Neymar Ungkapkan Kekesalannya Terhadap Petinggi Barcelona

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Neymar Ungkapkan Kekesalannya Terhadap Petinggi Barcelona

Lambat laun misteri kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris Sain-Germaint (PSG) di jendela transfer musim panas ini semakin terkuak. Sebelumnya tersiar kabar bahwa salah satu hal yang membuat keinginan Neymar untuk pindah dari Barcelona adalah karena ia sudah mulai tidak nyaman untuk berlama-lama di Camp Nou. Ini tentu menjadi misteri, karena secara eksplisit pemain asal Brasil itu tidak mengungkapkan hal yang membuatnya tidak nyaman selama berkostum Barcelona.

Selain itu, selama empat musim membela Blaugrana, sinar kebintangan Neymar masih terjaga dengan baik. Meski untuk mengalahkan pamor Lionel Messi di tim agaknya terlalu naif, namun setidaknya Neymar tetap bersinar selama empat musim berkostum Barcelona. Tercatat, dari 186 penampilan bersama Blaugrana, Neymar mencatatkan 105 gol dan 80 asis di semua ajang. Torehan fantastis dan Neymar tetap dielu-elukan penggemar.

Lantas, apa yang membuat bintang asal Brasil itu memilih hengkang? Sesuai penampilan gemilangnya kala membawa PSG menang telak 6-2 atas Toulouse pada Minggu (20/8), Neymar mengungkapkan sebuah pernyataan yang mencengangkan. Salah satu alasan dirinya memilih pergi dari Camp Nou adalah kekecewaannya kepada petinggi klub Bracelona.

"Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan untuk dewan Barcelona. Bagi saya, baiklah, sebenarnya saya punya sesuatu untuk dikatakan: Bahwa saya kecewa dengan mereka,” terangnya.

Neymar mengungkapkan bahwa tidak ada alasan baginya untuk tidak merasakan kegembiraan selama empat tahun bermain bersama Barcelona. Ia mengungkapkan bahwa empat tahun yang dijalaninya bersama Bracelona adalah momen terindah dalam kariernya sebagai pesepakbola. Namun kekecewaannya kepada dewan kesebelasan membuatnya merasa kurang nyaman.

Ia tidak secara eksplisit mengungkapkan kekecewaannya kepada para petinggi Barcelona. Namun satu hal yang pasti adalah, kekecewaan tersebut juga tampak dari proses kepindahan Neymar ke PSG. Jarang sekali ada pemain yang memutuskan hengkang setelah menandatangani perpanjangan kontrak baru.

"Saya menghabiskan empat tahun di sana (Barcelona). Bagi saya, itu adalah momen paling menggembirakan dalam karier saya. Saya sangat bahagia, setelah menghabiskan empat tahun yang tak terlupakan di Barcelona. Saya benar-benar merasa bahagia dan bahagia,” tegasnya seperti dilansir dari ESPNFC.

“Kebahagiaan saya di Barcelona, tetapi bukan dengan para dewan. Bagi saya, mereka tidak seharusnya memimpin di Barca. Tim layak untuk mendapatkan yang lebih baik dan semua orang tahu hal ini,” sambungnya.

Kepergian Neymar ke PSG membuat banyak pihak kecewa, bahkan untuk rekan timnya dulu. Sebelum keputusan mundur dibuat, pemain-pemain seperti Lionel Messi, Gerard Pique, hingga Luis Suarez mencoba untuk memberikan pengertian agar Neymar tetap bertahan di Camp Nou. Namun semua usaha itu sia-sia dan Neymar akhirnya pindah ke Prancis untuk membela klub ibu kota.

Meski begitu, Neymar tetap mengutarakan kepeduliannya kepada rekan timnya dulu di Barcelona. Ia mengungkapkan bahwa beberapa rekannya di Barcelona juga merasa sedih atas situasi yang terjadi di klub saat ini. Neymar yang saat ini sudah bukan lagi bagian dari skuat Barcelona hanya bisa berharap agar kondisi di tim saat ini bisa benar-benar membaik.

"Saya sedih melihat mantan rekan satu tim saya tidak bahagia, karena saya memiliki banyak teman di Barcelona. Saya harap semua akan segera membaik untuk Barcelona. Bahwa mereka kembali menjadi tim seperti sebelumnya dan bersatu untuk berkompetisi dengan yang lainnya," harapnya.

Di PSG, Neymar sendiri bereuni dengan bek kanan Daniel Alves. Sebelumnya, pemain Brasil itu mengungkapkan bahwa salah satu alasannya memilih PSG adalah karena saran Neymar. Neymar tersenyum ketika dikonfirmasi atas pengakuan Alves. Ia mengatakan bahwa Alves telah melakukan pilihan yang bagus setelah mengikuti sarannya untuk pindah ke PSG.

"Dengar, salah satu hal yang saya katakan, kalau dia harus pergi, apakah dia harus datang ke sini, karena tim yang dimilikinya. Saya pikir dia menerima saran saya," tukasnya. ­­­­

Foto: Sport Illustrated

Komentar