Manchester United Cari Keberuntungan Melawan Feyenoord

Berita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng!

Manchester United Cari Keberuntungan Melawan Feyenoord

Jose Mourinho, Manajer Manchester United, dianggap menggelikan ketika berbicara kepada media setelah ditahan imbang Arsenal pada pekan lalu. Ia berbicara tentang perbandingannya dengan manajer-manajer lain di Liga Primer Inggris 2015/2016. Ia mengomentari Arsene Wenger yang mempersiapkan Arsenal selama bertahun-tahun. Pandangan yang sama darinya juga ia katakan tentang Mauricio Pochettino yang menjadi manajer Tottenham Hotspur.

Sementara tentang Chelsea dan Liverpool, Mourinho menganggap beban mereka musim ini tidak terlalu berat karena tidak terlibat dalam kompetisi Eropa, "Tim ini adalah tim paling sial di Liga Primer saat ini, itulah kenyataannya," cetus Mourinho seperti dikutip dari The Guardian.

United memang baru menang dua kali dari lima pertandingan terakhirnya di seluruh ajang yang diikuti mereka. Sampai berakhirnya pekan ke-12, mereka menempati peringkat enam klasemen sementara Liga Primer 2015/2016, di bawah Arsenal di peringkat empat dan Tottenham di peringkat lima. United pun tertinggal lima angka dari Tottenham yang sudah mengoleksi 24 poin. Sungguh jauh dari United yang istimewa dan menakutkan bagi para pesaingnya.

Media-media Inggris menganggap hanya David de Gea yang bermain konsisten. Permainan De Gea tidak diikuti dengan pemain-pemain lainnya, terutama di lini depan yang ketajamannya telah menurun. Arsenal, Chelsea, Manchester City, dan Tottenham bisa mencetak gol dari lima upaya tembakannya. Sementara United butuh dua kali lebih banyak percobaan tembakan untuk mencetak gol.

Sementara itu Ibrahimovic justru sedang ramai diperbincangkan atas kabar kontraknya yang akan diperpanjang, kendati ia sempat dikritik karena tidak mencetak gol dalam enam pertandingan. Ibrahimovic baru mencetak gol lagi ketika United mengalahkan Swansea pada 6 November lalu.

"Saya telah bermain selama 20 tahun dan ketika bertambah tua, saya merasa lebih baik ketika saya bertambah tua. Saya bersinar dalam satu cara atau cara lain, jika Anda ingin saya bersinar bahkan lebih terang, maka saya akan mencoba dan melakukannya untuk Anda. Saya telah melangkah ke Manchester, seluruh kota telah bersinar," Kata Ibrahimovic seperti dikutip dari situs ofisial Manchester United.

Selain Ibrahimovic, Henrikh Mkhtaryan adalah pemain yang dianggap mengalami penurunan. Ia cuma menjadi penghias bangku cadangan di United, dan bahkan beberapa kali untuk bangku tribun stadion, karena baru diturunkan sebanyak empat kali di Liga Primer Inggris 2015/2016. Rencananya, Mkhitaryan bakal diturunkan menghadapi Feyenoord pada ajang Liga Europa di Stadion Old Trafford, Jumat (25/11). Pada pertandingan nanti, Mkhitaryan akan mencoba peruntungannya bersama United.

Sumber lain: ESPN FC, Manchester Evening News.

Komentar