Belum Saatnya, Fosu-Mensah

Berita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng !

Belum Saatnya, Fosu-Mensah

Sejak awal, Timothy Fosu-Mensah diperkirakan bakal tergusur dengan kedatangan Eric Bailly di lini belakang Manchester United. Padahal Fosu-Mensah dianggap sebagai pemain muda yang akan menjadi pesepakbola hebat. Ia adalah pesepakbola yang cepat. Gaya permainannya berpatron kepada Daley Blind.

Yang terjadi saat ini, Fosu-Mensah belum pernah dimainkan satu menit pun oleh Jose Mourinho, Manajer United, satu menit pun di Liga Primer Inggris. Ia sempat diturunkan ketika menghadapi Swansea pada 6 November. Tapi Fosu-Mensah dimasukkan pada menit keempat perpanjangan waktu babak kedua. Alhasil, ia tidak sempat mencicipi permainan karena wasit meniupkan peluit panjang.

Fosu-Mensah memang bisa menempati berbagai posisi. Gelandang bertahan, full-back kanan atau kiri, bek tengah, pernah dilakoninya. Tapi posisi aslinya adalah gelandang bertahan. Pada posisi aslinya itu pemain asal Belanda ini mendapatkan tantangan berat karena harus menggeser Marouane Fellaini, Morgan Schneiderlin dan Michael Carrick. Bastian Schweinsteiger, Ander Herrera dan Blind pun bisa menjadi gelandang bertahan. Begitu pun Paul Pogba jika darurat, seperti yang pernah dilakukannya sewaktu memperkuat Juventus.

Posisi full-back pun sama. Di kanan harus bersaing dengan Antonio Valencia dan Matteo Darmian. Sementara di kiri harus bersaing dengan Luke Shaw, Marcos Rojo dan Blind. Fosu-Mensah juga sulit menembus bek tengah atas keberadaan Bailly, Phil Jones dan Chris Smalling. Rojo dan Blind pun sering diplot menjadi bek tengah. Bahkan Darmian juga bisa memainkan posisi di jantung pertahanan tersebut. Maka bukan tanpa alasan jika Fosu-Mensah kesulitan mendapatkan tempatnya di bawah kepelatihan Mourinho yang jarang langsung percaya kepada pemain jebolan akademi.

Kesempatan Fosu-Mensah bermain hanya di Liga Eropa 2016/2017 saja. Sebelumnya ia pernah diturunkan menghadapi Zorya Luhansk dan Fenerbahce pada putaran pertama. Kemudian ia baru diberikan kesempatan lagi ketika menghadapi Luhansk pada putaran kedua di Stadion Chornomorets, Odessa, Ukraina, Jumat (9/12). Kesempatan yang didapatkannya pun tidak terlalu banyak, hanya 15 menit setelah menggantikan Henrikh Mkhitaryan pada menit 85. Fosu-Mensah dimasukkan untuk menjadi winger kanan pada waktu itu. Sementara posisi full-back kana justru masih dipercayakan kepada Ashley Young.

Kendati cuma bermain sekitar sembilan menit, Fosu-Mensah mendapat pujian dari Owen Hargreaves, mantan gelandang United. Menurutnya, sembilan menit bermain membatasi Fosu-Mensah untuk lebih banyak menunjukkan bakatnya. Tapi dalam kurun waktu itu juga ia sanggup menyentuh bola 10 kali, termasuk melepaskan satu tembakan tepat sasaran dan satu tekel bersih, "Fosu-Mensah, ia adalah pemain yang diingat. Dia begitu bagus sejak masuk," kata Owen seperti dikutip dari HITC Sport.

Mourinho seharusnya tahu bahwa ada yang harus dilakukan kepada Fosu-Mensah. Potensinya membuat pertanyaan, mengapa Mourinho hanya memberikan kesempatan empat kali penampilan dari seluruh kompetisi yang diikuti United. Padahal, banyak yang bisa diharapkan kepada pemain tim nasional (timnas) Belanda U-21 tersebut. Padahal, Fosu-Mensah pun mengaku senang-senang saja jika dimainkan di posisi manapun.

"Jika manajer membutuhkan saya di bek tengah, saya akan memainkannya, tetapi jika ia membutuhkan saya di lini tengah atau full-back, tentu saja saya akan bermain di sana. Saya telah memainkan semua posisi sehingga setelah bermain dalam satu posisi, rasanya normal. Manajer belum mengatakan kepada saya `Anda bek kanan` atau `Anda gelandang`, tapi setiap kali ia akan membutuhkan saya, saya siap," kata Fosu-Mensah seperti dikutip dari Daily Mail.

Sementara itu Mourinho sendiri justru mengaku puas dengan kemajuan yang ditunjukkan Fosu-Mensah. Ketika dimainkan pertandingan kemarin, ia bermain dengan cepat dan kuat. Mampu mengimbangi transisi menyerang dan bertahan United dengan baik. Meskipun begitu, Mourinho belum akan banyak memainkan pemain berusia 18 tahun di banyak pertandingan musim ini, "Akan ada banyak kesempatan baginya di musim selanjutnya," kata Mourinho.

Komentar