Origi Ingin Lebih Cepat ke Liverpool

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Tidak bisa berbahasa Finlandia.

Origi Ingin Lebih Cepat ke Liverpool

Dalam krisis lini depan yang tengah diderita oleh Liverpool FC, seorang penyerang muda asal Belgia melihat sebuah kesempatan besar untuknya. Ia rela menukar air laut Ostend, tempatnya dilahirkan, dengan air laut Liverpool. Ia rela lebih awal meninggalkan klub yang telah menjadikannya seperti sekarang untuk bermain di klub yang lebih besar dan di liga yang lebih besar; untuk memenuhi potensinya sendiri.

“Saya tahu bahwa Liverpool adalah klub yang memiliki sejarah yang hebat, para pendukung yang hebat, dan banyak pemain hebat,” ujar Divock Origi setelah Lille OSC menerima pinangan Liverpool musim panas lalu. “Bagi saya, Liverpool adalah salah satu klub terhebat di dunia dan saya sangat bersemangat untuk menjadi bagian dari sejarah hebat ini.”

Dana sebesar 9,8 juta poundsterling dan penantian selama satu musim adalah mahar yang harus dipenuhi oleh Liverpool untuk mendapatkan jasa Origi. Sang pemain sendiri belum bergabung dengan Liverpool karena Lille masih ingin diperkuat oleh pemain bernama lengkap Divock Okoth Origi tersebut hingga akhir musim ini.

Liverpool tidak keberatan. Toh, mereka juga merasa bahwa Origi masih harus ditempa selama satu musim lagi di Ligue 1 sebelum bergabung dengan banyak pemain hebat di Melwood Training Ground. Pemain berusia 19 tahun ini masih perlu mematangkan diri sebelum rutin bermain di hadapan para pendukung setia di Anfield.

Origi sendiri mau dan rela-rela saja menghabiskan satu musim lagi bersama Les Dogues. Hingga akhirnya semuanya berubah karena Liverpool sedang dilanda krisis penyerang. “Sulit ketika Anda kehilangan pemain seperti Daniel Sturridge,” ujarnya sebagaimana dikutip oleh the Guardian mengenai penyerang yang menepi sejak bulan Agustus tersebut. Origi tidak mengatakan apapun mengenai Mario Balotelli yang sejauh ini belum berhasil mencetak satu gol pun di Premier League.

Namun tentunya hal tersebut juga merupakan krisis Liverpool. Dan hal tersebut membuat Origi ingin mempercepat kepindahannya ke Liverpool. Semula, Origi diproyeksikan sebagai pemain Liverpool per akhir musim ini. Namun kini ia memiliki keinginan untuk hijrah di pertengahan musim.

“Mungkin Januari, siapa tahu? Bukan saya yang mengambil keputusan. Tapi jika pihak klub memilih untuk melepas saya di bulan Januari maka saya akan pergi. Saya akan bergabung dengan Liverpool,” ujarnya.

Perlakuan Brendan Rodgers, manajer Liverpool, juga memperkuat keinginan Origi untuk segera bergabung dengan The Reds. “Saya secara rutin berkomunikasi dengan Brendan Rodgers. Itu membuat saya merasa baik dan diinginkan. Dan walaupun saya telah sepakat untuk bertahan bersama Lille hingga akhir musim ini, saya akan mengambil kesempatan untuk lebih cepat bergabung dengan Liverpool jika kesempatan itu ada,” ujarnya.

Keputusan telah diambil. Origi merasa bahwa dirinya sudah siap untuk Premier League. Ligue 1 sudah mulai terlalu kecil untuknya.

Komentar