Verratti Bisa Jadi Sosok Potensial Bagi Lini Tengah Barcelona

Analisis

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Verratti Bisa Jadi Sosok Potensial Bagi Lini Tengah Barcelona

Hasrat Barcelona untuk mendatangkan Marco Verratti tampaknya sudah tak lagi bisa dibendung. Football Italia mengabarkan bahwa Barcelona siap menggelontorkan dana hingga 100 juta euro untuk mendatangkan Verratti ke Camp Nou pada musim depan.

Harga yang sangat tinggi, bahkan melebihi label harganya yang berada di kisaran 80 juta euro. Keberanian juara lima kali Liga Champions itu untuk mengeluarkan dana besar demi Verratti, telah mengindikasikan bahwa pemain Paris Saint Germain (PSG) itu merupakan target utama Barcelona di bursa transfer musim panas ini.

Wajar kalau gelandang berusia 24 tahun menjadi buruan utama “Blaugrana”. Satu hal paling logis tentunya Barcelona membutuhkan sosok gelandang yang bisa menjadi motor serangan tim. Terlalu mengandalkan Andres Iniesta sepertinya terlalu riskan bila terlalu diforsir, karena Iniesta sudah dianggap terlalu tua untuk menjadi tulang punggung serangan dari lini tengah Barcelona.

Selain itu pada musim 2016/2017 gelandang berusia 33 tahun itu juga tidak terlalu banyak bermain. Tercatat dari 38 pertandingan yang dilakoni Barcelona di La Liga, Iniesta hanya tampil dalam 23 pertandingan dengan rincian 13 kali dipasang sebagai starter dan 10 laga dimulainya dari bangku cadangan.

Bukan saja karena faktor usia yang sudah terlalu uzur, minimnya menit bermain bagi Iniesta juga disebabkan karena ia banyak berkutat dengan cedera. Musim ini saja ada 10 pertandingan di La Liga yang tidak ia mainkan karena cedera.

Keinginan Barcelona tampaknya disambut hangat oleh kubu Verratti. Meski beberapa waktu lalu Verratti sempat mengutarakan keinginannya untuk bertahan, namun baru-baru ini agen sang pemain Donato Di Campli dikabarkan telah melakukan pertemuan dengan direktur olahraga PSG, Antero Henrique pada hari Senin (12/6), untuk mengungkapkan keinginan kliennya pergi dari Parc des Princes pada musim panas ini.

Bukan karena uang Verratti ingin pindah ke Barcelona, melainkan ia ingin merasakan atmosfer persaingan yang lebih besar bersama Barcelona. Selain itu peluang untuk berprestasi di liga Champions akan semakin terbuka bagi Verratti, yang selama lima musim berseragam PSG belum pernah mengecap manisnya gelar juara Liga Champions. Menerima pinangan Barcelona menjadi yang hal realistis bagi Verratti bila ingin juara di Liga Champions.

Kreatif dalam Menyerang dan Kuat dalam Bertahan

Menjadikan Verratti sebagai target buruan utama, tentu bukan hal yang berlebihan dilakukan oleh Barcelona. Pada dasarnya, mereka memang butuh sosok sentral di sektor tengah. Sejak kepergian Xavi Hernandez, Andres Iniesta kemudian menjadi tulang punggung serangan Tim Katalan yang dibangun dari lini tengah. Namun seperti sudah disebutkan di atas bahwa Iniesta pun kini sudah menurun performanya karena usia.

Verratti bisa saja menjadi solusi yang tepat, karena ia adalah pengatur serangan berkemampuan luar biasa. Verratti berpotensi menjadi penyuplai bola yang baik bagi Neymar, Messi, dan Suarez yang menjadi trisula di lini depan mereka. Permainan Bracelona yang kerap menjadikan agresivitas dan operan pendek sebagai kunci permainan pun bisa dibilang cocok dengan Verratti yang punya kemampuan passing di atas rata-rata.

Dari catatan statistik yang dihimpun Squawka, pada musim ini Verratti sukses mencatatkan 89 persen operan sukses di setiap pertandingan. Menyamai statistik Iniesta, namun melebihi Ivan Rakitic dengan 86 persen operan sukses per pertandingan.

Selain itu pada setiap laga yang dijalani bersama PSG musim ini, ada 1.43 operan yang diberikan Verratti berbuah tembakan ke gawang. Catatan tersebut lebih baik ketimbang Iniesta yang mencatat 1.09 chance created per pertandingan, atau Ivan Rakitic dengan rataan 0.81.

Operan kunci yang dilakukan Verratti pertandingan juga sukses mengungguli torehan Iniesta dan Rakitic. Dalam semusim rata-rata ada 1.25 operan kunci yang dibuatnya. Angka tersebut unggul dari Iniesta dengan 0.96 dan Rakitic yang mencatatkan 0.66 operan kunci per laga.

Dari catatan tersebut terlihat bagaimana Verratti memiliki kreativitas yang baik untuk menjadi kreator serangan di lini tengah Barcelona. Apalagi kemampuan operan itu ditunjang pula dengan daya jelajah yang baik sebagai seorang gelandang.

Ia memang bukan Neymar, yang begitu lihai memainkan bola dengan teknik dan skill berlebih dalam upaya melewati hadangan lawan, namun Verratti punya cukup kemampuan untuk melakukan dribbling. Rataan keberhasilannya melakukan dribbling untuk melewati lawan sebanyak 2.07 per laga, kalah dari catatan Neymar dengan 5.4 per pertandingan, namun unggul dari Iniesta yang rata-rata melakukan 1.43 successful take on.

Selain lihai dalam menyerang, Verratti juga punya kemampuan yang baik dalam bertahan. Dia tipikal gelandang yang ulet untuk memotong serangan lawan. Gayanya dalam bertahan sepintas mirip Javier Mascherano yang tanpa kompromi melakukan sapuan atau tekel saat lawan mencoba mengobrak-abrik lini pertahanannya.

Jelas ini adalah sebuah keuntungan bagi Barcelona jika mereka bisa mendatangkan Verratti. Sebab, secara tidak langsung mereka telah membeli pengatur serangan kreatif, yang juga punya tapi juga punya kemampuan bertahan yang baik. Hal tersebut memungkinkan Barcelona memiliki lini tengah yang kaya baik dalam menyerang maupun bertahan.

Usaha Keras

Agak sulit memang melihat sisi kekurangan Verratti, ia bisa dibilang sosok yang sempurna bagi lini tengah Barcelona. Memiliki kreatifitas yang baik dengan operan-operan yang matang, juga kemampuan bertahan yang luar biasa. Angka 100 juta euro tentu bukan masalah bagi Barcelona untuk menggaet Verratti.

Namun bukan masalah nominal yang masih menjadi ganjalan bagi Ernesto Valverde untuk menggunakan jasa Verratti pada musim depan. Kabarnya PSG sangat ingin mempertahankan Verratti. Ia masih memiliki kontrak hingga tahun 2021 mendatang,

PSG siap untuk menyodorkan kontrak baru agar sang pemain tetap di Paris. Selain itu mereka juga berjanji untuk menciptakan tim yang bisa bersaing dengan baik di Eropa. Bahkan jika dia menolak kesepakatan tersebut, PSG akan berjuang untuk menjamin masa depan pemain bintangnya itu untuk bertahan. Salah seorang pejabat klub mengatakan kepada Marca bahwa: "Verratti tidak berharga 80 juta euro atau 100 juta euro - dia tidak dijual,"

Meski begitu segala kemungkinan masih bisa terjadi, apalagi saat ini Verratti tengah berada di Pulau Formentara, Spanyol untuk menjalani liburan musim panasnya. Entah sebuah kebetulan atau tidak, vice kapten Barcelona Lionel Messi juga berada di sana. Sekarang kedua klub tinggal menunggu untuk melihat potensi yang akan terjadi nanti.

Foto: Bleacher Report

Komentar