Jerman Belum Habis

Berita

by Redaksi 24

Redaksi 24

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Jerman Belum Habis

Kemenangan berhasil dibukukan Jerman saat jumpa Swedia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2018. Dalam pertandingan yang berlangsung di Fisht Stadium, Minggu (24/6) dini hari WIB, Die Mannschaft mengunci kemenangan tipis 2-1 atas Blagult.

Bukan perkara mudah bagi Jerman bisa meraih tiga poin atas Swedia. Biar bagaimana, dalam laga tersebut Jerman memikul beban berat. Kekalahan 0-1 dari Meksiko di partai pembuka membuat skuat asuhan Joachim Loew itu wajib menang atas Swedia. Bila kalah, Die Mannschaft dipastikan angkat koper dari Rusia.

Demi merealisasikan target kemenangan, rotasi dilakukan Loew dengan memarkir Mesut Oezil, Sami Khedira, Mats Hummels, dan Marvin Plattenhardt yang penampilannya kurang memuaskan di laga sebelumnya. Sebagai gantinya, pelatih berusia 58 tahun itu menurunkan Jonas Hector (bek kiri), Sebastian Ruddy (gelandang), Marco Reus (gelandang), dan Antonio Ruediger (bek tengah) dalam formasi dasar 4-3-3.

Permainan agresif diusung Jerman sejak awal laga. Bertubi-tubi Die Mannschaft melancarkan gelombang serangan ke jantung pertahanan Swedia, tapi serangan yang dilancarkan belum terlalu efektif untuk memecah kebuntuan. Hingga 30 menit laga berlangsung, Jerman tampak kepayahan membongkar rapatnya pertahanan Swedia. Jangankan mencetak gol, melepaskan tembakan tepat sasaran pun Jerman tak mampu.

Sebaliknya, Swedia yang lebih banyak melancarkan serangan balik justru lebih efektif dalam mengancam pertahanan lawan. Toni Kroos yang diplot sebagai double pivot bersama Rudy, tampak menjadi titik lemah Jerman. Gelandang Real Madrid itu kewalahan dalam mengantisipasi serangan balik cepat Swedia.

Bahkan gol Swedia di menit ke-32 bermula dari kesalahan passing Kroos yang bisa dicuri Marcus Berg. Serangan cepat langsung dilancarkan Swedia hingga Toivonen pun mampu memperdayai penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer.

Satu menit sebelum gol Swedia tercipta, Loew yang sadar dengan payahnya aksi bertahan Kroos, menarik keluar Rudy untuk memasukkan Ilkay Guendogan. Kehadiran Guendogan di lapangan tengah, membuat Kroos bisa lebih fokus menggalang penyerangan.

Kombinasi antara kemampuan Kroos melepaskan umpan akurat dan keahlian Guendogan mengalirkan bola dari lini belakang ke depan membuat alur serangan Jerman lebih menggigit. Hasilnya, di menit ke-48 Jerman berhasil menyamakan kedudukan melalui Marco Reus.

Gol tersebut kian membangkitkan motivasi Jerman untuk memenangkan pertandingan. Gelombang serangan terus dilancarkan. Namun rapatnya barisan pertahanan Swedia dan ketangguhan Robin Olsen di bawah mistar gawang Blagult membuat peluang Joshua Kimmick dkk banyak yang terbuang.

Hingga menit ke-80, Jerman belum juga mampu mencetak gol tambahan, yang membuat partisan Die Mannschaft diliputi ketegangan. Apalagi di menit ke-82 Jerman harus bermain dengan 10 pemain setelah Jerome Boateng mendapat kartu kuning kedua.

Meski begitu, Jerman tetap agresif mengurung pertahanan Swedia. Gol yang dinanti pun akhirnya tercipta di masa injury time. Kross membayar kesalahannya di babak pertama, dengan sebuah lesakkan indahnya melalui sepakan bebas dari sisi kiri pertahanan Swedia. Keunggulan 2-1 Jerman atas Swedia bertahan hingga akhir laga.

***

Berkat kemenangan tersebut, kans Jerman lolos ke 16 besar terbuka lebar. Die Mannschaft saat ini bercokol diposisi kedua klasemen sementara Grup F dengan 3 poin. Juara empat kali Piala Dunia itu bisa memastikan satu tempat di fase gugur andai bisa mengalahkan Korea Selatan di pertandingan terakhir Grup F.

Kalau hanya mengincar tiket lolos, hasil imbang di laga melawan Korea pun bisa membuat Jerman lolos ke fase gugur. Tapi itu pun dengan catatan Meksiko bisa mengalahkan Swedia di laga lainnya, atau minimal bermain imbang asalkan pada akhirnya jumlah gol Swedia tak lebih banyak daripada Jerman (meski selisih gol mereka sama).

Paling aman bagi Jerman untuk bisa lolos ke fase gugur adalah mengalahkan Korea dengan skor telak di laga terakhir Grup F. Bahkan bila mampu menang telak (minimal dengan selisih dua gol atau lebih) atas Korea, Jerman bisa lolos ke 16 besar dengan status sebagai juara Grup F. Namun dengan catatan Meksiko kalah dari Swedia.

Sementara bagi Swedia, kekalahan dari Jerman belum menutup peluang mereka lolos 16 besar. Grup F menyajikan salah satu pertunjukan dramatis sampai matchday terakhir.

foto: Twitter @DFB_Team_EN

Komentar