Statistik Mengesankan Man City dalam Rekor 13 Kemenangan Beruntun

Berita

by redaksi

Statistik Mengesankan Man City dalam Rekor 13 Kemenangan Beruntun

Manchester City sempat tertinggal lebih dulu dari West Ham United pada laga yang digelar Minggu (3/11). Gol Angelo Ogbonna pada babak pertama nyaris mengakhiri rentetan kemenangan beruntun City. Namun pada babak kedua, City berbalik menang 2-1 lewat gol yang dicetak Nicolas Otamendi dan David Silva.

Kemenangan 2-1 City atas West Ham ini mencatatkan rekor baru bagi mereka. The Citizens kini mencatatkan 20 kemenangan secara beruntun di segala ajang (28 laga tak terkalahkan jika menghitung dari musim lalu). Sepanjang musim ini, City hanya gagal menang saat jumpa Everton di awal musim. Sisanya selalu berakhir dengan kemenangan.

Tapi yang paling disoroti dari kemenangan City atas West Ham adalah catatan tersebut membuat mereka menang beruntun 13 kali di Liga Primer. Jumlah kemenangan tersebut membuat skuat asuhan Pep Guardiola ini menyamai rekor kemenangan beruntun terbanyak Liga Primer yang sebelumnya dipegang oleh Arsenal (2001/2002) dan Chelsea (2015/201).

Dalam superioritas City sejauh ini, secara statistik pun City memang cukup menunjukkan bahwa mereka merupakan yang terbaik. Mereka sudah mencetak 46 gol dari 15 laga, dan jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak di Liga Primer (terbanyak kedua di Eropa, kalah dari Paris Saint-Germain yang mencetak 48 gol).

Kebobolan City pun baru 10 kali, hanya kalah dari Manchester United. Sedikitnya gol City tercipta karena lini pertahanan City terbilang cukup jarang diserang. Dari 15 laga, The Citizens punya rerata 5,9 kali tembakan ke gawang mereka. Jumlah tersebut merupakan yang tersedikit di Liga Primer Inggris, bahkan paling sedikit di Eropa.

City juga menjadi raja penguasaan bola dengan rataan 66,4% per laga, di mana ini merupakan angka penguasaan bola tertinggi di Eropa. Di Liga Primer, catatan tersebut unggul jauh dari Arsenal yang tempati urutan kedua dengan 58,5%. Selain itu, City juga sudah mencatatkan 270 tembakan, rataan 18 kali per laga, yang merupakan terbanyak di Liga Primer. Walau begitu, soal tembakan ini catatan City disamai oleh Arsenal.

Kini pertanyaan apakah City bisa menciptakan rekor baru mulai muncul ke permukaan. Hanya saja, untuk meraih kemenangan ke-14 secara beruntun, City akan menghadapi kesebelasan yang saat ini menduduki peringkat dua sementara, Manchester United. United saat ini tengah on-fire setelah menang empat kali beruntun dan masih menjadi kesebelasan dengan jumlah kebobolan paling sedikit.

United sendiri baru saja mengalahkan Arsenal pada pekan ke-15. Pada pertandingan tersebut, sebenarnya Arsenal berhasil melepaskan 33 tembakan sementara United hanya delapan tembakan saja. Akan tetapi, ketangguhan David De Gea menjadi pembeda pada laga tersebut, di mana United berhasil menang 3-1.

Hanya saja City punya catatan positif menghadapi kesebelasan besar. Dalam 13 kemenangan mereka sejauh ini, kesebelasan-kesebelasan besar berhasil mereka kalahkan. Di antaranya adalah Liverpool, Chelsea dan Arsenal. Chelsea dikalahkan City dengan cukup meyakinkan meski ketika itu mereka berstatus tim tamu.

Sebelum menghadapi derby Manchester digelar, kedua kesebelasan akan menjalani laga terakhir fase grup Liga Champions. City akan hadapi Shakthar, sementara United akan hadapi CSKA Moscow. City punya keuntungan karena mereka sudah memastikan lolos ke babak berikutnya, bahkan dengan status juara grup, sehingga bisa mengistirahatkan para pemain kunci. Berbeda dengan United yang masih belum aman meski saat ini berada di puncak klasemen sementara grup A.

Komentar