Mencari Waktu yang Tepat untuk Mengistirahatkan Kroos

Berita

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Juru Taktik Amatir
ardynshufi@gmail.com

Mencari Waktu yang Tepat untuk Mengistirahatkan Kroos

Berbicara Real Madrid, Cristiano Ronaldo atau Gareth Bale tampaknya akan dianggap menjadi pemain paling berpengaruh dalam prestasi Real Madrid. Gelontoran gol keduanya dianggap memberikan kontribusi masif dalam kesuksesan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir, khususnya dalam menjuarai Liga Champions.

Namun peran Toni Kroos dalam skuat Real Madrid sebenarnya tak bisa dianggap sebelah mata. Karena tanpa disangka, Kroos menjadi pemain kedua yang paling sering dimainkan Real Madrid dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Bleacher Report, Kroos saat ini telah memiliki 9192 menit bermain jika dihitung per awal musim 2014/2015, atau sejak dirinya bergabung dari Bayern Munich. Jumlah ini hanya kalah dari Cristiano Ronaldo yang memiliki torehan 9466 menit dalam dua musim.

Apa yang ditorehkan Kroos sendiri bahkan cukup jauh dari peringkat ketiga, Marcelo. Bek kiri asal Brasil ini `hanya` memiliki 8166 menit dalam dua tahun atau artinya kurang 1300 menit untuk menyamai torehan Kroos.

Sementara itu, musim ini pun Kroos menjadi pemain yang tak tergantikan. Saat ini, ia menempati peringkat kedua soal menit bermain terbanyak. Hingga pekan ke-8 La Liga 2016/2017, Kroos telah bermain 851 menit, terpaut kurang dari 30 menit saja untuk melampaui menit bermain Dani Carvajal yang berada di urutan teratas.

Bahkan catatan di atas belum termasuk dengan Kroos yang bermain di Piala Eropa 2016. Kroos selalu bermain penuh dalam setiap pertandingan timnas Jerman yang terhenti di babak semifinal. Di jeda internasional awal Oktober kemarin, mantan gelandang Bayern Munich ini bermain selama 76 menit pada laga melawan Rep. Ceko (8/10) dan bermain penuh saat menghadapi Irlandia Utara (11/10).

Hal ini jelas harus menjadi perhatian bagi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Kroos yang merupakan salah satu elemen penting skuat Real Madrid, tidak boleh menyusul rekan-rekannya yang sudah mengalami cedera. Sementara kelelahan bisa meningkatkan risiko cederanya seorang pemain.

Beberapa pemain Real Madrid sendiri sudah harus menepi karena cedera. Setelah Casemiro mengurangi kekuatan di lini tengah, giliran Luka Modric dan Sergio Ramos yang juga tak bisa membela Real Madrid untuk sementara waktu yang tak sebentar.

Jika Kroos juga mengalami cedera, ini artinya Real Madrid akan kehilangan tiga gelandang utamanya sekaligus. Terlebih bagi Kroos, kehilangan Kroos bisa menjadi bencana besar bagi Real Madrid mengingat begitu vitalnya peran gelandang berusia 26 tahun ini.

Karenanya, menghadapi Legia Warsawa di ajang Liga Champions, 19 Oktober 2016 dini hari WIB, bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengistirahatkan Kroos. Secara kualitas, Legia jelas jauh di bawah Real Madrid. Legia sendiri saat ini menempati juru kunci grup F dengan tanpa sekalipun meraih poin, bahkan tanpa mencetak gol.

Jika James Rodriguez sudah kembali pulih dari cedera, Zidane benar-benar bisa mengistirahatkan Kroos. James bisa menemani Isco Alarcon dan Mateo Kovacic untuk menyempurnakan lini tengah Real Madrid dalam menggunakan skema 4-3-3.

Penampilan impresif Isco (dengan mencetak dua gol) saat Real Madrid membungkam Betis dengan skor 1-6 pun memberikan jaminan tersendiri untuk lini tengah Real Madrid. Gaya bermain Kovacic pun cukup bisa menggantikan peran Kroos dalam bermain sebagai deep-lying playmaker.

Bahkan jika James masih tak bisa diturunkan, Marco Asensio bisa kembali dimainkan sebagai gelandang. Skema seperti ini pernah dicoba Zidane ketika Real Madrid bermain imbang menghadapi Las Palmas (2-2). Bahkan saat itu Asensio turut menyumbang satu gol.

Yang jelas, Zidane harus mulai memikirkan momen pas untuk mengistirahatkan Kroos. Bahkan tidak hanya sejak dua tahun saja, sejak Piala Dunia 2014, sebelum ia bergabung dengan Real Madrid, Kroos sudah terbiasa terus menjalani pertandingan. Meskipun begitu, ia mengaku membutuhkan libur dan menyayangkan sempitnya waktu istirahat baginya.

Jadi, apakah laga Real Madrid menghadapi Legia menjadi waktu yang tepat untuk Kroos diistirahatkan? Perlu diingat, setelah laga melawan Legia, lima hari berikutnya Real Madrid akan menjamu Athletic Bilbao. Bilbao sendiri saat ini menempati peringkat enam klasemen sementara La Liga dengan torehan lima kemenangan dan tiga kekalahan.

foto: insidespanishfootball.com

Komentar