Siasati Pressing Sunderland Jadi Alasan Pep Tak Mainkan Joe Hart

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Siasati Pressing Sunderland Jadi Alasan Pep Tak Mainkan Joe Hart

Manchester City memulai perjuangan mereka di Liga Primer Inggris 2016/2017 dengan baik. Bermain menghadapi Sunderland, Sabtu (13/8) malam WIB, di Stadion Etihad, City mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1 meski harus bersusah payah.

Gol pembuka The Citizens dicetak oleh Sergio Aguero lewat titik putih pada menit keempat, yang langsung dibalas oleh striker gaek Sunderland, Jermain Defoe pada menit ke-71. Gol bunuh diri Paddy McNair di menit 87 memastikan City mendapat tiga angka di laga ini.

Sulitnya menang dengan margin gol besar pun diakui oleh manajer anyar City, Pep Guardiola. Eks manajer Bayern Munchen tersebut mengakui bahwa ia baru memahami sulitnya Liga Primer. “Saya baru menyadari betapa sulitnya pertandingan ini. Posisi Anda belum benar-benar aman hingga wasit mengakhiri pertandingan,” ujarnya.

Sukses memenangkan pertandingan perdananya di Liga Primer bersama City membuat Guardiola dipuji. Padahal ada beberapa kejutan yang ia lakukan terhadap skuat City di laga ini. Di antaranya adalah memainkan Aleksandar Kolarov sebagai bek tengah dan membangkucadangkan Joe Hart serta memberikan posnya kepada Willy Caballero.

Upaya Guardiola menyiapkan Caballero sebagai kiper utama sendiri sudah mulai terbaca sejak City menjalani masa pra musim. Dalam fase tersebut, Guardiola disebut merasa cocok dengan Caballero ketimbang Hart karena kiper 34 tahun tersebut mampu memulai serangan lebih baik daripada Hart.

“Saya pikir Willy (Caballero) menunjukkan hal yang benar-benar bagus di masa pra musim,” ujar Guardiola kepada The Guardian. “Dia memberikan kepercayaan kepada saya bahwa dia bisa memulai permainan. Selain itu, ia juga menunjukkan sikap yang begitu baik. Dan alasan-alasan tersebutlah yang membuat saya memilihnya untuk bermain hari ini.”

Keputusan Guardiola untuk membangkucadangkan Hart sendiri membuat rumor kepergiannya semakin kencang. Pasalnya, Guardiola direncanakan akan mendatangkan penjaga gawang baru untuk mengisi pos di City.

“Saya berhak mengambil suatu keputusan. Sebab, saya mengambil keputusan dari apa yang saya lihat. Namun, ini bukan berarti dia tidak memiliki kesempatan untuk bermain di laga-laga yang akan kami mainkan,” bela Guardiola.

“Saya begitu respek kepada Hart, tak terkecuali kepada masa yang sudah ia habiskan disini. Tetapi, di laga kali ini saya memilih Willy karena saya pikir Sunderland kerap memainkan pressing tinggi dan Willy sudah berlatih mengenai ini lebih banyak ketimbang Hart,” imbuhnya mengenai alasan membangkucadangkan Hart.

Apa yang dipilih oleh Guardiola memang benar, sebagai pelatih ia memang memiliki hak untuk memilih 11 pemain yang pantas berada di lapangan. Nah, sekarang beban berada di Hart, apakah dia mampu tampil sesuai dengan yang diinginkan oleh Guardiola?

Komentar