Dua Pahlawan Mönchengladbach Menuju Zona Liga Champions

Cerita

by Redaksi 43

Redaksi 43

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Dua Pahlawan Mönchengladbach Menuju Zona Liga Champions

Di pekan ke-30 Bundesliga musim ini, FC Bayern München mengunci gelar juara liga mereka yang ke-25; semakin mantap saja posisi Bayern di puncak daftar pengoleksi gelar juara liga. Karena itulah, keberadaan VfL Wolfsburg tepat di belakang Bayern di peringkat kedua tabel klasemen sementara perlu diberi penghargaan lebih. Dan tepat di belakang kedua kesebelasan tangguh tersebut duduk manis kesebelasan Bundesliga terbaik sepanjang tahun 2015: Borussia Mönchengladbach.

Sepanjang Hinrunde (putaran pertama), Mönchengladbach hanya mampu mengantungi tujuh kemenangan dan enam hasil imbang dari tujuh belas pertandingan. Mencetak dua puluh lima gol dan kebobolan enam belas kali, Mönchengladbach menyambut Winterpause di peringkat keempat; satu peringkat di bawah Bayer Leverkusen yang memiliki tabungan satu angka lebih baik dari mereka namun berada di atas FC Schalke 04 dan FC Augsburg berkat keunggulan selisih gol.

Selepas jeda musim dingin, Mönchengladbach memulai Rückrunde dengan dua kemenangan dalam dua pertandingan pertama. Mönchengladbach kemudian melanjutkan performa positifnya di putaran kedua. Dalam lima belas pertandingan, Mönchengladbach telah berhasil mencetak gol dalam jumlah yang sama dengan jumlah gol mereka dalam tujuh belas pertandingan Hinrunde. Hebatnya lagi, Mönchengladbach memangkas jumlah kebobolan dari enam belas menjadi tujuh saja.

Menyebut satu pemain yang pantas disebut sebagai kunci kegemilangan Mönchengladbach bukanlah pekerjaan mudah. Dalam dua putaran Bundesliga musim ini, Mönchengladbach memiliki dua pemain kunci yang berbeda ketika menyerang. Max Kruse gemilang di putaran pertama, sementara Patrick Herrmann menggila di putaran kedua.

Sepanjang Hinrunde, Herrmann hanya mencetak tiga gol dan satu assist. Sementara itu Kruse terlibat secara langsung dalam sebelas dari dua puluh lima gol Mönchengladbach sepanjang putaran pertama. Rinciannya: tujuh gol dan empat assist. Di putaran kedua, Herrmann mengambil alih posisi Kruse sebagai pemain dengan sumbangan langsung terbanyak terhadap torehan gol Mönchengladbach.

Sepanjang putaran kedua, Kruse – yang pada 10 Mei lalu mendatangani kontrak berdurasi empat tahun bersama Wolfsburg – “hanya” mampu mencetak empat gol dan empat assist. Di waktu yang bersamaan, Herrmann menunjukkan peningkatan ketajaman.

Enam angka dari dua pertandingan pertama Rückrunde mustahil menjadi milik Mönchengladbach jika tidak ada Herrmann yang mengubah umpan Branimir Hrgota. Melawan VfB Stuttgart dan SC Freiburg, Mönchengladbach memenangi pertandingan dengan skor sama: 1-0. Pencetak gol dan assist dalam kedua pertandingan tersebut pun sama: Herrmann dan Hrgota. Sementara Hrgota tidak lagi menambah koleksi assist-nya, Herrmann terus mencetak dan membantu rekan-rekannya mencetak gol.

Selepas Freiburg, Herrmann mencetak enam gol dan tiga assist. Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2015, Herrmann telah secara langsung terlibat dalam sebelas dari dua puluh lima gol Mönchengladbach. Yang mampu Kruse catatkan dalam tujuh belas pertandingan, mampu Herrmann samai dalam lima belas pertandingan. Mengingat ada dua pertandingan tersisa, bukan tak mungkin Herrmann melampaui catatan Kruse di putaran pertama.

Hingga musim ini benar-benar berakhir, Herrmann dipastikan tidak akan berhenti bekerja keras. Sementara Granit Xhaka merasa bahwa satu tempat di fase grup Champions League musim depan sudah menjadi milik Mönchengladbach (mereka memang hanya membutuhkan satu angka untuk mengamankan posisi ketiga), Herrmann menolak jemawa.

“Ya, kita semua mengenal Granit,” ujar Herrmann sembari tertawa ketika menjalani sesi wawancara bersama Tobias Gonscherowski untuk situs resmi Bundesliga. “Namun sepakbola tidak selalu sesederhana itu. Segalanya memang berada di bawah kendali kami, tentu saja, dan ini merupakan langkah besar, namun kami masih harus memastikan semuanya berjalan sesuai rencana dalam dua pertandingan berikutnya.”

Tambahan satu angka akan mengamankan keikutsertaan pertama Mönchengladbach di era Champions League. Karena alasan itulah Herrmann tak akan terlalu kecewa jika dalam dua pertandingan berikutnya ia tidak berhasil melampaui catatan keseluruhan milik Kruse.

Secara keseluruhan, Kruse masih cukup jauh di depan Herrmann. Penyerang berusia 27 tahun tersebut memiliki koleksi sebelas gol dan delapan assist dari seluruh pertandingan yang telah ia jalani di Bundesliga musim ini. Herrmann sendiri memiliki koleksi gol yang sama namun empat assist lebih sedikit ketimbang Kruse. Lain hal,  koleksi sebelas gol dan empat assist-nya musim ini sudah melampaui catatannya di musim manapun dalam empat musim pertamanya bersama Mönchengladbach. Musim ini, Herrmann telah melampaui dirinya sendiri.

Komentar