masa Franco, siapapun yang kedapatan memiliki bendera tersebut akan dieksekusi mati atau paling ringan mendapat hukuman penjara. Hingga pada 1975, tahun kematian Franco bendera tersebut tetap dianggap ilegal di Spanyol. Kalau pun ada beberapa kelompok yang menggunakannya, maka mereka adalah orang-orang yang menentang Kerajaan Spanyol.

Dilansir dari NY Daily News, adidas sebagai apparel resmi timnas Spanyol yang juga bertanggung jawab atas perancangan jersey La Furia Roja di Piala Dunia menegaskan bahwa tidak ada implikasi politik dalam proses perancangan jersey timnas Spanyol. Selain itu sebelum pembuatan, desain jersey sudah ditunjukkan terlebih dahulu kepada Federasi Sepakbola Spanyol, dan telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Spanyol, Juan Luis Larrea, yang mengungkapkan bahwa tidak ada unsur politik yang di masukan ke dalam jersey tersebut. Larrea menegaskan bahwa warna yang ada dalam jersey tersebut biru bukan ungu, bahkan ketika dicoba dalam kondisi apapun warnanya tidak berubah menjadi ungu. “Sudah pasti biru, kami bahkan sudah mencobanya dalam hujan dan tetap biru,” terangnya seperti dilansir dari Daily Mail.

Jersey anyar tersebut akan digunakan para pemain untuk kali pertama pada Rabu dalam sebuah pengenalan khusus di Madrid. Sementara dalam pertandingan, jersey tersebut akan mulai digunakan saat Spanyol menggelar pertandingan persahabatan internasional melawan Kosta Rika di Malaga pada Sabtu (11/11).

***

Isu politik sepertinya memang tengah menjadi isu sensitif di Spanyol setelah Katalunya mendeklarasikan kemerdekaannya pada Oktober lalu. Kondisi politik Spanyol pun bergejolak, jadi ketika muncul desain jersey timnas Spanyol yang pada salah satu coraknya terlihat mirip dengan bendera Republik Spanyol yang ilegal pun membuat adanya sensitivitas dari masyarakat Spanyol.

Komentar