Perebutan Gelar Juara Liga 1 Mengerucut ke Tiga Kesebelasan

Analisis

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Perebutan Gelar Juara Liga 1 Mengerucut ke Tiga Kesebelasan

Bali United berada di atas angin dalam perburuan gelar juara Liga 1 Indonesia. Keberhasilan klub berjuluk Serdadu Tridatu mengalahkan PSM Makassar dengan skor 1-0 di pekan ke-33 yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Senin (6/11), membuat mereka menduduki posisi puncak klasemen sementara.

Tambahan tiga poin yang didapatkan Bali United di kandang PSM membuat pundi-pundi poin mereka bertambah menjadi 65. Melalui total poin tersebut Serdadu Tridatu pun nyaman duduk di puncak klasemen karena mereka berhasil mengungguli perolehan poin dua kompetitor utamanya, Bhayangkara FC (63 poin di posisi dua) dan PSM (62 poin di posisi tiga). PSM pun dipastikan tersingkir dari perebutan gelar karena meski punya poin sama dengan Bali United di akhir kompetisi, Bali United unggul head-to-head.

Asa Bali United untuk mengangkat trofi pada akhir musim nanti bisa terwujud andai mereka mampu mengalahkan Persegres Gresik United di laga pamungkasnya pada 12 November mendatang. Bila melihat kekuatan dari kedua tim, di atas kertas Bali United diprediksi tidak akan menemui kesulitan berarti untuk mengalahkan Gresik United.

Selain itu bentrokan antara Serdadu Tridatu melawan Kebo Giras pun akan berlangsung di kandang Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Rekor pertandingan kandang Bali United pada musim ini memang bisa dibilang tidaklah sempurna, karena ada dua kekalahan yang Bali derita di Stadion Kapten I Wayan Dipta, saat jumpa Persipura Jayapura dan Bhayangkara FC.

Hanya setelah menderita kekalahan dari Bhayangkara di laga kandang kelimanya, Bali menjadi kesebelasan yang mampu menjaga keangkeran kandangnya. Ada 11 pertandingan yang mereka mainkan setelah takluk dari Bhayangkara FC, dan hasilnya 11 laga tersebut berhasil mereka lalui dengan kemenangan.

Melihat performa gemilang Bali United di laga kandang akhir-akhir ini, tak berlebihan bila memprediksi mereka bisa mengalahkan Gresik United di laga pamungkasnya itu. Bila prediksi itu benar, maka Bali United akan mengumpulkan 68 poin pada akhir kompetisi nanti.

Bhayangkara FC Wajib Sapu Bersih Kemenangan

Meski menghadapi lawan mudah di partai terakhir, Bali United belum sepenuhnya aman. Karena kandidat juara lain, Bhayangkara FC dan Madura United, masih memiliki dua sisa laga yang akan dimainkan sebelum kompetisi berakhir. Untuk Bhayangkara sendiri, mereka wajib meraih dua kemenangan untuk bisa juara.

Tambahan enam poin yang diraih dalam dua pertandingan tersebut membuat perolehan poin maksimal mereka menjadi 69 poin, yang artinya mereka akan unggul satu poin atas Bali United yang akan meraih 68 poin andai mampu mengalahkan Persegres Gresik United di laga terakhirnya.

Akan tetapi menyapu bersih kemenangan dalam dua laga sisa menjadi misi cukup sulit bagi Bhayangkara FC. Mereka akan bertemu dengan lawan tangguh yakni Madura United dan Persija Jakarta. Di laga tandang melawan Madura United, Bhayangkara FC mungkin akan sedikit lebih diuntungkan, karena Madura United tengah menjalani sanksi menggelar pertandingan kandang tanpa penonton.

Namun masalahnya, Madura United merupakan kesebelasan yang sejauh ini belum terkalahkan selama melakoni pertandingan kandang. Meski tanpa kehadiran pendukungnya, Madura diprediksi tampil trengginas. Di laga kandang terakhirnya yang sepi dari penonton itu juga Madura masih bisa meraih kemenangan atas Barito Putera dengan skor meyakinkan 3-1. Jadi bukan tidak mungkin, Laskar Sapeh Kerrab mengincar Bhayangkara FC sebagai korban selanjutnya di partai kandang terakhir mereka di Liga 1.

Selain Madura United, lawan yang akan dihadapi Bhayangkara United adalah Persija Jakarta. Secara peringkat, Bhayangkara memang berada jauh di atas Persija yang saat ini menempati posisi enam. Namun pertandingan melawan Macan Kemayoran akan menjadi laga kandang bernuansa tandang bagi Bhayangkara.

Laga tersebut akan dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga pada 10 November mendatang. Di Liga 1 musim ini, Stadion Patriot aktif digunakan sebagai markas dari Bhayangkara dan Persija Jakarta. Jadi, meski dalam pertandingan nanti Persija berstatus sebagai tim tamu, namun sokongan dukungan penuh dari Jak Mania akan menjadi keuntungan bagi mereka.

Apalagi pada pertemuan pertama lalu, Persija berhasil menang dengan skor 1-0. Bukan tidak mungkin dalam pertemuan keduanya nanti Macan Kemayoran bisa menyulitkan Bhayangkara FC mewujudkan ambisi menjadi kampiun Liga Indonesia untuk kali pertama dalam sejarah.

Madura United Menatap Peluang Tersisa

Melihat situasi saat ini, Bali United dan Bhayangkara FC memang menjadi dua kesebelasan yang paling berpotensi untuk meraih gelar juara pada akhir musim nanti. Tapi jangan lupakan Madura United yang sebenarnya masih berpeluang untuk menjadi kampiun Liga 1.

Sama seperti Bahayangkara FC, mereka harus menyapu bersih dua laga sisa dengan kemenangan. Enam poin yang diraih akan mengatrol jumlah poin Madura United menjadi 66. Perolehan poin tersebut bisa membantu Madura United melenggang ke puncak klasemen dengan catatan Bhayangkara FC (63 poin) dan Bali United (65 poin) mengalami kekalahan di partai sisa mereka.

Tapi dua laga sisa Madura United terbilang sangat berat. Mereka harus menghadapi Bhayangkara FC dan PSM Makassar, dua kesebelasan yang tengah berada di papan tas Liga 1. Tapi mau tidak mau skuat asuhan Gomes Olivera tersebut harus merain poin penuh untuk juara, sambil berharap Bhayangkara kalah juga dari Persija selain dari Madura United, dan Bali ditaklukkan Persegres.

Hanya saja jika kenyataannya Madura kalah dari Bhayangkara pada pekan ke-33, maka mereka langsung dipastikan keluar dari kandidat juara, dan menonton Bali United dan Bhayangkara saling sikut di pekan terakhir Liga 1 2017.

Klasemen jelang akhir papan atas Liga 1 Indonesia, siapa bakal menjadi juara?

A post shared by PanditFootball.com (@panditfootball) on

Komentar